News / Hankam / Berita

Pakar: Pemerintah Perlu Memperhatikan Keamanan Siber lebih Serius

akurat logo
Muslimin
Rabu, 27 Desember 2017 06:22 WIB
Share
 
Pakar: Pemerintah Perlu Memperhatikan Keamanan Siber lebih Serius
Ilustrasi serangan siber. HACKMAGEDDON.COM

AKURAT.CO, Pakar keamanan siber Pratama Persadha menagatakan, pada tahun ini menjadi pertanda bagi semua pihak, khususnya pemerintah untuk lebih serius memperhatikan isu keamanan siber.

Menurut, Pratama, perlu ada prosedur operasi standar atau standard operating procedure (SOP) menghadapi "ransomware wannacry" yang ganas.

Pratama melalui surat elektronik, di Semarang, Selasa (26/12) malam, ketika menyampaikan catatan akhir tahun terkait dengan keamanan siber di Tanah Air sepanjang 2017.

Sepanjang tahun ini, kata Pratama yang juga Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSReC), tercatat banyak peristiwa yang luar biasa terkait dengan keamanan siber di Tanah Air.

Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordinator Center (Id-SIRTII/CC) mencatat hingga November 2017, Indonesia mendapat sebanyak 205.502.159 serangan.

Ia mencontohkan kasus yang terjadi pada awal Februari 2017 yang sempat mengagetkan dengan adanya usaha peretasan terhadap situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran pertama.

Tidak kalah menghebohkan, lanjut dia, adalah peretasan pada situs Telkomsel dan kejaksaan yang cukup merepotkan.

Selanjutnya, pada bulan Mei 2017, seluruh dunia termasuk di Indonesia mengalami serangan "ransomware wannacry". Selang beberapa bulan, "ransomware" dengan model yang hampir sama bernama "nopetya" juga ikut menyerang.

Menurut Pratama, salah satu yang patut dilihat adalah fenomena keamanan siber ini telah berdampak pada pengguna individu. Di sinilah peran pemerintah untuk masuk dan mengedukasi masyarakat.

Dia menegaskan, isu pornografi WhatsApp, pemblokiran Telegram, dan juga registrasi SIM card, misalnya, adalah bukti bahwa isu keamanan siber ini sudah menyentuh langsung individu masyarakat.

"Tinggal sekarang PR besarnya sejauh dan sedalam apa negara bisa masuk serta mengedukasi masyarakat," katanya.

Menurut dia, tanpa keterlibatan dan kesadaran masyarakat, sulit menciptakan keamanan siber yang kuat dan paripurna.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Usai Mediasi dengan KPU, Partai Idaman Siap Lanjut ke Sidang Adjudikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53 WIB

Partai Idaman meyakini akan memenangkan gugatannya dalam sidang adjudikasi


Begini Rahasia Bikin Kentang Goreng Ala Restoran Cepat Saji

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Bingung kan bagaimana caranya membuat kentang se-renyah restoran cepat saji? Ini rahasianya.


ASN di Banjar Kedapatan Tengah Mengkonsumsi Sabu-sabu

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Selain melakukan pemeriksaan di ruang kerja tersangka, petugas juga menggeledah sepeda motor milik keduanya.


Lebih dari 90% Penderita TB di Denpasar Sembuh dari Penyakitnya

Sabtu, 24 Februari 2018 12:49 WIB

Selain pengobatan, ada pemberian bantuan yang diberikan kepada penderita Tuberculosis.


Bikin Ngiler, Beberapa Kuliner Ini Disajikan dalam Mangkuk Buah Segar

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48 WIB

Makanan yang disajikan dalam buah segar lebih menarik jika disajikan dalam piring atau yang lainnya.


Pertamina Aceh Monitoring Penggunaan Elpiji Subsisdi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:46 WIB

Sidak dan Monitoring dimulai sejak awal Februari 2018 di area Banda Aceh dan terakhir dilakukan pada tanggal 22 Februari 2018.


BPBD Tangani Jebolnya Tanggul di Area Sungai Cilamaya Karawang

Sabtu, 24 Februari 2018 12:35 WIB

Tanggul sungai jebol karena debit air tinggi, sedangkan tanggul kurang begitu besar, sehingga tanggul tidak kuat menahan air.


PDIP: Keberhasilan Kerja Jokowi Tingkatkan Popularitas Partai

Sabtu, 24 Februari 2018 12:20 WIB

terkait kandidat calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung partainya, Kordias mengatakan tidak dalam kapasitasnya memberikan pernyat


Pencalonan Jokowi Jadi Capres 2019 Diyakini Dapat Tingkatkan Elektabilitas PDIP

Sabtu, 24 Februari 2018 12:05 WIB

Dia menilai pencapresan Jokowi itu memunculkan simbiosis mutualisme, karena di satu sisi PDI Perjuangan diuntungkan dari "Jokowi Effect".


Bawaslu Gelar Sidang Mediasi antara Partai Idaman dengan KPU

Sabtu, 24 Februari 2018 11:47 WIB

Sebelumnya, KPU menyatakan partai Idaman tidak lolos dalam proses verifikasi untuk ikut menjadi peserta di Pemilu 2019


KKP Fokuskan Padat Karya Sesuai Arahan Jokowi

Sabtu, 24 Februari 2018 11:42 WIB

Tahun ini anggaran DJPB tetap difokuskan untuk kepentingan para pemangku kepentingan sesuai arahan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.


Jika Keliru Pilih Cawapres, Nasib Jokowi Bisa Lebih Tragis dari SBY

Sabtu, 24 Februari 2018 11:35 WIB

"Suasana kebathinan Jokowi saat ini hampir mirip dengan SBY kala itu, yakni sama-sama diliputi optimisme yang super tinggi,"


Timnas U-23 Bantai Para Juniornya di Laga Uji Coba

Sabtu, 24 Februari 2018 11:29 WIB

Egy Maulana Vikry mengalami cedera akibat tekel


Kompolnas Sebut BNN dan Polri Tak Bekerja Sama Tangani Narkoba

Sabtu, 24 Februari 2018 11:24 WIB

Polri dan BNN perlu ada koordinasi dan kerja sama yang baik dalam menangani masalah narkoba


Hidupkan Kejayaan Kesenian Reog Sunda, Badra Pentaskan Doremi

Sabtu, 24 Februari 2018 11:15 WIB

Di Kota Bogor, denyut nadi kesenian Reog Sunda masih cukup bisa dirasakan