Hari Ibu

Hari Ibu, Tantangan untuk Prioritaskan Rokok atau Perbaikan Nutrisi Keluarga

akurat logo
Yohanes Antonius
Sabtu, 23 Desember 2017 11:32 WIB
Share
 
Hari Ibu, Tantangan untuk Prioritaskan Rokok atau Perbaikan Nutrisi Keluarga
Peserta #IbuCerdas Shopping Race di salah satu pusat perbelanjaan di daerah Pejaten, Jumat (22/12). Dok. Komnas Pengendalian Tembakau

AKURAT.CO, Dalam rangka merayakaan hari ibu nasional, Komnas Pengendalian Tembakau mengelar kegiatan #IbuCerdas Shopping Race, yang diselenggarakan di Salah satu pusat perbelanjaan di Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (22/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye #RokokHarusMahal untuk mendorong pemerintah menaikkan harga rokok setinggi-tingginya untuk membendung pembeli dari kalangan masyarakat kurang mampu dan kalangan pelajar serta anak-anak.

Ketua Harian Komnas Pengendalian Tembakau Mia Hanafiah mengungkapkan, dengan adanya upaya menaikan harga rokok tersebut, tentu nantinya juga akan menekan beban ekonomi pada keluarga miskin dan kurang mampu akibat konsumsi rokok.

Padahal, biaya yang dikeluarkan untuk membelanjakan rokok dapat dialokasikan pada kebutuhan lain yang dirasa lebih bermanfaat.

“Biasanya, pihak yang paling kesusahan dalam keluarga akibat konsumsi rokok adalah istri. Gara-gara beli rokok suami, misalnya, uang belanja yang seharusnya bisa dipakai untuk beli telur, daging, atau makanan sehat untuk keluarga jadi berkurang. “Jatah nutrisi” anak pun akhirnya ikut berkurang. Belum lagi, mereka juga menjadi perokok pasif di rumah,” ungkap Mia dalam keterangannya pada AKURAT.CO, Sabtu (23/12).

Acara ini juga melibatkan 50 ibu rumah tangga dari berbagai wilayah di DKI Jakarta, peserta kegiatan ini pun ditantang dalam permainan game #IbuCerdas Shopping Race, di mana mereka diberi 'modal' sebesar Rp91.000 yang merupakan jumlah uang rokok sang suami selama satu bulan.

Dengan uang sebesar Rp91.000, para ibu ditantang untuk berbalapan membeli makanan bernutrisi untuk keluarga.

Dengan melibatkan ahli gizi, dalam acara ini para ibu akan membuktikan bahwa hanya dengan uang belanja rokok seminggu, ibu-ibu dapat memenuhi kebutuhan makanan sehat bernutrisi lengkap untuk keluarganya.

"Melalui hadiah-hadiah kejutan yang diundi pun, ibu-ibu dapat melihat dengan nyata bahwa uang rokok selama seminggu, dua minggu, tiga minggu, sebulan, dan tiga bulan bisa untuk membeli alat-alat rumah tangga untuk kebutuhan keluarga," ucap Mia.

Melalui game tersebut juga, lanjut Mia, para peserta dapat menyadari betapa besar biaya yang telah dikeluarkan suami atau ayahnya hanya untuk kebutuhan rokok dibanding dengan pengeluaran untuk belanja perlengkapan rumah tangga yang lainnya.

Mia mengatakan kesadaran yang muncul pada para ibu diharapkan akan memicu mereka untuk mendorong suami dan keluarganya untuk berhenti membeli rokok.

“Menurut kami, keterjangkauan harga rokok menjadi salah satu pemicu terbesar tingginya konsumsi rokok pada keluarga di Indonesia, termasuk tentu saja keluarga miskin," tutupnya.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Dinas PUPR Bali Realisasikan Perbaikan Jalan dan Trotoar

Selasa, 23 Januari 2018 16:55 WIB

Pada tahun 2010 di Kota Denpasar terdapat 32 titik banjir, dengan dilakukan upaya khusus penanganan banjir


Video Klip Pertama Jonghyun Setelah Meninggal Dunia Akhirnya Dirilis

Selasa, 23 Januari 2018 16:54 WIB

Kembali mengingat Jonghyun lewat video klip terbarunya.


Mulai Sirna, Yuk Kenali Budaya Tradisional Jepang dengan Segala Keunikannya

Selasa, 23 Januari 2018 16:54 WIB

Banyak masyarakat Jepang yang meninggalkan warisan budaya ini. Padahal sangat memikat wisatawan.


Gregoria dan Sebelas Wakil Indonesia ke Babak Utama

Selasa, 23 Januari 2018 16:52 WIB

Gregoria Mariska Tunjung lolos ke babak utama usai mengalahkan perlawanan atlet Denmark, Sofie Holmboe Dahl.


Uang Perawatan Kecantikan Rita Widyasari Ditelisik KPK

Selasa, 23 Januari 2018 16:51 WIB

Dokter Sonia Grania Wibisono diperiksa sebagai saksi.


Jusuf Kalla Jelaskan Rencana Kenaikan Biaya Haji

Selasa, 23 Januari 2018 16:43 WIB

Rencana kenaikan biaya haji tersebut disebabkan oleh penerapan pajak untuk biaya sejumlah pelayanan


Komnas HAM Ungkap Penyebab Gizi Buruk di Kabupaten Asmat

Selasa, 23 Januari 2018 16:42 WIB

DPR juga sedang memikirkan penggalangan solidaritas Suku Asmat untuk menggalang perawat dan ahli gizi.


Demam Film 'Dilan 1990', Pemuda Ini Melakukan Parodi yang Kocak

Selasa, 23 Januari 2018 16:38 WIB

Parodi 'Dilan 1990' ini semakin membuat film ini ditunggu penggemarnya.


Buka Rapim TNI-Polri, Jokowi Singgung Keberhasilan Amankan Pemilu dan Pilkada

Selasa, 23 Januari 2018 16:34 WIB

Jokowi sampaikan apresiasi dan terimaksih atas kerja dua pilar ini.


Pertamina Jaga Stok BBM di Asmat

Selasa, 23 Januari 2018 16:33 WIB

Pertamina MOR VIII berupaya menjaga ketahanan stok BBM di Kabupaten Asmat sebagai bentuk dukungan atas penanggulan KLB campak dan gizi buruk


Sys NS Alami Pingsan Sebelum Meninggal Dunia

Selasa, 23 Januari 2018 16:30 WIB

Sys NS sempat pingsan sebelum dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah.


20 Tahun Lagi Program Listrik 35.000 MW Tidak Mencukupi Kebutuhan Listrik Nasional

Selasa, 23 Januari 2018 16:27 WIB

Program pemerintah membangun 35.000 MW pada dasarnya hanya bisa mencukupi kebutuhan suplai listrik pada 10 tahun mendatang.


Jessica Mila Tak Menyangka Sys NS akan Meninggal Tiba-tiba

Selasa, 23 Januari 2018 16:24 WIB

Mila mengaku tak menyangka kepergian Sys NS begitu cepat


Deretan Koleksi Tas Nagita Slavina. Harganya Tak Main-main

Selasa, 23 Januari 2018 16:21 WIB

Berikut koleksi tas Nagita Slavina yang harganya selangit.


HNW: Ucapan Zulhas soal LGBT untuk Mengingatkan Publik

Selasa, 23 Januari 2018 16:21 WIB

Segera selesaikan RUU KUHP.