Tragis! Dalam 11 Hari, Serangan Saudi Tewaskan 136 Warga Yaman

akurat logo
Budi Prasetyo
Rabu, 20 Desember 2017 10:39 WIB
Share
 
Tragis! Dalam 11 Hari, Serangan Saudi Tewaskan 136 Warga Yaman
Ilustrasi Serangan di Yaman. REUTERS/Khaled Abdullah

AKURAT.CO, Sedikitnya 136 warga sipil telah terbunuh di Yaman dalam 11 hari terakhir ini akibat serangan udara koalisi militer pimpinan Arab Saudi. Demikian laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Serangan itu menyasar ibukota Yaman, Sanaa, dan tiga provinsi utara lainnya. Serangan terjadi antara 6-16 Desember 2017 dan menyasar rumah sakit, penjara, pesta pernikahan dan lumbung pertanian di berbagai daerah.

Serangan Saudi ke rumah sakit pada 10 Desember 2017 menewaskan tujuh warga sipil. Sementara satu wanita dan sembilan anak-anak tewas sepulangnya dari pesta pernikahan karena bom Saudi.

Rupert Colville, juru bicara Kantor Komisioner Tinggi untuk Hak Asasi Manusia PBB, mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas tragedi ini.

Jumlah korban sipil mengalami "lonjakan " drastis. Militer Saudi meningkatkan serangan militernya ke Yaman setelah mitra politiknya yang juga mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, tewas terbunuh pada 4 Desember 2017. Serangan udara Saudi semakin membabi-buta menyasar kalangan sipil. 

Perang di negara termiskin di dunia Arab ini kini telah memasuki hari ke 1.000. Lebih dari 10.000 warga sipil terbunuh dalam konflik tersebut. PBB memperingatkan bahwa sekitar 8,4 juta warga Yaman terancam tragedi kelaparan.

Di samping itu, wabah kolera telah membunuh ribuan orang dan menginfeksi sekitar satu juta warga Yaman. Colville mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik tersebut untuk menghindari titik-titik keselamatan warga sipil.

"Kami mendesak semua pihak untuk melakukan semua tindakan pencegahan yang layak untuk dihindari untuk meminimalkan dampak kekerasan terhadap warga sipil," Colville, sebagaimana dilansir Al Jazeera pada Rabu (20/12).

Serangan Saudi dan koalisinya ke Yaman sudah memasuki tahun ke tiga. Saudi menggalang dukungan beberapa negara teluk untuk menggempur Yaman. Mereka menargetkan kelompok Houtsi yang dinilai tidak sejalan secara politik dengan Saudi.[] 


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Polisi Ringkus Pria yang Bawa Sabu-sabu 30 Gram

Rabu, 24 Januari 2018 04:26 WIB

Polres Pesawaran menangkap seorang pria berinisial HD karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu.


KPK Minta Mayarakat Laporkan Kandidat Gunakan Politik Uang di Pilkada

Rabu, 24 Januari 2018 04:11 WIB

KPK bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara.


Golkar: Rangkap Jabatan di Kabinet Tak Masalah selama Jokowi Tak Terganggu

Rabu, 24 Januari 2018 03:26 WIB

Saya pikir clear, selama usernya dalam hal ini Presiden Jokowi itu tidak ada masalah


BPBD Mencatat 1.269 Rumah Rusak di Lebak Akibat Gempa

Rabu, 24 Januari 2018 03:07 WIB

Berdasarkan hasil rekapitulasi data sementara tercatat 1.269 rumah mengalami kerusakan akibat gempa tektonik.


Sering Terjadi Kecelakaan, Pemerintah Akan Bentuk Komite Keselamatan Kerja

Rabu, 24 Januari 2018 02:33 WIB

Pemerintah melalui Kementerian PUPR memastikan segera membentuk Komite Keselamatan Konstruksi Kurangi kecelakaan kerja.


Jokowi Perintahkan TNI-Polri Bentuk Satgas Tangani Wabah Penyakit di Asmat

Rabu, 24 Januari 2018 02:01 WIB

Presiden Joko Widodo memerintahkan TNI-Polri membentuk sebuah satgas untuk menangani wabah penyakit di Asmat, Papua.


KPK Dalami Proses Pembahasan APBD-P Kebumen 2017

Rabu, 24 Januari 2018 01:46 WIB

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, untuk mendalami APBD-P Kebumen 2017 tersebut, pihkanya memeriksa tujuh saksi.


Jelang Tahun Politik, Presiden Minta TNI-Polri Tak Eksklusif

Rabu, 24 Januari 2018 01:19 WIB

Presiden Joko Widodo mengatakan soliditas TNI-Polri yang saat ini baik harus tetap dipertahankan.


KPK Periksa ASN Dilingkungan Dinas PU Papua

Rabu, 24 Januari 2018 01:03 WIB

KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi yang bertugas di Dinas PU Papua terkait kasus pembangunan jalan.


Ini yang Dibicarakan Menhan AS dengan Wiranto

Rabu, 24 Januari 2018 00:43 WIB

Saat pertemuanya dengan Menhan AS, Wiranto mengungkapkan bahwa banyak hal dibicarakan.


Gunung Berapi Meletus, Satu Tentara Jepang Tewas

Rabu, 24 Januari 2018 00:36 WIB

Seorang tentara Jepang tewas akibat salju longsor di pusat Jepang.


Panglima TNI Sebut Ada Tiga Tujuan dari Rapim TNI-Polri 2018

Rabu, 24 Januari 2018 00:17 WIB

Menurut Hadi tujuan Rapim itu supaya ada kesamaan pola pikir, sikap, dan tindakan guna mengantisipasi perkembangan situasi di tahun politik.


Taiwan Tak Menepis Kemungkinan Serangan China

Selasa, 23 Januari 2018 23:56 WIB

Beijing telah meningkatkan sikap permusuhan terhadap Taiwan yang dianggap sebagai bagian dari China.


Ketemuan, Menhan RI dan AS Bicarakan Program Intelijen 'Our Eyes'

Selasa, 23 Januari 2018 23:24 WIB

Menhan Ryamizard Ryacudu mengatkan akan Kemenhan AS membantu pembentukan program intelijen yang digagas Indonesia.


Ryamizard: Menhan AS Berupaya Cabut Sanksi Terhadap Kopassus

Selasa, 23 Januari 2018 23:12 WIB

Ryamizard Ryacudu mengatakan Menhan Amerika Serikat (AS) James Mattis akan mengupayakan pencabutan sanksi terhadap Kopassus.