News / Hukum / Berita
Pansus Angket KPK

Tak Pernah Hadir di Pansus, Masinton: KPK Membangkang Terhadap Konstitusi

akurat logo
Dedi Ermansyah
Rabu, 15 November 2017 01:51 WIB
Share
 
Tak Pernah Hadir di Pansus, Masinton: KPK Membangkang Terhadap Konstitusi
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dan anggota Pansus Angket Fraksi PDIP DPR RI, Masinton Pasaribu, saat menjadi pembicara dalam diskusi Forum Legislasi dengan tema 'Pansus Angket Apa Lagi?' di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (14/11). . AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK Masinton Pasaribu menilai KPK telah melakukan pembangkangan terhadap konstitusi, dengan tidak pernah hadir di pansus DPR.

"Kalau dilihat apa yang dilakukan KPK, sekarang tidak datang ke DPR itu jelas-jelas pembangkangan konstitusi. Ada satu institusi merasa paling hebat, kata Masinton di Kompleks Parlemen, Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Menurut Politikus PDIP ini, KPK seharusnya hadir untuk mengkonfirmasi sejumlah temuan-temuan Pansus selama ini.

Masinton mengklaim, pihaknya telah mengantongi sejumlah fakta berbagai fakta terkait pelanggaran yang dilakukan lembaga anti rasuah itu.

"Banyak temuan-temuan Pansus mengenai pelangaran yang dilakukan oleh KPK. Kerja KPK banyak yang tidak sesuai dengan perundang- undangan, dan pelanggaran lainnya," ujar Masinton.

Seharusnya kata dia, KPK hadir menjelaskan terkait hal itu, bukan malah menganggapnya tidak bermasalah dan merasa paling benar sendiri.

"Kalau gak salah, KPK ada tujuh kali kalah dalam pra peradilan, jangankan tujuh kali, sekali aja sebetulnya tidak boleh. Berarti kan ada masalah," ujarnya.

Dengan sikap para pimpinan yang tidak mau datang ke Gedung DPR untuk mengikuti Pansus Angket KPK, maka, kata Masinton, wajar saja jika pihak yang berstatus tersangka oleh lembaga anti-rasuah tersebut, tidak hadir setiap akan diperiksa.

"Kalau‎ ada yang dipanggil KPK, wajar juga dia tidak datang, dia aja tidak datang ketika dipanggil DPR. Dia (KPK) mengajarkan kita semua untuk tidak patuh terhadap institusi," katanya.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Kapolri: TNI-Polri Harus Kompak Jaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 21 April 2018 00:41 WIB

TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan negara harus bersinergi.


Demokrat Masih Buka Peluang Koalisi dengan Jokowi dan Prabowo

Sabtu, 21 April 2018 00:30 WIB

Semua peluang sama besarnya.


Sandiaga Uno Harap PKS Dapat Jadi Bagian Wujudkan Jakarta Sejahtera

Sabtu, 21 April 2018 00:15 WIB

Kemitraan antara Pemprov DKI dengan PKS bisa terus berjalan dengan harmonis.


Wanita Militer Miliki Peran Strategis Bagi Peradaban Manusia

Sabtu, 21 April 2018 00:03 WIB

ak bisa dibayangkan jika seorang ibu melupakan atau melalaikan kewajibannya .


Viral Video Jari 98 Siap Dukung Aktivis Jadi Presiden 2019

Jumat, 20 April 2018 23:55 WIB

Tolak capres latar belakang militer 2019.


Amien Rais Patahkan Wacana Poros Ketiga Pilpres 2019

Jumat, 20 April 2018 23:35 WIB

Poros ketiga itu hanya untuk membuat rame aja. Pasti head to head.


Airlangga dan Rusli Habibie Deklarasikan Relawan 'GOJO' di Palu

Jumat, 20 April 2018 23:20 WIB

Keduanya kompak mendukung Joko Widodo sebagai calon Presiden pada Pemilu 2019 mendatang.


Ketua DPR Minta Pemuka Agama Doakan Kesuksesan Atlet di Asian Games

Jumat, 20 April 2018 23:20 WIB

"Saya harap ajang Asian Games bisa meredam konflik yang mungkin timbul," kata Bambang Soesatyo.


KPK: Penetapan Tersangka Baru Kasus Century Berdasarkan Putusan Budi Mulya

Jumat, 20 April 2018 23:05 WIB

Kasus Century menjadi tanggung jawab pihak KPK untuk menyelesaikan hingga tuntas.


Tinggalkan Formappi, Sebastian Salang Maju Jadi Caleg Partai Golkar

Jumat, 20 April 2018 23:00 WIB

Keputusan untuk meninggalkan Formappi adalah sebuah panggilan moral.


Tomy Winata Tegaskan Tak Dukung Gatot Maju di Pilpres 2019

Jumat, 20 April 2018 22:46 WIB

Pak Tomy hanya berteman biasa dengan Pak Gatot Nurmantyo.


KPAI Desak Polisi Usut Kasus Penganiyaan Oleh Guru SMK di Purwokerto

Jumat, 20 April 2018 22:44 WIB

Yang dilakukan oknum guru SMK Purwokerto melanggar UU apapun alasannya.


DPR: Penamparan Murid Tak Bisa Dibenarkan, Itu Kekerasan

Jumat, 20 April 2018 22:30 WIB

Upaya mendidik atau mendisiplinkan anak dengan melakukan kekerasan tak diperbolehkan.


Presiden Trump Undang Putin ke Gedung Putih

Jumat, 20 April 2018 22:10 WIB

Trump menyatakan akan senang melihat Putin di Gedung Putih.