News / Daerah / Berita

Kurangi Pengangguran Pemkab Cirebon Dirikan Kampung Produktif

akurat logo
Muslimin
Rabu, 15 November 2017 00:11 WIB
Share
 
Kurangi Pengangguran Pemkab Cirebon Dirikan Kampung Produktif
Sejumlah pencari kerja mengantre untuk mengikuti seleksi penerimaan karyawan yang diselenggarakan oleh sejumlah perusahaan disebuah Jobfair. ISTIMEWA

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar), berupaya mengurangi pengangguran dengan mencanangkan kampung produktif dan saat ini sudah ada empat yang diresmikan.

"Ini upaya kami untuk mengurangi pengangguran dengan mendirikan kampung produktif," kata Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, Selasa saat meresmikan kampung produktif di Desa Ciwaringin Cirebon, Selasa (14/11).

Sunjaya mengatakan kampung produktif ini mempunyai ciri khas sendiri-sendiri, dimana satu dengan lainnya tidak sama, seperti di Desa Ciwaringin ini, masyarakatnya merupakan perajin batik tulis pewarna alami.

Selain itu juga ada perajin kripik emping dan itu pun juga mempunyai khas, tidak sama dengan desa lain di Cirebon.

Sunjaya mengatakan dari tahun 2016 mulai pencanangan kampung produktif, sekarang sudah ada empat yang berdiri dan diharapkan terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya.

"Sampai saat ini ada empat kampung produktif ini dimulai dari tahun 2016 lalu," tuturnya.

"Tahun depan kita dirikan dua lagi dan minimal dalam satu tahun ada dua kampung produktif," lanjutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Abdullah Subandimengatakan empat kampung produktif saat ini ada di Tegalwangi, Tengahtani, Ciwaringin dan Waled, keempatnya mempunyai kerajinan masing-masing.

"Di kampung produktif ini, kita latih mereka cara pengemasan, pemasaran dan bantuan modal, agar usaha yang sudah ada semakin menggeliat," katanya.[]


Editor. Ainurrahman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Polres Tangsel Ungkap Kronologi Kasus Penyebar Konten Pornografi

Selasa, 23 Januari 2018 22:25 WIB

Tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap penyebar konten video pornografi melalui media elektronik.


Wiranto: Pak OSO Ketum Hanura yang Sah

Selasa, 23 Januari 2018 22:21 WIB

Mulai hari ini OSO kembali menjadi ketua umum DPP Hanura.



Dalami Kasus Penembakan, Polisi Minta Pendapat Ahli

Selasa, 23 Januari 2018 22:04 WIB

Tim penyidik Polresta Bogor Kota dan Polda Jawa Barat meminta pendapat sejumlah ahli untuk penyelidikan yang dilakukan oknum Brimob


Latih ASN, Kemenpan Bakal Tiru Sistem Telkom Corporate University

Selasa, 23 Januari 2018 22:00 WIB

ASN harus bisa menghadapi tantangan masa kini.


BMKG Pastikan Isu Gempa Susulan Berkekuatan 7,5 SR Hoax

Selasa, 23 Januari 2018 21:48 WIB

Aktifitas Gempa di Banten terus melemah.


Bawaslu Riau Bentuk Tim Siber Pantau Keterlibatan ASN dalam Politik

Selasa, 23 Januari 2018 21:41 WIB

Selamanya, ASN itu haram menyentuh dunia politik.


Dulang Suara di Madura untuk Khofifah-Emil, Demokrat Optimalkan Kyai Kampung

Selasa, 23 Januari 2018 21:40 WIB

Kami maksimalkan kyai kampung karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah.


Kalahkan Perseru, Persebaya Berpeluang ke Perempatfinal

Selasa, 23 Januari 2018 21:39 WIB

Persebaya mengumpulkan empat poin dan berpeluang ke perempatfinal Piala Presiden 2018.


KPK Ingin Tangani Korupsi di Sektor Swasta, Arsul Sani: Harus Revisi UU KPK

Selasa, 23 Januari 2018 21:34 WIB

Arsul meminta KPK tidak bernafsu besar untuk terlibat menangani perkara korupsi yang ada di sektor swasta.


Chiangrai United Kubur Mimpi Bali United Berlaga di Liga Champions Asia

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Bali United tak berdaya menghadapi wakil Thailand di perpanjangan waktu.


Polrestra Bogor Belum Bisa Simpulkan Kronologi Penembakan

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Polrestra Bogor Kota belum bisa menyimpilkan kronologi peristiwa penembakan.


Wiranto Imbau DPD dan DPC Konsentrasi Persiapan Verifikasi Faktual

Selasa, 23 Januari 2018 21:30 WIB

Tidak ada lagi kubu OSO atau Daryatmo.


Terkait Beras 4,5 Ton, BPBD Pidie Jaya: Saya Tidak Bertanggung Jawab

Selasa, 23 Januari 2018 21:24 WIB

Untuk menyuplai beberapa sak beras ke desa-desa, pihaknya selalu mengeluarkan izin.