News / Daerah / Berita

Antisipasi Banjir, Pembangunan Kolam Retensi Diharap Jadi Solusi

akurat logo
Avila Dwi Putra
Selasa, 14 November 2017 22:06 WIB
Share
 
Antisipasi Banjir, Pembangunan Kolam Retensi Diharap Jadi Solusi
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. AKURAT.CO/Avila Dwi Putra

AKURAT.CO, Mengantisipasi bencana banjir yang kerap melanda saat musim penghujan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong proyek pembangunan kolam retensi Cieunteung dan terowongan Curug Jompong.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap, kedua proyek garapan pemerintah pusat tersebut bisa tuntas pada tahun 2019. "Sudah disimulasikan, penlok (penetapan lokasi)-nya sudah ada di Pemprov. Insya Allah, terowongan Curug Jompong akan bisa kita selesaikan," ujar Heryawan di Gedung Sate Bandung, Selasa (14/11).

Heryawan mengungkap, sejauh ini persoalan yang timbul ketika banjir melanda suatu kawasan di Jabar sulit untuk surut karena masuk ke cekungan Bandung, sehingga berkumpul di Sapan.

"Dari puluhan sungai ketika masuk Saguling menjadi satu sungai. Berarti ketika masuk Baleendah dan Dayeuhkolot menyatu menuju Sapan dan Saguling," papar Heryawan.

Tak hanya mendorong pembangunan kolam retensi Cieunteung dan terowongan Curug Jompong, Heryawan menekankan, yang jauh lebih penting adalah mengubah perilaku dengan memperhatikan lingkungan hidup, terutama hutan.

"Kalau pelestarian alam sangat penting, karena bukan hanya terkait penyelesaian banjir melainkan hidrologi air. Contohnya, tidak ada lancar arus air PDAM di daerah Bekasi dan Jakarta tanpa adanya sungai Citarum. Ke depan dari tahun ke tahun selalu ada perbaikan," jelas Gubernur.

Dirinya menegaskan, Pemprov Jabar selalu terdepan memberikan bantuan penanggulangan bencana. Hanya saja, persoalan mitigasi bencana bukan sebatas memberikan bantuan. Menurut Heryawan, ada yang jauh lebih penting yakni memikirkan jangka panjang seperti pengelolaan hutan dengan baik. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Polres Tangsel Ungkap Kronologi Kasus Penyebar Konten Pornografi

Selasa, 23 Januari 2018 22:25 WIB

Tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap penyebar konten video pornografi melalui media elektronik.


Wiranto: Pak OSO Ketum Hanura yang Sah

Selasa, 23 Januari 2018 22:21 WIB

Mulai hari ini OSO kembali menjadi ketua umum DPP Hanura.



Dalami Kasus Penembakan, Polisi Minta Pendapat Ahli

Selasa, 23 Januari 2018 22:04 WIB

Tim penyidik Polresta Bogor Kota dan Polda Jawa Barat meminta pendapat sejumlah ahli untuk penyelidikan yang dilakukan oknum Brimob


Latih ASN, Kemenpan Bakal Tiru Sistem Telkom Corporate University

Selasa, 23 Januari 2018 22:00 WIB

ASN harus bisa menghadapi tantangan masa kini.


BMKG Pastikan Isu Gempa Susulan Berkekuatan 7,5 SR Hoax

Selasa, 23 Januari 2018 21:48 WIB

Aktifitas Gempa di Banten terus melemah.


Bawaslu Riau Bentuk Tim Siber Pantau Keterlibatan ASN dalam Politik

Selasa, 23 Januari 2018 21:41 WIB

Selamanya, ASN itu haram menyentuh dunia politik.


Dulang Suara di Madura untuk Khofifah-Emil, Demokrat Optimalkan Kyai Kampung

Selasa, 23 Januari 2018 21:40 WIB

Kami maksimalkan kyai kampung karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah.


Kalahkan Perseru, Persebaya Berpeluang ke Perempatfinal

Selasa, 23 Januari 2018 21:39 WIB

Persebaya mengumpulkan empat poin dan berpeluang ke perempatfinal Piala Presiden 2018.


KPK Ingin Tangani Korupsi di Sektor Swasta, Arsul Sani: Harus Revisi UU KPK

Selasa, 23 Januari 2018 21:34 WIB

Arsul meminta KPK tidak bernafsu besar untuk terlibat menangani perkara korupsi yang ada di sektor swasta.


Chiangrai United Kubur Mimpi Bali United Berlaga di Liga Champions Asia

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Bali United tak berdaya menghadapi wakil Thailand di perpanjangan waktu.


Polrestra Bogor Belum Bisa Simpulkan Kronologi Penembakan

Selasa, 23 Januari 2018 21:32 WIB

Polrestra Bogor Kota belum bisa menyimpilkan kronologi peristiwa penembakan.


Wiranto Imbau DPD dan DPC Konsentrasi Persiapan Verifikasi Faktual

Selasa, 23 Januari 2018 21:30 WIB

Tidak ada lagi kubu OSO atau Daryatmo.


Terkait Beras 4,5 Ton, BPBD Pidie Jaya: Saya Tidak Bertanggung Jawab

Selasa, 23 Januari 2018 21:24 WIB

Untuk menyuplai beberapa sak beras ke desa-desa, pihaknya selalu mengeluarkan izin.