Hari Inovasi Nasional, Kemenko PMK: Tanpa Kemampuan Inovasi, Negara Akan Kalah

akurat logo
Yohanes Antonius
Rabu, 01 November 2017 19:47 WIB
Share
 
Hari Inovasi Nasional, Kemenko PMK: Tanpa Kemampuan Inovasi, Negara Akan Kalah
Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Agus Sarton. kemenkopmk.go.id

AKURAT.CO, Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyambut baik atas diperingatinya Hari Inovasi Nasional Rabu (1/11). Pasalnya, pemerintah saat ini terus mendorong lemabaga-lemabaga pendidikan agar mampu menciptakan terobosan invoasi-inovasi baru.

Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Agus Sartono menjelaskan, untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu waktu. Perubahan, kata dia, dapat dilakukan setiap saat. Dia menuturkan, jika satu negara tidak mengikuit alur perubahan perkembangan zaman maka dipastikan negaara tersebut akan terpuruk digilas oleh perubahan tersebut.

"Perubahan tidak pernah menunggu bulan, bisa setiap hari, menit bahkan detik. Jika seseorang atau negara sekalipun tidak menerima perkembangan zaman dipastikan negara akan mengalami keterpurukan. Inovasi akan menjamin keberlanjutan kehidupan manusia," ucap Agus di Kantor Kemenko PMK di Jakarta.

Agus menjelaskan, inovasi menjadi alat bersaing di level mikro (perusahan) dan makro (negara). Dia mengatakan, jika ingin maju seperti negara luar maka negara harus investasi supaya inovasi yang berkelanjutan bisa terwujud. Dia mencontohkan seperti China, Korea atau Jepang negara - negara tersebut, kata dia, menciptakan banyak inovasi yang bermanfaat.

"Sekarang ini kemampuan inovasi menjadi lebih cepat dan inovasi menjadi satu-satunya alat untuk membunuh pesaing, kalau kita tidak investasi untuk kemampuan inovasi maka kita akan kalah," tutur Agus.

Sebagai pengawal isu pendidikan di Kemenko PMK, Agus melihat bahwa Indonesia membutuhkan grand design dalam pengembangan Ristek. Karena itu, Agus menambahkan, Menko PMK Puan Maharani pernah menyampaikan gagasannya di Rakernas Iptek tahun 2015 tentang perlunya Indonesia menyusun Grand Design atau rencana induk research nasional.

“Gagasan ibu Menko ini sudah difollow up oleh Kemenristek Dikti, yang kemudian tertuang dalam Rencana Induk Riset Nasional 2015-2045 di berbagai bidang," ucapnya.

Dilaporkan sebelumnya dari Global Innovation Index 2017 yang menyebutkan, Indonesia berada di 87 dari 127 negara. Peringkat tersebut bahkan masih kalah dengan negara tetangga seperti Malaysia di peringkat 37 dan Vietnam di peringkat 47. Karena hal inilah Kemenko PMK terus mendorong agar kemudian pengembangan inovasi dan riset bisa dilakukan oleh lembaga pendidikan secara makmimal.

Dalam hal ini, Kemenko PMK telah melakukan langkah koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait, khususnya dengan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dan Kementerian Agama.

Pemerintah ingin membuat Endowment Fund (dana abadi) bagi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan digunakan untuk dua kepentingnan yakni beasiswa dan research

"Pemerintah pada tahun 2018 telah mengalokasikan dana APBN untuk Kemenristek Dikti sebesar 41.3 triliun rupiah. Tentu ini diharapkan bisa mendorong inovasi baru,"
Selain hal itu, Agus memandang Sarana dan prasarana dibidang riset membutuhkan dana dana yang besar. Apabila ini tidak didukung oleh kegiatan riset yang kuat maka inovasi tidak muncul.

"Inovasi dan riset ini bagaikan dua sisi mata uang yang berbeda. “Riset kuat inovasi kuat, tetapi kalau riset tidak kuat maka jangan harap ada inovasi,” tegasnya.

Agus mengharapkan, dengan diperingatinya hari inovasi nasional pada 1 November ini kondisi ekonomi dalam negeri bisa stabil, karena dengan hal tersebut pertumbuhan ekonomi bisa tinggi dan kemampuan negara untuk pembiayaan berbagai macam kegiatan riset pun akan terus didorong.

“Ini seperti lingkaran setan, kalau pertumbuhan ekonomi bisa stabil maka kita bisa membangun dengan baik, keuntungan ekonomi akan baik, pendapatan juga akan naik, dan kemampuan pembiayaan riset akan naik dan terus seperti itu,” ujarnya. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Polisi Ringkus Pria yang Bawa Sabu-sabu 30 Gram

Rabu, 24 Januari 2018 04:26 WIB

Polres Pesawaran menangkap seorang pria berinisial HD karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu.


KPK Minta Mayarakat Laporkan Kandidat Gunakan Politik Uang di Pilkada

Rabu, 24 Januari 2018 04:11 WIB

KPK bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara.


Golkar: Rangkap Jabatan di Kabinet Tak Masalah selama Jokowi Tak Terganggu

Rabu, 24 Januari 2018 03:26 WIB

Saya pikir clear, selama usernya dalam hal ini Presiden Jokowi itu tidak ada masalah


BPBD Mencatat 1.269 Rumah Rusak di Lebak Akibat Gempa

Rabu, 24 Januari 2018 03:07 WIB

Berdasarkan hasil rekapitulasi data sementara tercatat 1.269 rumah mengalami kerusakan akibat gempa tektonik.


Sering Terjadi Kecelakaan, Pemerintah Akan Bentuk Komite Keselamatan Kerja

Rabu, 24 Januari 2018 02:33 WIB

Pemerintah melalui Kementerian PUPR memastikan segera membentuk Komite Keselamatan Konstruksi Kurangi kecelakaan kerja.


Jokowi Perintahkan TNI-Polri Bentuk Satgas Tangani Wabah Penyakit di Asmat

Rabu, 24 Januari 2018 02:01 WIB

Presiden Joko Widodo memerintahkan TNI-Polri membentuk sebuah satgas untuk menangani wabah penyakit di Asmat, Papua.


KPK Dalami Proses Pembahasan APBD-P Kebumen 2017

Rabu, 24 Januari 2018 01:46 WIB

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, untuk mendalami APBD-P Kebumen 2017 tersebut, pihkanya memeriksa tujuh saksi.


Jelang Tahun Politik, Presiden Minta TNI-Polri Tak Eksklusif

Rabu, 24 Januari 2018 01:19 WIB

Presiden Joko Widodo mengatakan soliditas TNI-Polri yang saat ini baik harus tetap dipertahankan.


KPK Periksa ASN Dilingkungan Dinas PU Papua

Rabu, 24 Januari 2018 01:03 WIB

KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi yang bertugas di Dinas PU Papua terkait kasus pembangunan jalan.


Ini yang Dibicarakan Menhan AS dengan Wiranto

Rabu, 24 Januari 2018 00:43 WIB

Saat pertemuanya dengan Menhan AS, Wiranto mengungkapkan bahwa banyak hal dibicarakan.


Gunung Berapi Meletus, Satu Tentara Jepang Tewas

Rabu, 24 Januari 2018 00:36 WIB

Seorang tentara Jepang tewas akibat salju longsor di pusat Jepang.


Panglima TNI Sebut Ada Tiga Tujuan dari Rapim TNI-Polri 2018

Rabu, 24 Januari 2018 00:17 WIB

Menurut Hadi tujuan Rapim itu supaya ada kesamaan pola pikir, sikap, dan tindakan guna mengantisipasi perkembangan situasi di tahun politik.


Taiwan Tak Menepis Kemungkinan Serangan China

Selasa, 23 Januari 2018 23:56 WIB

Beijing telah meningkatkan sikap permusuhan terhadap Taiwan yang dianggap sebagai bagian dari China.


Ketemuan, Menhan RI dan AS Bicarakan Program Intelijen 'Our Eyes'

Selasa, 23 Januari 2018 23:24 WIB

Menhan Ryamizard Ryacudu mengatkan akan Kemenhan AS membantu pembentukan program intelijen yang digagas Indonesia.


Ryamizard: Menhan AS Berupaya Cabut Sanksi Terhadap Kopassus

Selasa, 23 Januari 2018 23:12 WIB

Ryamizard Ryacudu mengatakan Menhan Amerika Serikat (AS) James Mattis akan mengupayakan pencabutan sanksi terhadap Kopassus.