Genosida Muslim Rohingya

Krisis Kemanusiaan di Rohingya Diduga Karena Beberapa Faktor Ini

akurat logo
Muslimin
Kamis, 14 September 2017 15:22 WIB
Share
 
Krisis Kemanusiaan di Rohingya Diduga Karena Beberapa Faktor Ini
(Ki-Ka): Marzuki Darusman, Ketua Tim Pencari Fakta PBB untuk Kasus Myanmar, Kyaw Win dari Burma Human Right Network, Dinna Wisnu dari ASEAN Intergovernmental Commission of Human Right (AICHR) Indonesia, Usman Hamid dari Amnesty Internasional - Indonesia di di dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Kamis (14/9).. AKURAT.CO/ Muslimin

AKURAT.CO, Krisis kemanusiaan yang terjadi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar,semakin masif. Selama tiga minggu terakhir, ratusan ribu etnis Rohingya mengungsi ke negara-negara tetangga untuk menghindari kekerasan itu.

Dinna Wisnu dari ASEAN Intergovernmental Commission of Human Right (AICHR) Indonesia menilai bahwa kekerasan di Rakhine ada dua aspek yang melatarbelakanginya. Yang pertama, masalah diplomasi. Yang kedua masalah Hak Asasi Manusia (HAM).

"Yang terjadi di Myanmar sangat memprihatinkan. Yang terjadi di sana adalah murni krisis kemanusiaan," ujar di dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Kamis (14/9).

Dia menduga, yang mendukung adanya krisis kemanusiaan tersebut terjadi adalah adanya krisis politik. Di mana pembangunan yang tidak merata dan perlakuan terhadap minoritas Muslim Rohingya yang begitu keras.

"Krisis politik ini, berujung pada krisis pembangunan dan mengarah pada masalah kemanusiaan dan ujung-ujungnya terjadi pelanggaran HAM berat," katanya.

Sementara itu, Kyaw Win dari Burma Human Right Network juga mengatakan terjadi pelanggaran HAM berat di Rakhine.

"Muslim di Burma tidak memiliki harapan untuk hidup, tidak memiliki masa depan, tidak memiliki akses pendidikan, akses kesehatan," katanya dalam bahasa Inggris.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.


Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.