Ini Penyebab Kejahatan di Sektor Pertambangan Sulit Terungkap

akurat logo
Rusdianto
Kamis, 14 September 2017 15:20 WIB
Share
 
Ini Penyebab Kejahatan di Sektor Pertambangan Sulit Terungkap
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Safarudin saat menjadi pembicara di Universitas Mulawarman, Samarinda. AKURAT.CO/Rusdianto

AKURAT. CO, Sebagi penopang perekonomian, pertambangan di Kalimantan Timur syarat dengan masalah. Namun ironisnya pihak kepolisian kesulitan untuk mengungkap kasus pidana yang terjadi di kawasan pertambangan.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin mengungkap empat alasan mengapa tindak pidana pada sektor pertambangan batubara di Kaltim sulit diproses.

"Yang pertama karena keluarga korban cenderung keberatan memberikan keterangan dan melapor," ujarnya saat menjadi pembicara pada Studium Generale di Universitas Mulawarman Samarinda Kamis (14/9).

Ia menyebut, meskipun bukan delik aduan namun setidaknya korban harus menghadirkan saksi untuk menyeret Pemilik usaha pertambangan ke meja hijau.

Berkaitan dengan itu lanjut dia, alasan selanjutnya adalah keluarga korban juga kerap keberatan apabila dilakukan prosedur autopsi terhadap jenazah korban.

"Padahal kami Kepolisian perlu memiliki bukti apa penyebab pasti meninggalnya, dan itu melalui prosedur autopsi," paparnya.

Selanjutnya yang paling menjadi hambatan adalah, keluarga korban cenderung takut kehilangan santunan yang telah diberikan dari pihak perusahaan.

"Karena mereka biasa sudah dikasih santunan, dan kalau proses hukum dilakukan, santunan dihentikan.  Lalu siapa yang mau memberi santunan itu?," tukasnya.

Namun demikian, ia mengatakan sebenarnya penanganan terhadap pengusaha tambang yang lalai meninggalkan lubang ex tambang yang menyebabkan kematian terhadap anak anak di Kaltim adalah dengan sanksi administrasi yakni pencabutan izin usaha pertambangan (IUP).

Sebagi informasi, berdasarkan catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim hingga September 2017, sedikitnya 28 orang meninggal di lubang eks tambang.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.


Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.