Anak Hasil Pernikahan Siri dan Terlantar Kini Bisa Mengurus Akta Kelahiran

akurat logo
Furkan
Kamis, 14 September 2017 13:13 WIB
Share
 
Anak Hasil Pernikahan Siri dan Terlantar Kini Bisa Mengurus Akta Kelahiran
Kordinator Program Ceria, Wahidin saat ditemui di Kantonya Jalan Margonda, Depok, Kamis (14/9). AKURAT.CO/Furkan

AKURAT.CO, Bagi para orang tua yang menikah di bawah tangan (Siri) serta anak yang terlantar di Kota Depok, tidak perlu khawatir terkait pembuatan akta kelahiran. Sebab, saat ini Pemerintah Kota Depok telah memberikan kesempatan untuk mengurus akta kelahiran.

Kordinator Program Ceria, Wahidin mengatakan, bagi masyarakat yang meliki bayi yang baru lahir, tapi belum memilki buku nikah tetap akan didaftarkan di rumah sakit atau puskesmas tempat dilahirkan.

”Tetap akan masuk dalam program Ceria dan akan didaftarkan oleh rumah sakit atau tempat dilahirkan dan akan dikirim ke Data kami di Disdukcapil,” kata Wahidin saat ditemui di Kantonya Jalan Margonda, Depok, Kamis (14/9).

Namun lanjut Wahidin, untuk bayi yang tidak memiliki buku nikah orang tuanya. Memiliki perbedaan yaitu nama sang bayi dimasukan nama kedua orang tua.

”Tetap akan dapat akta kelahiran. Akan tetapi , dibagian dokumen nama bayi ditulis nama orang tua dan juga akan ditulis bahwa pencatatan perkawinan orang tua belum  dicatat.” Ungkap Wahidin.

Sedangkan untuk bayi dan anak yang sudah melewati usia lebih dari satu tahun. Para orang tua langsung bisa mengurus di Kelurahan atau di Dinas dengan melengkapi persyaratan seperti Surat Pertanggung Jawaban Mutlak  (SPMJ) kedua orang tua, foto kopi KTP kedua orang tua, surat keterangan tempat anak dilahirkan.

”Jadi silakan dilengkapi dengan data tersebut dan akan diproses sepeti data lainnya,” ujar Wahidin.

Selain itu, untuk anak yang terlantar kepengurusan akta kelahiran bisa dilakukan ketika berumur 18 tahun. Hal tersebut sesuai dengan perda No 1 tahun 20016 yaitu terkait denda keterlambatan.

”Yang dilayani untuk akta kehiran bagi anak terlantar yaitu ketika mereka berusia 18 tahun,” ungkap Wahidin.

Wahidin menambahkan, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar segera mengurus akta kelahiran. Baik yang belum memiliki buku nikah dan yang sudah tercatat dalam adminitrasi negara.

”Saya minta dengan adanya program ini masyarakat bisa dengan sigap juga untuk mengurus akta kelahiran,” tuturnya.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.


Peneliti Senior CSIS Anggap Airlangga Tokoh yang Aktif Melakukan Perubahan

Jumat, 24 November 2017 20:48 WIB

Menurut saya Golkar jangan dipimpin oleh orang yang murni politisi yang kemudian sudah tercemar dengan kekuasaaan