Presiden Jokowi: Gedung Perpustakaan Nasional Tertinggi di Dunia

akurat logo
Iwan Setiawan
Kamis, 14 September 2017 12:51 WIB
Share
 
Presiden Jokowi: Gedung Perpustakaan Nasional Tertinggi di Dunia
Joko Widodo (Jokowi) - Presiden Republik Indonesia. AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa gedung Perpustakaan Nasional yang baru merupakan tertinggi di dunia untuk kategori gedung perpustakaan yang ada. Gedung tersebut memiliki 27 lantai dan telah diresmikan oleh Presiden Jokowi.

"Perpustakaan Nasional ini dulunya hanya tiga lantai. Ngak ada yang mau datang ke sini, sekarang 27 lantai 'plus basement'. Jadi nggak kaget kalau gedung Perpustakaan Nasional ini tertinggi di dunia, untuk gedung peroustakaannya," kata Presiden saat meresmikan Gedung Perpustakaan Nasional di Jalan Merdeka Selatan Jakarta, Kamis (14/9).

Jokowi menyatakan, kebanggaannya terhadap gedung ini karena sudah digagas oleh Presiden Soekarno sejak 65 tahun, namun baru bisa dikerjakan pada saat ini dengan memakai bentuk dari hasil lomba sehingga mendapatkan sebuah desain yang sangat baik.

"Ini dikerjakan dua tahun enam bulan dan selesai dengan kondisi yang sangat baik, Alhamdulillah meskipun saya belum masuk, saya lihat luarnya saja, saya berkomentar sangat baik," ujar Jokowi.

Presiden mengingatkan kepada Perpustakaan Nasional merupakan masa depan, artinya bagaimana meningkatkan minat baca kepada anak-anak saat ini adalah kepada generasi Y, generasi Z yang punya pola pikir dan perilaku jauh berbeda dengan generasi-genarasi sebelumnya.

"Mereka sekarang lebih senang baca tulisan atau baca berita di 'smartphone atau di tablet. Dan saya keliling ke kampus-kampus, saya tanya berapa banyak mereka yang masih baca koran cetak. Saya dapat memastikan sudah sangat berkurang sekali," ungkapnya.

Presiden menyebut genarasi sekang ini hanya menggunakan smarphone bisa baca berita apapun, bisa lihat "live streaming" (siaran langsung), bisa lihat video apapun, sehingga informasi apapun dalam waktu yang sangat cepat bisa mereka serap.

"Toleransi durasi membaca mereka juga semakin pendek, sekarang rata-rata kalau dalam tiga menit pertama tulisannya sudah tidak menarik, baca ngak menarik, langsung tidak mau baca sisanya, polanya seperti itu. Bahkan kalau judulnya saja sudah tidak menarik, langsung dilewatin. Kalau bukunya susah dicari pasti mereka juga tidak mau baca," ungkapnya.

Dengan perubahan yang ada saat ini, Presiden berharap sistem kecepatan kecepatan dalam melayani itu menjadi sebuah hal yang sangat penting, karena generasi sekarang maunya serba cepat.

"Generasi Z sekarang mau apa-apa itu tinggal klik. Kita juga saya kira sama, pesan gado-gado klik, pasan sate kambing klik, setengah jam datang lewat 'go food'. mau beli barang juga tinggal klik, mau baca buku, baca artikel tinggal klik. Sudah serba digital dan digital itu sudah menjadi bagian itu mereka," tuturnya.

Presiden mengingatkan bahwa sekarang ini memang sudah eranya terobasan-terobasan digital dan "disruptive innovation" ya sudah banyak terjadi di berbagai bidang sehingga semuanya bergerak dan berkembang dengan cara tidak diduga serta inovasinya cepat sekali.

"Kalau kita tidak ikut berubah, tidak cepat melakukan revolusi digital, ya ditinggal. Saya senang sekali Perpusnas sudah mulai melakukan pengembangan serba digital, serba elektronik, tadi saya diberitahu, akan ada 'e-resources', 'e-book', 'e-journal' dan macam e-lainnya," paparnya.

Presiden juga meminta Perpusnas RI untuk tidak cepat puas dengan peresmian ini karena namanya digital dan "destruktif inovasion" perkembangannya setiap saat, setiap jam, setiap menit, setiap detik selalu berkembang sehingga perlu diperhatikan dan mempelajari orang menkomsumsi buku, mengkomsusmsi tulisan lalu sesuaikan dengan layanan ada.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

PPP Apresiasi TNI - Polri Tangani KKB

Sabtu, 18 November 2017 06:07 WIB

Djan Faridz mengapresiasi keberhasilan TNI dan Polri dalam Operasi Satgas Terpadu Penanggulangan KKB di Papua.


Gus Ipul-Anas Konsolidasi dengan PDIP

Sabtu, 18 November 2017 05:44 WIB

Sekitar 1.500 pengurus PDIP di tingkat kota, seluruh anggota DPRD, seluruh pengurus 31 kecamatan dan 156 kelurahan akan menghadiri forum itu


KPAI: Jangan Terprovokasi Dugaan Malapraktik Jessica

Sabtu, 18 November 2017 05:15 WIB

Hasil yang didapatkan dari penelusuran KPAI, RS Adam Malik telah melakukan prosedur operasi standar dalam penanganan Jessica.


Pileg 2019, PKB Targetkan 100 Kursi di DPR

Sabtu, 18 November 2017 04:36 WIB

Pada Pemilu Anggota DPR RI 2014, PKB meraih suara sebanyak 11 juta, sehingga pada Pemilu 2019, cak Imim mengharapkan lebih dari itu.


PAN: Wajar Kiai Terlibat Proses Pilkada Jatim

Sabtu, 18 November 2017 04:11 WIB

Menurut Ketua Komite Pemenangan Pemilu DPW PAN Jatim Keterlibatan kiai dalam Pilkada Jatim merupakan bentuk keterpanggilan.


TNI Amankan Mortir Aktif Temuan Warga di Sukabumi

Sabtu, 18 November 2017 04:00 WIB

Mortir itu pertama kali ditemukan oleh warga yang diketahui bernama Tohasin saat sedang mencari barang bekas di sekita Sungai Cibandang


Organda: Taksi Online Harus Ikuti Aturan

Sabtu, 18 November 2017 03:32 WIB

Dengan aturan pemerintah yang juga diterapkan kepada taksi online, persaingan antara taksi konvensional dengan online dapat makin sehat


Mahfud MD Tegaskan Sikap Politik KAHMI Independen

Sabtu, 18 November 2017 03:15 WIB

Kahmi dan HMI tidak akan mengambil sikap politik partisan, melainkan politik yang mengedepankan kepentingan yang lebih besar


Tiga Parpol di Kabupaten Bandung Terancam Gagal Ikut Pemilu

Sabtu, 18 November 2017 03:01 WIB

Ketiga parpol yang terancam tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2019 diketahui pada Rapat Penyampaian Hasil Penelitian Administrasi KPU.


Tragis, Empat Warga Ketapang Tewas di Dalam Sumur

Sabtu, 18 November 2017 02:41 WIB

Peristiwa itu bermula ketika keempat korban menguras sumur di lingkungan lembaga pendidikan Islam di Dusun Tobedes Laok.


Khofifah Beri Santunan Korban Longsor Jember

Sabtu, 18 November 2017 02:23 WIB

Santunan tersebut diberikan Menteri Sosial di sela-sela kegiatan kuliah umum pelatihan kader lanjut PMII


Jokowi: Indonesia Perlu Keseimbangan Kebijakan Luar Negeri

Sabtu, 18 November 2017 01:56 WIB

Upaya menciptakan keseimbangan dalam kebijakan politik luar negeri tersebut mendapatkan respon positif dari pemimpin Timur Tengah


Pelanggaran Dalam Operasi Zebra Tembus 3.800 Kasus

Sabtu, 18 November 2017 01:44 WIB

Kebanyakan pelanggaran dilakukan kendaraan roda dua karena ketidaklengkapan surat menyurat.


BNN Sulbar: Narkoba Merusak Otak

Sabtu, 18 November 2017 01:30 WIB

Indonesia saat ini dinyatakan pemerintah darurat narkoba karena terdapat 66 jenis narkoba yang masuk dan beredar di negara ini


Di Lebanon, Prajurit TNI Indobatt Latih Tentara UNIFIL dan LAF

Sabtu, 18 November 2017 01:18 WIB

Pelatihan Joint Urban Combat Training tersebute merupakan salah satu program dari PBB