News / Hukum / Berita

KPK Panggil 2 Saksi terkait Suap Dirjen Hubla

akurat logo
Bayu Primanda
Kamis, 14 September 2017 12:27 WIB
Share
 
KPK Panggil 2 Saksi terkait Suap Dirjen Hubla
Febri Diansyah - Juru Bicara KPK. AKURAT.CO/Bayu Primanda Putra

AKURAR.CO, Kasus Dugaan suap yang terjadi di Kementrian Perhubungan (Kemenhub) yang secara spesifik melibatkan Dirjen Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) masih terus diselidiki oleh Penyidik KPK.

Hari ini, Penyidik sendiri memanggil 2 orang saksi yakni Asep Alfian selaku Bagian Administrasi PT Adhiguna Keruktama, ‎dan Wisnoe Wihandani selaku Kasubdit Pengerukan dan Reklamasi Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub.

"Keduanya akan diminta keterangannya sebagai saksi untuk tersangka APK(Adi Putra Kurniawan‎)," ujar Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9).

Sekedar informasi,  ‎KPK telah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus ini. Kedua orang tersangka tersebut antara lain: Antonius Tonny Budiono selaku Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) dan Adiputra Kurniawan selaku PT Adhiguna Keruktama.

KPK pun saat ini tengah mendalami sumber uang yang terdapat di dalam 33 tas yang saat ini telah disita penyidik‎ sebagai barang bukti hasil suap yang dilakukan oleh Antonius Budiono atau Tonny.

Suap yang melibatkan Dirjen Hubla dan Komisaris PT Adhiguna Keruktama tersebut berkaitan dengan proyek pengerukan yang dikerjakan di Pelabuhan Tanjung Perak, Semarang, Jawa Tengah.

Kini, keduanya pun tengah menjalani masa penahanan sementara sembari menunggu proses pelengkapan berkas milik keduanya rampung dan akhirnya di mejahijaukan. Dalam hal ini, atas perbuatan Tony sebagai pihak penerima suap, Tonny pun diduga telah melanggar Pasal 12 huru a atau huruf b atau pasal 11 dan pasal 12 b Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undangn Nomor 20 tahun 2001.

Sedangkan, Adiputra sebagai pemberi suap dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto pasal 55 ayat 1 KUHP. []


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.


Peneliti Senior CSIS Anggap Airlangga Tokoh yang Aktif Melakukan Perubahan

Jumat, 24 November 2017 20:48 WIB

Menurut saya Golkar jangan dipimpin oleh orang yang murni politisi yang kemudian sudah tercemar dengan kekuasaaan