News / Daerah / Berita

Sudah Dilarang Naik, Seorang Pendaki Tewas di Mahameru

akurat logo
Arief Munandar
Kamis, 14 September 2017 05:19 WIB
Share
 
Sudah Dilarang Naik, Seorang Pendaki Tewas di Mahameru
Ilustrasi, lokasi meninggalnya korban.. Foto: youtube.com

AKURAT.CO, Pendaki asal Kota Surabaya bernama Muhammad Ridwan meninggal dunia setelah tertimpa batu saat perjalanan turun dari puncak Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut pada Selasa (12/9).

"Korban berhasil dievakuasi dari Pos Kalimati menuju ke Resort Ranupani pada Rabu sekitar pukul 13.30 WIB, kemudian diperiksa oleh bidan desa setempat dan dinyatakan sudah meninggal dunia," kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Budi Mulyanto saat dihubungi di Lumajang, Jawa Timur, Rabu (13/9).

Ia mengatakan korban meninggal dunia setelah turun dari puncak karena tertimpa batu yang jatuh dari atas di kawasan sekitar Watu Gede yang merupakan jalur antara Pos Kalimati dengan puncak Gunung Semeru (Mahameru) pada Selasa (12/9) sekitar pukul 09.15 WIB.

"Bongkahan batu tersebut mengenai kepala korban hingga tidak sadarkan diri, kemudian mengalami pendarahan di bagian telinga, mulut, hidung dan bagian luka, sehingga korban dibawa turun oleh rekan-rekannya hingga tiba di Pos Kalimati pada Selasa (12/9) sekitar pukul 17.00 WIB," tuturnya.

Setelah tiba di Pos Kalimati, rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas TNBTS di Pos Ranupani dan ditindaklanjuti dengan mempersiapkan tim evakuasi menuju Pos Kalimati pada Rabu pagi.

"Korban berhasil dievakuasi turun dari Kalimati ke Pos Ranupani dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Haryoto Lumajang untuk divisum. Setelah divisum, pihak TNBTS menyerahkan jenazah pendaki Semeru kepada keluarga korban untuk dibawa ke rumah duka di Krembangan Bakti Gang 6 No. 27 A, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya," katanya.

Budi mengatakan petugas TNBTS sudah memberikan imbauan kepada para pendaki terkait dengan batas aman jalur pendakian Gunung Semeru yakni 1 kilometer dari kawah aktif sesuai dengan rekomendasi PVMBG, sehingga pendakian disarankan hingga batas Pos Kalimati.

"Bahkan saat dilakukan brifing kepada para pendaki yang akan naik gunung tertinggi di Pulau Jawa itu sudah diberikan gambaran tentang aktivitas Gunung Semeru yang masih aktif dan berstatus waspada itu, sehingga pendaki dilarang keras naik ke Mahameru karena sangat berbahaya," ujarnya.

Pihak TNBTS juga sudah memasang rambu-rambu peringatan untuk tidak naik ke puncak Semeru dan membuat pengumuman batas pendakian gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu hanya Kalimati saja, namun masih banyak pendaki yang nekat menerobos naik ke Mahameru.[]

 


Editor. Ainurrahman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Ribuan Siswa Biak Peringati Hari Guru Nasional di Sekolah

Sabtu, 25 November 2017 08:51 WIB

Ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Biak Numfor, Papua memperingati hari guru Nasional


PGRI Kaltim Minta Kesejahteraan Guru Lebih Ditingkatkan

Sabtu, 25 November 2017 08:45 WIB

Sebagai provinsi yang mencanangkan program wajib belajar 12 tahun, tentu Kaltim harusnya sudah mumpuni dalam aspek kesejahteraan guru


Pemkab Badung Apresiasi Guru Honorer Beri Gaji Sesuai UMK

Sabtu, 25 November 2017 08:43 WIB

Pemkab Badung, Bali, akan mengapresiasi para guru honor yang memenuhi jam mengajar dengan memberikan gaji sesuai UMK


Siapakah Militan Sinai yang Diduga Menyerang Masjid al-Rawda?

Sabtu, 25 November 2017 08:37 WIB

Serangan militan di masjid al-Rawda, Bir al-Abed, Sinai Utara, Mesir, terjadi secara mengejutkan dan brutal hingga menewaskan 235 orang


Sedang Jalani Program Bayi Tabung? Tetaplah Berhubungan Badan

Sabtu, 25 November 2017 08:35 WIB

Hubungan badan dikhawatirkan mengganggu transfer embrio yang memakan waktu selama 48 jam hingga dua pekan.


Singapura Kagumi Sumsel Tanpa Konflik

Sabtu, 25 November 2017 08:31 WIB

Singapura mengagumi provinsi Sumatera Selatan tanpa konflik sehingga perkembangan pembangunan cukup pesat.


Paduan Suara dan Orkestra Ramaikan Peringatan Hari Guru di Kemendikbud

Sabtu, 25 November 2017 08:24 WIB

Gubernur DKI Jakarata Anies Rasyid Baswedan yang juga mantan Mendikbud dijadwalkan mengisi acara tersebut


Masjid yang Diserang Militan Sinai Biasa Digunakan Pengikut Tasawuf

Sabtu, 25 November 2017 08:10 WIB

Beberapa kelompok militan, termasuk Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menganggap tasawuf sebagai bid'ah


Warna Bibir Ungkapkan Banyak Hal Tentang Kesehatan

Sabtu, 25 November 2017 08:05 WIB

Tak hanya mata, ternyata warna bibir bisa jadi deteksi masalah di tubuh lho.


Twitter Kembangkan Fitur Bookmark

Sabtu, 25 November 2017 07:51 WIB

Twitter telah mencoba sejumlah desain dan menentukan satu yang paling mudah untuk dinavigasikan dengan mengujinya kepada komunitas.


Kader PAN Desak Rusli Matdian Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Sabtu, 25 November 2017 07:46 WIB

Sejumlah kader Partai Amanat Nasional Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mendesak Ketua DPD Rusli Matdian agar mengundurkan diri.


Kamu Pecinta Kopi? Yuk Datang ke Toraja Coffee House

Sabtu, 25 November 2017 07:44 WIB

Kopi Toraja mendapat tempat di hati masyarakat, tidak hanya di Indonesia, namun juga di kancah Internasional.


Jennifer Dunn Dihujat, Hotman Paris: Orang Lain Punya Istri 4 Boleh

Sabtu, 25 November 2017 07:39 WIB

Kenapa orang lain punya istri empat boleh. Kan agama saya mengizinkan. Sudah itu aja.


Bangkitkan Sensasi Seks dengan Pola Pikir Erotis

Sabtu, 25 November 2017 07:32 WIB

Pola pikir bukan hanya berkaitan dengan pendidikan dan pekerjaan semata. Dalam urusan seks, pola pikir pasangan juga sangat penting.


Menyusui Bisa Cegah Alergi Makanan pada Bayi

Sabtu, 25 November 2017 07:29 WIB

ASI merupakan antibody alami yang bisa mencegah bayi terserang penyakit.