Kornas KSS: Indonesia Aktor Penting dalam KSS

akurat logo
Muslimin
Rabu, 13 September 2017 22:33 WIB
Share
 
Kornas KSS: Indonesia Aktor Penting dalam KSS
Kementerian Luar Negeri mengumumkan perkembangan lapiran tahunan kerjasama selatan selatan dan tringular di Jakarta, Rabu (13/9). AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Ketua Tim Pelaksana Koordinasi Nasional Kerja Sama Selatan-selatan (Tim Kornas KSS) Mohammad Syarif Alatas mengatakan, Indonesia mengambil posisi sebagai aktor penting dalam keikutsertaan KSS. Hal tersebut untuk meningkatkan peran dan pengaruh dalam kemitraan internasional.

Ada tiga pertimbangan utama Indonesia harus mengambil peran itu yakni konteks sejarah, politik, dan ekonomi.

"Melalui pelaksanaan KSS, Indonesia berupaya memupuk solidaritas antar negara berkembang sekaligus menguatkan kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat dalam rangka menuju kemandirian bersama dan mempercepat pembangunan untuk mengatasi masalah global," ujar Mohammad Syarif yang juga Direktur Kerja Sama Teknik Kemenlu, pada saat peluncuram laporan tahunan kerja sama Selatan-selatan dan Tringular (KSST) 2016 dan peluncuran program KSS di Jakarta, Rabu (13/9).

Lapiran tahunan KSST 2016 mendokumentasikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan pemerintah Indonesia dalam kerangka KSST. Laporan tahunan itu, disampaikan ke publik sebagai salah satu transparansi dan akuntabilitas.

Dalam kurun waktu satu tahun tercatat setidaknya 51 kegiatan yang telah dilaksanakan dan diikuti oleh 1.119 peserta yang berasal dari 66 negara. Jumlah peserta dan negara yang yang terlibat kerjasama pembangunan dengan Indonesia meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Sebelumnya hanya 652 peserta dari 42 negara.

Sementara itu, dari sisi finansial, tahun 2016 tercatat nilai kontribusi untuk mendukung kerja sama pembangunan internasional sebesar 15,08 juta dolar AS. Dimana 15,04 juta dolar AS berasal dari APBN pemerintah Indonesia.

Mohammad Syarif mengatakan, akhir tahun 2016 tim KSS memasuki momentum baru dengan beralihnya peran Koordinator dari Kementerian PPN/Banppenas kepada Kemenlu.

"Berkaca dari tahun 2016, sebagaimana dipaparkan dalam laporan tahunan ini, diharapkan tata kelola KSS Indonesia kedepan akan semakin baik, sinergi dari seluruh pemangku kepentingan akan semakin baik, sinergi dari seluruh pemangku akan semakin kuat dan tentunya profil KSS Indonesia di forum internasional akan semakin terdepan," harapnya. []

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Tak Sampai 12 Jam, Panglima TNI: Evakuasi Sandera di Papua Bisa Dilaksanakan

Senin, 20 November 2017 07:02 WIB

"Tidak mungkin pasukan yang bergerak tanpa informasi yang akurat dan tepat"


Setnov: Saya Pikir Masih Diberi Kesempatan untuk Recovery

Senin, 20 November 2017 06:30 WIB

Setnov selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 01.15 WIB. Ia dibawa ke gedung KPK pada Minggu (19/11) pukul 23.35 WIB.


Disdukcapil Biak Siap Sediakan Kolom Aliran Kepercayaan di e-KTP

Senin, 20 November 2017 06:21 WIB

"Jika ada warga yang menganut aliran kepercayaan, kami jajaran Disdukcapil Biak siap memasukkan datanya di kolom agama"


Pelemahan USD Diharapkan Mampu Kerek Rupiah

Senin, 20 November 2017 06:20 WIB

Munculnya kisruh politik di pemerintah Presiden Trump diharapkan turut menambah sentimen positif pada Rupiah.


BI Direspon Positif, IHSG Balik Menguat

Senin, 20 November 2017 06:16 WIB

Tampaknya pelaku pasar tidak terlalu memperhatikan pergerakan bursa saham Asia.


Sundulan Aduritz Bikin Athletic Bilbao Raih Satu Angka

Senin, 20 November 2017 06:16 WIB

Hasil ini tak menggeser posisi Athletic Bilbao di peringkat ke-15 klasemen sementara La Liga dengan 12 angka.


Panglima TNI Terharu dengan 5 Perwira Misi Pembebasan Sandera di Papua

Senin, 20 November 2017 05:59 WIB

"Lima perwira tersebut menyampaikan kepada saya, bahwa keberhasilan milik anak buah, kegagalan adalah tanggung jawab perwira"


Gasperini: Icardi Menjadi Pembeda Inter

Senin, 20 November 2017 05:50 WIB

"Kami tahu Inter memiliki banyak peluang untuk mencetak gol dengan gaya menyerangnya."


Sebut Takbir Indikasi Teroris, DPR Desak Kapolri Copot Kapolres Dharmasraya

Senin, 20 November 2017 05:43 WIB

"Apa yang disampaikan Kapolres Dharmasraya, AKBP Roedy Yoelianto, sangat melukai hati umat Islam"


Tumbangkan "Favorit Goffin", Dimitrov Rajai Final ATP

Senin, 20 November 2017 05:36 WIB

Gelar ini merupakan yang keempat sepanjang 2017 bagi Grigor Dimitrov.


Polisi Prancis Tembak Mati Tiga Orang Lalu Bunuh Diri

Senin, 20 November 2017 05:26 WIB

"Polisi itu awalnya membunuh dua orang dengan senjatanya di jalan"


Dua Gol Icardi Bikin Rekor Tak Terkalahkan Inter Berlanjut

Senin, 20 November 2017 05:00 WIB

Inter Milan berada di posisi dua dan hanya berselisih dua poin dengan sang pemuncak klasemen Napoli yang mengemas 35 angka dari 12 laga.


Babak I: Miskin Peluang Tanpa Gol di Giuseppe Meazza

Senin, 20 November 2017 03:46 WIB

Hingga menit ke-40, baik Inter dan Atalanta, sama-sama mengemas 50 persen penguasaan bola.


Pembebasan Sandera di Papua Dilaksanakan Secara Senyap dan Teliti

Senin, 20 November 2017 03:27 WIB

"Kepolisian menyiagakan dan mengamankan warga sekitar, TNI bergerak dengan senyap"


Protes Berlebihan, Pelatih Valencia Absen Dampingi Timnya Kontra Barcelona

Senin, 20 November 2017 03:08 WIB

"Saya tidak suka ini, mereka (wasit) harus membiarkan pelatih berbicara," kata Quique Flores.