Aksi Bullying Kembali Terjadi di Dunia Pendidikan

akurat logo
Rizky Dewantara
Rabu, 13 September 2017 13:37 WIB
Share
 
Aksi Bullying Kembali Terjadi di Dunia Pendidikan
Siswa kelas X dipaksa meminum minuman keras oleh kakak kelasnya yang duduk di kelas XII. Ilustasi: Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Aksi bullying kembali terjadi di Kota Bogor, yang dilakukan senior kepada juniornya siswa kelas X IPA 1 SMAN 7 Bogor. Anak ini diduga dipaksa meminum minuman keras (miras) dan mendapat perlakuan kasar oleh kakak kelasnya.

Orangtua korban, Syaiful Anam (46), warga Kampung Sirnagalih  RT 02/RW 07, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat menceritakan aksi dugaan bullying yang menimpa anaknya itu.

“Waktu itu sampai jam 9 malam anak saya belum pulang, biasanya pulang jam 5 sore. Karena khawatir saya langsung menelpon, tapi suara dia terdengar seperti orang ketakutan.

Sesampainya di rumah akhirnya dia mengadu telah dipaksa minum miras, dipukuli, dan ditendangi oleh anak kelas XII,” ujarnya kepada wartawan, usai mengadukan peristiwa itu kepada Kepala Sekolah SMAN 7, Selasa (13/9).

Berdasarkan pengakuan sang anak, kata Syaiful, sebelum peristiwa itu terjadi LJ sempat dicegat oleh seniornya dan dibawa ke Taman Palupuh yang berlokasi di belakang SMAN 7. 

“Ada sekitar 20 orang kakak kelas yang membully anak saya. Korbannya bukan anak saya saja, ada 11 siswa lain, tetapi dua di antaranya berhasil meloloskan diri,” ungkapnya.

Syaiful menyatakan, saat ini anaknya mengalami trauma dan tak mau masuk sekolah. Ia sendiri sudah mengadukan peristiwa itu kepada pihak sekolah.

“Saya masih menunggu respon pihak sekolah, bila tak bisa diatasi terpaksa akan lapor polisi. Sejauh ini saya telah mengumpulkan saksi-saksi dan bukti,” bebernya.

Masih kata dia, pihaknya menuntut pihak sekolah mengeluarkan siswa yang terbukti melakukan bullying terhadap anaknya. “Ini mencoreng dunia pendidikan, sebab aksi tersebut sudah masuk tindak kekerasan dan kriminal berat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Agus Setiadi mengatakan, pihak sekolah sudah mengundang secara resmi orangtua korban untuk dimintai klarifikasi bersama Babinkamtibmas dan Babinsa Bogor Utara.

"Orangtua LJ sudah melaporkannya ke kami. Dan pihak sekolah akan segera mengkroscek dengan menemui ketua RT setempat  untuk menanyakan apakah anak-anak sekolah ada di Taman Palupuh pada malam hari. Saya akan ke rumah korban akan mengajak ngobrol anaknya,” akunya

Agus juga menegaskan, sekolah sendiri akan menjatuhkan sanksi apabila ada anak didiknya terlibat bullying. 

"Kami meminta bantuan dari masyarakat untuk memantau, teguran didahulukan kemudian dirapatkan dengan dewan guru dan wali kelasnya kemudian diputuskan hukuman kepada pelaku," tambahnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.


Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.