News / Daerah / Berita

Polda Jabar Ungkap Pembuat STNK Palsu Khusus Moge

akurat logo
Avila Dwiputra
Selasa, 12 September 2017 16:53 WIB
Share
 
Polda Jabar Ungkap Pembuat STNK Palsu Khusus Moge
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menunjukkan barang bukti plat nomor palsu yang digunakan untuk Motor Gede. AKURAT.CO/Avila Dwiputra

AKURAT.CO, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat mengamankan puluhan moge (motor gede) jenis sport dan harley, serta beberapa mobil mewah.

Penyitaan yang dilakukan kepolisian terkait dengan pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK) palsu. Polisi juga mengamankan tiga orang tersangka, yakni SJ, ED, dan UR.

Kasus ini terungkap dari penjualan moge yang diduga bodong atau tidak memiliki kelengkapan surat-surat. Setelahnya, Sub Direktorat I Ditreskrimum Polda Jabar lakukan pemantauan dan pengembangan, alhasil petugas berhasil membongkar praktik jual beli moge jaringan nasional.

"Sindikat ini sudah berjalan‎ 5 tahun, sejak tahun 2012," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, dalam ekspose di Mapolda Jabar, Selasa (12/9).

Agung menuturkan, tim Ditreskrimum yang dipimpin langsung Kasubdit I AKBP Budi Satria, melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap salah seorang pelaku berinisial SJ di Bandung.

Dari penangkapan itu, petugas melakukan pengembangan ke wilayah DKI Jakarta, dan mengamankan dua orang lainnya, yakni ED dan UR.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, sindikat ini mampu mencetak tiap pesanan dalam tempo satu hingga dua hari, dengan harga Rp 5 juta sampai Rp 6 juta," sebut Agung.

Dalam setahun, sindikat ini mampu mencetak 300 STNK abal-abal alias palsu. Tiap tersangka miliki peranan berbeda, SJ diketahui sebagai kordinator setiap pemesan, mengajukan permintaan untuk pembuatan STNK palsu kepada ED.

Kemudian, ‎ED menghubungi UR untuk membuat STNK tersebut.

"STNK ini cukup mirip, namun salah satu kekurangannya, tidak adanya logo Tribrata dalam STNK itu. Bahan kertasnya juga beda," papar mantan Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri tersebut.

Agung menyatakan, kepolisian bakal memproses para pemilik motor, serta melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada kendaraan-kendaraan bermotor, terlebih motor besar, dengan mengadakan razia di lapangan.

Dari ketiga tersangka, polisi mendapatkan satu komputer, satu printer, 350 lembar STNK palsu, serta blanko kosong sebanyak 540 lembar. Petugas masih melakukan pengembangan penyidikan terkait kasus tersebut.

Ketiganya dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan, dengan ancaman pidana enam tahun penjara.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Berkursi Roda, Setnov Gunakan Rompi Tahanan KPK

Senin, 20 November 2017 00:46 WIB

"Yang bersangkutan (Setnov) tidak membutuhkan lagi rawat inap?. Maka pembantaranya tidak dibutuhkan lagi"


IDI Tegaskan Analisa Kesehatan Setnov Tak Berdasarkan Sosmed

Senin, 20 November 2017 00:38 WIB

Tim IDI yang diterjunkan bertugas untuk memberikan 'second opinion' dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter RSCM.


Inter vs Atalanta: Fakta dan Data Tim Sesama Biru-Hitam

Senin, 20 November 2017 00:30 WIB

Kedua tim sama mempunyai kostum ciri khas biru-hitam.


Babak I: Will Hughes Bikin Debut Moyes Tertinggal

Senin, 20 November 2017 00:13 WIB

David Moyes berdiri di tepi lapangan dalam debutnya untuk West Ham United.


Setya Novanto Akhirnya Resmi Ditahan KPK

Minggu, 19 November 2017 23:57 WIB

"Setelah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, dinyatakan tidak perlu lagi dilakukan perawatan"


Panglima TNI: Ulama Indonesia Ajarkan Umatnya Melindungi Umat Lain

Minggu, 19 November 2017 23:47 WIB

Ulama di Indonesia selalu memberikan tausiyah kepada umatnya untuk menjadi seorang muslim yang cinta bangsa dan NKRI


Si Penakluk Nadal-Federer Mencari Pembalasan Dendam

Minggu, 19 November 2017 23:32 WIB

Grigor Dimitrov unggul head to head dengan skor 4-1 atas David Goffin.


Sampdoria Berikan Kekalahan Kedua untuk Juventus

Minggu, 19 November 2017 23:24 WIB

Selisih angka antara Juventus di posisi kedua dan Napoli pada posisi pertama klasemen Liga Serie A Italia melebar menjadi empat angka.


Pengamat: Kampanye Hitam Untungkan Bupati Ipong

Minggu, 19 November 2017 23:09 WIB

Semakin "dikuyo-kuyo" kandidat biasanya akan memperoleh efek mellow yang baik dipemilih Jawa.


PKS Dorong Pesantren Bisa Jadi Tulang Punggung Indonesia

Minggu, 19 November 2017 23:00 WIB

"Sejarah mencatat dengan tinta emas perjuangan ulama, pesantren dan umat Islam dalam memerdekakan republik"


Pencuri Rumah Kosong Beraksi, Satu Unit Motor dan Laptop Raib

Minggu, 19 November 2017 22:56 WIB

Pelaku adalah spesialis pencurian Rumsong.


Tiba di Rumah Mertua, Kahiang Ayu Disambut Tarian Onang-onang

Minggu, 19 November 2017 22:49 WIB

Keduanya disambut dengan tarian Onang-onang khas Mandailing. Dua orang pesilat diiringi tabuhan gendang menyambut iring-iringan rombongan.


Maju Pilgub, Herman Deru Akan Mewakafkan Dirinya untuk Sumsel

Minggu, 19 November 2017 22:47 WIB

Untuk membangun Sumsel harus mendahulukan rasa saling menghargai, bahu membahu dan bersatu.


KPK Tunggu Rekomendasi Dokter Soal Penahanan Setnov

Minggu, 19 November 2017 22:22 WIB

"Sabar ya kita tunggu dulu KPK mengikuti apa rekomendasi dokter"


Pengacara Setnov Dilaporkan ke KPK, AAN: Salah Kamar

Minggu, 19 November 2017 22:15 WIB

Pasalnya, Fredrich Yunadi tak pantas dikenakan pasal 21 lantaran tindakannya dianggap tak merintangi penyidikan KPK.