News / Politik / Berita
Kontroversi Victor Laiskodat

MKD Proses Dugaan Pelanggaran Etik Victor Laiskodat

akurat logo
Dedi Ermansyah
Selasa, 12 September 2017 07:30 WIB
Share
 
MKD Proses Dugaan Pelanggaran Etik Victor Laiskodat
Ilustrasi. AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Agung Widyantoro mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri terkait kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Victor Laiskodat. ‎

Menurut dia, koordinasi ini merupakan tugas dan kewenangan MKD untuk menyelidiki pelanggaran kode etik yang dilakukan Anggota DPR agar tidak tumpang tindih dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.

"Sepanjang terkait ada persoalan-persoalan unsur perbuatan pidana kami melakukan koordinasi dengan lembaga terkait," kata Agung Widyantoro saat dihubungi, Selasa (12/9).

Lebih lanjut, Agung mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, setelah bertemu dengan Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Antam Novambar, ada 6 laporan dari partai Gerindra, PKS, PAN dan beberapa Ormas terhadap Victor Laiskodat terkait pidatonya di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1 Agustus 2017 lalu.

Pidato Victor di NTT tersebut pun viral di dunia maya. Dalam video tersebut, Victor diduga menyebutkan ada empat partai yaitu Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN yang diduga mendukung adanya khilafah karena menolak Perppu Ormas.

Sementara laporan yang diterima MKD terkait kasus Victor Laiskodat berasal dari PKS dan Gerakan Pemuda Demokrat.

"Tetapi pada intinya baru pada proses penyelidikan," kata Agung.

Menurut Anggota Komisi II DPR ini, kasus Victor di Bareskrim sudah ada tindak lanjutnya. Namun, sebutnya, ‎beberapa informasi banyak mengalami berbagai hambatan dan kendala.

"Diantaranya para pelapor ketika diminta keterangan tidak pro aktif, sehingga ketika diminta bukti dan saksi itu tidak segera dipenuhi. Sehingga Bareskrim bersifat menunggu dari mereka (pelapor)," ujarnya.

Sedangkan tindak lanjut dari koordinasi dengan Bareskrim ini, Agung mengatakan, pihaknya pekan depan akan melakukan rapat internal untuk memutuskan apakah Victor Laiskodat‎ perlu dipanggil atau tidak.

"Ya hasil koordinasi dengan Bareskrim nanti akan dilaporkan ke rapat internal baru nanti akan putuskan memanggil Victor," ungkapnya.

Selain itu, tambah Agung, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan ke tempat pidato Victor tersebut di NTT. "Ya minggu depan internal. Jika perlu MKD akan lakukan penyelidikan ke tempat waktu statement dilakukan, termasuk juga memanggil para pihak di NTT," pungkas politisi Partai Golkar ini.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.


Peneliti Senior CSIS Anggap Airlangga Tokoh yang Aktif Melakukan Perubahan

Jumat, 24 November 2017 20:48 WIB

Menurut saya Golkar jangan dipimpin oleh orang yang murni politisi yang kemudian sudah tercemar dengan kekuasaaan