News / Daerah / Berita

Pimpinan Budha Sulteng Malu Atas Perilaku Biksu di Myanmar

akurat logo
Arief Munandar
Jumat, 08 September 2017 22:19 WIB
Share
 
Pimpinan Budha Sulteng Malu Atas Perilaku Biksu di Myanmar
Ilustrasi, peristiwa pembantaian terhadap etnis Rohingya di Myanmar.. AKURAT.Co/Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Ketua Majelis Agama Budha Sulteng Wijaya Chandra mengaku malu atas perilaku Biksu Wirathu dan kelompok Budha radikal Myanmar yang berkedok baju biksu, namun melakukan tindakan tidak manusiawi kepada etnis muslim Rohingya di Myanmar.

"Saya tidak mengakui dia biksu karena mungkin dia hanya beli baju kiloan. Dia tidak melaksanakan ajaran yang benar tentang cinta kasih dalam semua agama," ," kata Wijaya saat bersama massa FPI dalam aksi Peduli Rohingya di Bundaran Hasanuddin Palu, Jumat (8/9).

Sementara itu, kata Wijaya, Umat Budha di Palu sangat bersyukur hidup berdampingan dengan mayoritas muslim, karena agama Budha yang minoritas terlindungi dengan baik.

Secara pribadi dan atas nama umat Budha, dia mengecam segala kekerasan yang terjadi di Rohingya. Empat tahun lalu pihaknya sudah menyurat resmi ke pusat, dan diteruskan kepada pemerintah Myanmar agar kasus kekerasan terhadap etnis Rohingya itu dihentikan.

Karena itu, pihaknya pun memberikan dukungan dan kepedulian terhadap konflik yang menimpa umat muslim Rohingya di Myanmar dalam bentuk pembukaan posko peduli muslim Rohingya di sekolah Karunadipa Palu.

"Kami berharap ini bisa bermanfaat untuk meringankan beban muslim Rohingnya,” tandasnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.


Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.