News / Hukum / Berita

Kerap Terima Pengusaha, Dirjen Hubla Sudah Koleksi Lebih 200 Kartu Nama

akurat logo
Bayu Primanda Putra
Selasa, 29 Agustus 2017 16:09 WIB
Share
 
Kerap Terima Pengusaha, Dirjen Hubla Sudah Koleksi Lebih 200 Kartu Nama
Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono berada di dalam mobil usai menjalani pemeriksaan, di KPK, Jakarta, Jumat (25/8) dini hari. Antonius Tonny Budiono ditahan KPK terkait kasus suap tender pemenangan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan barang bukti uang senilai Rp18,9 miliar dan rekening dengan saldo sebesar Rp1,174 miliar melalui operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Rabu (23/8). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

AKURAT.CO, Direktur Jenderal nonaktif Perhubungan Laut Antonius (Dirjen Hubla) Tonny Budiono mengakui dirinya sering menerima pengusaha maupun investor asing, baik yang berkaitan dengan proyek di Kementerian Perhubungan maupun yang tidak. 

Para pengusaha maupun investor asing yang mendatangi Tonny tersebut ternyata berasal dari perusahaan yang berbeda-beda.

"Beda-beda (perusahaan asing). Ada dari perusahaan asing, datang untuk mengurus investasi saya layani," ujar Tonny saat memasuki Gedung KPK, Jakarta, Selasa (29/8).

Tonny sendiri hari ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan.

Keduanya saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengerjaan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. 

Berdasarkan keterangan dari Tonny, selama menjabat sebagai Dirjen Hubla, dirinya memang sering menerima orang-orang tersebut di kantornya. Bahkan, saking seringnya, sejauh ini sudah ratusan orang yang diterima olehnya . 

"Banyak yang datang bisa dilihat di kumpulan kartu nama saya pasti banyak banget. Mungkin bisa lebih dari 200 kartu nama yang datang ke saya," ujarnya.

Penerimaan kedatangan para investor asing maupun pengusaha tersebut menurut Tonny sebagai bagian dari tugasnya dalam melayani para pengusaha yang datang ke kantornya, tanpa meminta imbalan apapun. 

Meskipun, ia juga tak menampik bahwa mereka yang datang bukan hanya pemenang dalam proyek di lingkungan Ditjen Hubla Kemenhub. 

"Gini, saya tuh biasanya kalau mereka datang, siapapun yang datang pasti saya layani," tuturnya. 

Terkait kasus yang menimpa dirinya, Tony mengklaim bahwa selama ini dirinya tidak pernah mengetahui siapa saja yang menang dalam setiap lelang proyek di lembaganya, khususnya dalam proyek pengerukan.

Termasuk PT Adhiguna Keruktama yang kerap memenangi proyek pengerjaan sejumlah pelabuhan sejak 2012 hingga tahun ini. Terhitung Perusahaan tersebut telah 5 kali memenangkan proyek pengerjaan pengerukan yang dilelang oleh Kementrian Perhubungan, hubungan Laut.

"Kalau mereka datang ke saya, saya mau bukan memenangkan. Tapi Anda secara profesional melakukan tender. Kalau Anda menang pasti menang," kata Tonny. 

Tonny pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran dirinya telah mengakui adanya suap yang ia terima sejak tahun 2016 lalu. Menurut Tonny, uang yang dikumpulkan di luar dari penghasilan resminya itu digunakan sebagai operasional. 

Diketahui, Tonny diduga menerima uang dari Adiputra dan sejumlah perusahaan lain. Total uang yang diamankan KPK dari tangan Tonny mencapai Rp20 miliar.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

PGN Akui Telah Kantongi Izin Caplok Pertagas

Jumat, 27 April 2018 09:55 WIB

PGN mengakui telah mendapat izin prinsip dari pemegang saham untuk berintegrasi dengan Pertagas


Jennifer Dunn Jalani Sidang Keempat, Faisal Harris Absen

Jumat, 27 April 2018 09:50 WIB

Faisal Harris dituding menjadi suami dari pernikahan siri Jennifer Dunn.


Tembakan Maut Polisi Akhiri Pelarian Perampok Sadis di Palembang

Jumat, 27 April 2018 09:47 WIB

Tersangka juga menghujani anggota polisi dengan tembakan bertubi-tubi menggunakan senjata api rakitan (senpira).


IHSG Dibuka Merangkak Tipis

Jumat, 27 April 2018 09:45 WIB

Barisan top gainers, yaitu: Pelita Samudera Shipping, Inti Agri Resources dan Media Nusantara Citra


Nikita Mirzani Terpikir Ganti Kelamin, Lucinta Luna Tersindir

Jumat, 27 April 2018 09:39 WIB

Lucinta Luna balas menyindir Nikita melalui instagram story.


Serikat Pekerja: Prespres TKA Memang Legal Sesuai UU Ketenagakerjaan?

Jumat, 27 April 2018 09:37 WIB

Indra sayangkan pihak-pihak yang membuat Perpres TKA hanya ingin senangkan hati Presiden tanpa pikirkan dampak peraturan yang diberlakukan.


Cedera Paksa Muguruza dan Kerber Angkat Koper

Jumat, 27 April 2018 09:37 WIB

Dua petenis unggulan itu harus angkat koper dari Stuttgart Terbuka.


Traveling Bersama Anak? Jangan Khawatir..

Jumat, 27 April 2018 09:34 WIB

Ada panduan menarik bagi ayah dan bunda ketika berlibur bersama anak-anak ke luar negeri.


Dukung Kemenag, MUI Tak Ingin Masjid Jadi Wahana Politik Praktis

Jumat, 27 April 2018 09:33 WIB

"Karena sering kali kegiatan politik praktis itu diwarnai dengan intrik, fitnah, dan adu domba."


Pengamat: Era Ahok Jadi Tempat Pengaduan Warga, Kini Balai Kota untuk Kampanye

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Trubus menyebut Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menyalahi aturan dan seharusnya dia mengikuti pergub yang telah ada.


MU Tolak Geser Jadwal, Persija vs Persib Makin Tak Jelas

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Tanggal 4, MU dijadwalkan bentrok dengan Persib di Pamekasan, Madura.


Patah Hati Bisa Picu Kematian? Ini Kata Pakar

Jumat, 27 April 2018 09:11 WIB

Begini penjelasan pakar ahli jantung dan asisten profesor klinik di New York University.


Preview: Ujian Awal Mental Bertanding Pemain Indonesia U-23

Jumat, 27 April 2018 08:56 WIB

Milla menyadari Bahrain U-23 bukan lawan yang sangat mudah untuk dikalahkan.


Meriahkan Ramadan, Rhoma Irama, Ani, dan Rika Kembali ke Layar Kaca

Jumat, 27 April 2018 08:51 WIB

Rhoma menjelaskan, Tuhan menciptakan cinta dan kasih dalam tiap individu.


Bawa Puluhan Kayu Tanpa Dokumen, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

Jumat, 27 April 2018 08:43 WIB

Rezki mengungkapkan, saat ini kedua tersangka telah diamankan ke Mapolres Aceh Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.