News / Hukum / Berita

Namarin: Tak Kaget Ada OTT, Sistem di Hubla Memang Sudah Amat Busuk

akurat logo
Melly Kartika Adelia
Jumat, 25 Agustus 2017 10:26 WIB
Share
 
Namarin: Tak Kaget Ada OTT, Sistem di Hubla Memang Sudah Amat Busuk
Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi.

AKURAT.CO, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi mengaku tidak terkejut dengan operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Pejabat Perhubungan Laut di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Rabu (23/8) malam.

Menurutnya, kembali terjeratnya pejabat hubla dalam kasus suap menunjukkan dugaan praktik korupsi di institusi tersebut sudah teramat parah.

"Saya tidak kaget dengan OTT tadi. Sistem di hubla itu sudah amat busuk, tak ada check and balances. Semuanya berputar di orang-orang hubla saja," ungkapnya kepada AKURAT.CO, Jumat (25/8).

Siswanto mengatakan, Hubla memang banyak mengurus hal-hal yang melibatkan banyak uang di dalamnya.

Maka itulah, kata Siswanto, peluang untuk korupsi di bagian ini sangat terbuka luas.

"Dijten Hubla selama ini mengurusi banyak hal. Mulai dari mengurusi pelabuhan, pelayaran, kepelautan, pembangunan kapal perintis/tol laut dan sebagainya. Semua itu sarat dengan uang yang ditengarai dimanfaatkan orang-orang nakal," tandasnya.

Lebih lanjut, Siswanto menjelaskan bahwa korupsi di Hubla sudah sangat akut. Hal itu dapat dilihat dari keterlibatan PNS di institusi tersebut yang mulai dari tingkat bawah hingga atas.

"PNS tingkat bawah bermain di uang kecil sementara tingkat atas bermain di angka jutaan. Tidak ada urusan di Hubla yang tidak mengeluarkan uang pelicin," kata Siswanto.

Ia menuturkan, kemungkinan keakutan korupsi Hubla dimungkinkan karena sistem yang dibangun tidak memungkinkan adanya pengawasan pihak ketiga.

"Pengawasan yang ada hanya melibatkan kalangan internal Kementerian Perhubungan yang kental jiwa korps-nya. Sehingga, manakala ada kebusukan yang dilakukan adalah dengan menutup mata dan tahu sama tahu saja," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi suap terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) Tahun Anggaran 2016-2017.

"Setelah pemeriksaan awal yang dilanjutkan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek barang dan jasa di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2016-2017 yang diduga dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono (ATB)," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di Gedung KPK Jakarta, Kamis (24/8) malam.

KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan sejalan dengan penetapan dua orang tersangka, yaitu Antonius Tonny Budiono (ATB) dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan (APK).

Basaria menyatakan dari kegiatan operasi tangkap tangan yang dilakukan pada 23-24 Agustus 2017, KPK mengamankan sejumlah uang dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Pertama, kata dia, empat kartu ATM dari tiga bank penerbit yang berbeda dalam penguasaan ATB.

Kedua, lanjutnya, 33 tas berisi uang dalam pecahan mata uang rupiah, dolar AS, poundsterling, euro, ringgit Malaysia senilai total Rp18,9 miliar berupa "cash" dan dalam rekening Bank Mandiri terdapat sisa saldo Rp1,174 milir.

"Sehingga total uang yang ditemukan di Mess Perwira Ditjen Hubla adalah sekitar Rp20 miliar," cetusnya.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

PGN Akui Telah Kantongi Izin Caplok Pertagas

Jumat, 27 April 2018 09:55 WIB

PGN mengakui telah mendapat izin prinsip dari pemegang saham untuk berintegrasi dengan Pertagas


Jennifer Dunn Jalani Sidang Keempat, Faisal Harris Absen

Jumat, 27 April 2018 09:50 WIB

Faisal Harris dituding menjadi suami dari pernikahan siri Jennifer Dunn.


Tembakan Maut Polisi Akhiri Pelarian Perampok Sadis di Palembang

Jumat, 27 April 2018 09:47 WIB

Tersangka juga menghujani anggota polisi dengan tembakan bertubi-tubi menggunakan senjata api rakitan (senpira).


IHSG Dibuka Merangkak Tipis

Jumat, 27 April 2018 09:45 WIB

Barisan top gainers, yaitu: Pelita Samudera Shipping, Inti Agri Resources dan Media Nusantara Citra


Nikita Mirzani Terpikir Ganti Kelamin, Lucinta Luna Tersindir

Jumat, 27 April 2018 09:39 WIB

Lucinta Luna balas menyindir Nikita melalui instagram story.


Serikat Pekerja: Prespres TKA Memang Legal Sesuai UU Ketenagakerjaan?

Jumat, 27 April 2018 09:37 WIB

Indra sayangkan pihak-pihak yang membuat Perpres TKA hanya ingin senangkan hati Presiden tanpa pikirkan dampak peraturan yang diberlakukan.


Cedera Paksa Muguruza dan Kerber Angkat Koper

Jumat, 27 April 2018 09:37 WIB

Dua petenis unggulan itu harus angkat koper dari Stuttgart Terbuka.


Traveling Bersama Anak? Jangan Khawatir..

Jumat, 27 April 2018 09:34 WIB

Ada panduan menarik bagi ayah dan bunda ketika berlibur bersama anak-anak ke luar negeri.


Dukung Kemenag, MUI Tak Ingin Masjid Jadi Wahana Politik Praktis

Jumat, 27 April 2018 09:33 WIB

"Karena sering kali kegiatan politik praktis itu diwarnai dengan intrik, fitnah, dan adu domba."


Pengamat: Era Ahok Jadi Tempat Pengaduan Warga, Kini Balai Kota untuk Kampanye

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Trubus menyebut Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menyalahi aturan dan seharusnya dia mengikuti pergub yang telah ada.


MU Tolak Geser Jadwal, Persija vs Persib Makin Tak Jelas

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Tanggal 4, MU dijadwalkan bentrok dengan Persib di Pamekasan, Madura.


Patah Hati Bisa Picu Kematian? Ini Kata Pakar

Jumat, 27 April 2018 09:11 WIB

Begini penjelasan pakar ahli jantung dan asisten profesor klinik di New York University.


Preview: Ujian Awal Mental Bertanding Pemain Indonesia U-23

Jumat, 27 April 2018 08:56 WIB

Milla menyadari Bahrain U-23 bukan lawan yang sangat mudah untuk dikalahkan.


Meriahkan Ramadan, Rhoma Irama, Ani, dan Rika Kembali ke Layar Kaca

Jumat, 27 April 2018 08:51 WIB

Rhoma menjelaskan, Tuhan menciptakan cinta dan kasih dalam tiap individu.


Bawa Puluhan Kayu Tanpa Dokumen, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

Jumat, 27 April 2018 08:43 WIB

Rezki mengungkapkan, saat ini kedua tersangka telah diamankan ke Mapolres Aceh Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.