News / Politik / Berita
Jelang Pilkada 2018

Bursa Pilgub Jabar, Deddy Mizwar Dinilai Ungguli Ridwan Kamil

akurat logo
Melly Kartika Adelia
Senin, 17 Juli 2017 09:20 WIB
Share
 
Bursa Pilgub Jabar, Deddy Mizwar Dinilai Ungguli Ridwan Kamil
Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar . AKURAT.CO/ Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar unggul dibandingkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat ini bahkan mengalahkan kandidat lainnya seperti Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan Anggota DPR RI Dede Yusuf.

Hal ini disebutkan dalam hasil survei yang digelar oleh Indonesian Development Monitoring (IDM) dalam menyambut Pilkada Jabar 2018.

Direktur Eksekutif IDM Fahmi Hafel mengungkapkan, berdasarkan tingkat pengenalan masyarakat, sosok Deddy jauh lebih unggul jika dibanding lawannya, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Survei tersebut, lanjut Fahmi, telah dilakukan pada 28 Juni hingga 9 Juli 2017 lalu di 18 Kabupaten dan 9 Kota di Jawa Barat, dengan jumlah sampel sebanyak  1421 orang.

"Deddy Mizwar mengantongi sebanyak 36,3 persen suara masyarakat Jawa Barat secara spontan, elektabilitasnya tertinggi menempati posisi teratas," kata Fahmi dalam keterangan persnya, Senin (17/7).

Dalam tingkat penerimaan masyarakat (ekseptabilitas), artis yang terkenal dari Film Naga Bonar itu juga mengungguli calon lainnya yakni sebesar 89,2 persen.

"78,3 persen masyarakat Jabar menilai Deddy Mizwar memiliki kapabilitas memimpin dari responden memililihnya," lanjut Fahmi.

Akan tetapi, berbeda dengan Deddy Mizwar, hasil survei pada Ridwan Kamil justru jauh lebih rendah. Fahmi menyebut, Ridwan hanya memperoleh tingkat akseptabilitas sebanyak 59,3 persen. 

"Sebanyak 37,8 persen masyarakat Jabar menilai Ridwan Kamil memiliki kapabilitas sebagai Gubenur," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan tingkat pengenalan masyarakat, bakal calon lain seperti Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi hanya 39,5 persen, Anggota DPR RI dan Mantan Wagub Jawa Barat, Dede Yusuf 59,3 persen, aktivis perempuan Netty Prasetiyani 67,3 persen, dan Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa 37,4 persen.

Fahmi memaparkan bahwa pengetahuan masyarakat akan digelarnya Pilkada 2018 terbilang tak terlalu signifikan. Yakni hanya sebesar 60,3 persen.

Sementara 1421 responden dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling, cakupan data dianalisis dari responden asli sebanyak  1410, dengan ukuran sampel 1410 toleransi kesalahan (margin  of  error)  sebesar 2.61 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Tak Sampai 12 Jam, Panglima TNI: Evakuasi Sandera di Papua Bisa Dilaksanakan

Senin, 20 November 2017 07:02 WIB

"Tidak mungkin pasukan yang bergerak tanpa informasi yang akurat dan tepat"


Setnov: Saya Pikir Masih Diberi Kesempatan untuk Recovery

Senin, 20 November 2017 06:30 WIB

Setnov selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 01.15 WIB. Ia dibawa ke gedung KPK pada Minggu (19/11) pukul 23.35 WIB.


Disdukcapil Biak Siap Sediakan Kolom Aliran Kepercayaan di e-KTP

Senin, 20 November 2017 06:21 WIB

"Jika ada warga yang menganut aliran kepercayaan, kami jajaran Disdukcapil Biak siap memasukkan datanya di kolom agama"


Pelemahan USD Diharapkan Mampu Kerek Rupiah

Senin, 20 November 2017 06:20 WIB

Munculnya kisruh politik di pemerintah Presiden Trump diharapkan turut menambah sentimen positif pada Rupiah.


BI Direspon Positif, IHSG Balik Menguat

Senin, 20 November 2017 06:16 WIB

Tampaknya pelaku pasar tidak terlalu memperhatikan pergerakan bursa saham Asia.


Sundulan Aduritz Bikin Athletic Bilbao Raih Satu Angka

Senin, 20 November 2017 06:16 WIB

Hasil ini tak menggeser posisi Athletic Bilbao di peringkat ke-15 klasemen sementara La Liga dengan 12 angka.


Panglima TNI Terharu dengan 5 Perwira Misi Pembebasan Sandera di Papua

Senin, 20 November 2017 05:59 WIB

"Lima perwira tersebut menyampaikan kepada saya, bahwa keberhasilan milik anak buah, kegagalan adalah tanggung jawab perwira"


Gasperini: Icardi Menjadi Pembeda Inter

Senin, 20 November 2017 05:50 WIB

"Kami tahu Inter memiliki banyak peluang untuk mencetak gol dengan gaya menyerangnya."


Sebut Takbir Indikasi Teroris, DPR Desak Kapolri Copot Kapolres Dharmasraya

Senin, 20 November 2017 05:43 WIB

"Apa yang disampaikan Kapolres Dharmasraya, AKBP Roedy Yoelianto, sangat melukai hati umat Islam"


Tumbangkan "Favorit Goffin", Dimitrov Rajai Final ATP

Senin, 20 November 2017 05:36 WIB

Gelar ini merupakan yang keempat sepanjang 2017 bagi Grigor Dimitrov.


Polisi Prancis Tembak Mati Tiga Orang Lalu Bunuh Diri

Senin, 20 November 2017 05:26 WIB

"Polisi itu awalnya membunuh dua orang dengan senjatanya di jalan"


Dua Gol Icardi Bikin Rekor Tak Terkalahkan Inter Berlanjut

Senin, 20 November 2017 05:00 WIB

Inter Milan berada di posisi dua dan hanya berselisih dua poin dengan sang pemuncak klasemen Napoli yang mengemas 35 angka dari 12 laga.


Babak I: Miskin Peluang Tanpa Gol di Giuseppe Meazza

Senin, 20 November 2017 03:46 WIB

Hingga menit ke-40, baik Inter dan Atalanta, sama-sama mengemas 50 persen penguasaan bola.


Pembebasan Sandera di Papua Dilaksanakan Secara Senyap dan Teliti

Senin, 20 November 2017 03:27 WIB

"Kepolisian menyiagakan dan mengamankan warga sekitar, TNI bergerak dengan senyap"


Protes Berlebihan, Pelatih Valencia Absen Dampingi Timnya Kontra Barcelona

Senin, 20 November 2017 03:08 WIB

"Saya tidak suka ini, mereka (wasit) harus membiarkan pelatih berbicara," kata Quique Flores.