News / Daerah / Berita

Bantul Dorong Nelayan Manfaatkan Kapal Ikan Besar

akurat logo
Iwan Setiawan
Rabu, 29 Maret 2017 07:02 WIB
Share
 
Bantul Dorong Nelayan Manfaatkan Kapal Ikan Besar
Ilustrasi Kapal Ikan (Foto: Antara).

AKURAT.CO, Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendorong nelayan pantai selatan daerah ini memanfaatkan kapal ikan besar bantuan pusat saat cuaca ekstrem seperti saat ini.

"Kami sebetulnya sudah punya beberapa kapal besar, jadi kalau dengan cuaca buruk seperti ini, semestinya pakai kapal yang besar itu," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi di Bantul, Rabu (29/3).

Ia mengatakan pemanfaatkan kapal ikan besar bagi nelayan dalam mencari ikan itu di laut sebagai langkah sementara saat terjadi gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem hingga membuat nelayan tidak melaut dengan perahu motor tempel tersebut.

"Kalau pakai kapal besar tetap bisa melaut walaupun hasilnya tidak maksimal, tetapi tetap lumayan. Kalau misalnya nelayan sanggup, bisa ikut organisasinya karena kapal besar itu untuk nelayan Bantul," katanya.

Ia mengatakan setidaknya ada dua kapal ikan besar yang telah dihibahkan pemerintah ke kelompok nelayan atau koperasi nelayan Bantul, hanya saja kapal-kapal tersebut saat ini ditambatkan di Pelabuhan Sadeng Gunung Kidul.

"Kapal-kapal itu di Pelabuhan Sadeng Gunung Kidul karena Bantul tidak punya pelabuhan di pantai selatan, tetapi itu punya masyarakat Bantul yang bisa dipakai bareng-bareng, ada koperasinya juga," katanya.

Menurut dia, nelayan Bantul yang ikut nelayan menangkap ikan dengan kapal besar jumlahnya masih sedikit atau sekitar 15 nelayan, sementara sisanya teman-teman nelayan dari daerah lain atau Gunung Kidul.

"Kalau nelayan yang pakai kapal besar dari luar saya tidak hafal, namun kalau yang dari Gunung Kidul itu yang sudah ahli-ahli, jadi untuk nelayan Bantul masih perlu dilatih agar bisa ikut kapal ikan," katanya.

Sementara itu, menurut dia, kondisi yang dialami nelayan pantai selatan yang tidak melaut karena gelombang tinggi ini sudah dirasakan nelayan dalam beberapa hari terakhir. Ini disebabkan faktor cuaca ekstrem pada musim pancaroba.

"Ini karena faktor cuaca ekstrem. Kalau menurut BMKG itu prediksinya sampai pertengahan April, hanya saja kalau ketinggiannya belum tahu, tetapi itu pengaruh angin dan hujan," katanya.[]

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Jokowi Tekankan Pada Karya Tunai dalam Pembangunan Infrastruktur

Senin, 19 Februari 2018 12:57 WIB

Presiden Jokowi: Dengan padat karya tunai ini peredaran uang di desa, di daerah semakin meningkat.


Industri Pengolahan Non Migas Ditarget Raih Investasi Rp345,4 Triliun

Senin, 19 Februari 2018 12:53 WIB

Kemenperin targetkan pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas sebesar 5,67 persen, dengan total target investasi sebesar Rp345,4 T


Miliki Bukti Kuat, Hari Ini PBB Daftarkan Gugatan KPU ke Bawaslu

Senin, 19 Februari 2018 12:46 WIB

Yusril menduga, hasil itu diubah KPU Provinsi Papua Barat setelah pleno menjadi Tidak memenuhi syarat.


Bursa Asia Melaju Variatif

Senin, 19 Februari 2018 12:45 WIB

Reza: ASX bergerak variatif dimana saham-saham pertambangan melemah namun, diimbangi dengan kenaikan saham-saham perawatan kesehatan


Minta Anies Ditegur, Puluhan Lansia Gelar Aksi di depan Gedung DPRD DKI

Senin, 19 Februari 2018 12:43 WIB

Menuntut Pemprov DKI Jakarta membuka Jalan Jatibaru kembali sesuai fungsinya


Gunung Sinabung Juga Lontarkan Batu

Senin, 19 Februari 2018 12:41 WIB

Batu kerikil letusan gunung Sinabung ditemukan warga di Desa Kutarayat.


IHSG Tunjukkan Tren Penguatan Hingga Jeda Siang

Senin, 19 Februari 2018 12:40 WIB

Saham-saham yang bertengger dalam jajaran top gainers, antara lain UNTR, INKP, dan BBCA.


Pasar Obligasi Terhalang Rupiah

Senin, 19 Februari 2018 12:40 WIB

Reza: Adanya aksi jual membuat sejumlah harga obligasi, termasuk obligasi acuan cenderung melemah


Nazarudin Ungkap Semua Fraksi Terima Duit e-KTP

Senin, 19 Februari 2018 12:35 WIB

Nazar pun menyebut bahwa Fraksi Demokrat menerima uang sebesar US$1 juta yang diberikan lewat Mirwan Amir.


Pertigaan Jalan Serua dan Curug Bojong Sari Akan Diperlebar

Senin, 19 Februari 2018 12:35 WIB

Manto: Usulan pelebaran pertigaan Serua dan Curug sangat memungkinkan untuk direalisasikan.


Ini Kata Anisa Rahma Soal Wisata Muslim di Singapura

Senin, 19 Februari 2018 12:33 WIB

Sejumlah artis muslim pun merasakan kenyamanan berkunjung ke Singapura, seperti yang disampaikan Anisa Rahma.


Sudah Sebulan, Polisi Belum Periksa Oknum Brimob Pelaku Penembakan di Bogor

Senin, 19 Februari 2018 12:30 WIB

Saksi kunci sampai saat ini belum bisa dikatakan sehat secara fisik dan mental.


Ekspor Ikan Tuna Beku ke AS, Sulut Sumbang Devisa 368.978 USD

Senin, 19 Februari 2018 12:30 WIB

Darwin: Permintaan ikan tuna dari negara paman Sam tersebut terbilang cukup tinggi di bulan Februari 2018


Narkoba Jerat Anak Artis, Begini Doa Ira Wibowo untuk Anak-anaknya

Senin, 19 Februari 2018 12:30 WIB

Potret peristiwa tersebut, rupanya menjadi perhatian khusus bagi aktris senior Ira Wibowo.


Berawa Beach Art Festival Akan Hadirkan Kecak Kolosal

Senin, 19 Februari 2018 12:28 WIB

Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung akan menggelar kegiatan seni dan budaya "Berawa Beach Art Festival".