News / Hukum / Berita

PN Jaksel Tolak Praperadilan MAKI dalam Kasus RJ Lino

akurat logo
Yudi Permana
Kamis, 17 Mei 2018 22:50 WIB
Share
 
PN Jaksel Tolak Praperadilan MAKI dalam Kasus RJ Lino
ilustrasi. AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) terkait penghentian penyidikan secara materil kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun anggaran 2010 di PT Pelindo II dengan tersangka RJ Lino. Majelis Hakim beralasan MAKI tidak dapat menunjukkan bukti-bukti dihentikannya penyidikan.

"Mengadili dalam eksepsi menolak eksepsi pemohon seluruhnya dalam pokok perkara menyatakan bahwa permohonan pemohon tidak dapat diterima," kata hakim tunggal Ahmad Guntur dalam membacakan putusan di PN Jaksel, Jl Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (17/5).

Sebelumnya MAKI menilai bahwa dasar diajukan praperadilan tersebut karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai termohon telah melakukan penghentian penyidikan karena tidak kunjung melimpahkan tahap dua ke pengadilan tindakan pidana korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

"Menimbang bahwa setelah mencermati intisari dari permohonan pemohon dalam perkara aquo, ada penghentian penyidikan secara diam-diam yang dilakukan terhadap kasus RJ Lino dengan permintaan segera melimpahkan kepada penuntut umum KPK dan selanjutnya untuk dilakukan penuntutan di pengadilan Tinggi, Jakarta Pusat," ujar majelis hakim.

Berdasarkan pemeriksaan dalam persidangan, hakim menilai bahwa MAKI tidak dapat menunjukkan bukti bahwa KPK telah menghentikan penyidikan kasus tersebut.

"Dalam pertimbangannya bahwa suatu penyidikan dinyatakan telah dihentikan oleh penyidik diperlukan adanya suatu penetapan dari penyidik yang menyatakan dengan tegas bahwa penyelidikan terhadap tersangka sudah dinyatakan di hentikan," ucap hakim Guntur.

Selain itu majelis Hakim menilai bahwa bukti yang diajukan oleh MAKI sebagai pemohon tidak ada satu pun yang membuktikan bahwa termohon KPK telah menetapkan telah membuat surat yang menyatakan bahwa telah menghentikan penyelidikan terhadap RJ Lino.

"Sebagaimana yang dimaksudkan pemohon melainkan bukti-bukti yang diajukan dengan putusan-putusan serta berita-berita di media masaa yang menurut hakim tidak bisa dijadikan pedoman untuk membuktikan dalil yang dikemukakan pemohon," imbuhnya.

Lebih lanjut majelis hakim PN Jaksel mengatakan berdasarkan dalam KUHP tidak diatur atau tidak dikenal adanya istilah penghentian penyelidikan secara materil atau secara diam-diam oleh termohon KPK.

"Karena itu istilah yang dipakai oleh pemohon dalam menyikapi adanya suatu penyidikan yang dilakukan oleh penyidik KPK untuk menghentikan penyelidikan secara materil atau diam-diam karena tidak pernah ada peraturan yang menyebutkan istilah penghentian penyelidikan secara diam-diam didalam KUHP, "paparnya.

Selain itu, hakim menilai bahwa justru KPK bisa menunjukkan bukti bahwa penyidikan tidak dihentikan, dan masih dalam proses penyidikan.

"Sebagaimana jawaban termohon (KPK) bahwa penyidikan tersebut masih berlangsung dengan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk pembuktian dalam perkara pokok kepada tersangka yang bersangkutan, maka menurut hakim tidak terbukti adanya penghentian yang dimaksud oleh pemohon,” ujar hakim.

“Menimbang bahwa dari pertimbangan di atas hakim praperadilan berpendapat bahwa permohonan praperadilan yang diajukan oleh Boyamin sebagai pemohon tidak dapat diterima,” tegas Guntur.

Sebelumnya MAKI menggugat KPK dengan tudingan bahwa lembaga antirasuah itu telah menghentikan penyidikan kasus tersebut. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Teco: Kami Pastikan Diego Assis Cetak Gol Gunakan Tangan

Senin, 21 Mei 2018 02:37 WIB

"Lima menit terakhir kami dirugikan dengan keputusan wasit," tegasnya.


Unggah Ujaran Kebencian di FB, Satpam Bank Ditangkap Polres Simalungun

Senin, 21 Mei 2018 02:30 WIB

"Hasil interogasi bahwa AAD mengakui memang benar dia sendiri yang telah menulis dan menggugah kalimat tersebut ke facebook,"


Bupati Mahakam Ulu: Jaga Anak Dari Pengaruh Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 02:07 WIB

"Saya mendapat laporan bahwa remaja dan pemuda kita sudah ada yang terkena pengaruh dalam penyalahgunaan narkoba,"


Seungri 'Big Bang' Hadiri Penghargaan TOP 100 CEO

Senin, 21 Mei 2018 02:05 WIB

Bukan hanya penyanyi, Seungri buktikan dirinya sebagai calon CEO sukses di masa depan.


Bertemu di PBNU, Ini yang Dibahas Anwar Ibrahim dan Said Aqil

Senin, 21 Mei 2018 02:00 WIB

"Kita memperkuat hubungan antara Malaysia dan NU, terutama menyamakan persepsi Islam yang damai,"


Kemenag Keluarkan Daftar 200 Mubaligh, Politisi PAN Bilang Itu Tendensius

Senin, 21 Mei 2018 01:30 WIB

"Terkait dengan rekomendasi 200 mubaligh rujukan dari Kemenag itu sangat tidak adil dan seolah tendensius,"


Eibar Rusak Pesta Perpisahan Torres Bersama Atletico

Senin, 21 Mei 2018 01:22 WIB

Dua gol yang dicetak Torres pun menjadi sia-sia.


Rebut Italia Terbuka, Nadal Kembali Duduki Peringkat Satu Dunia

Senin, 21 Mei 2018 01:19 WIB

Nadal mengalahkan juara bertahan di partai final.


James Gunn Ucapkan Selamat Kepada Kru dan Para Pemain 'Deadpool 2'

Senin, 21 Mei 2018 01:05 WIB

Atas keberhasilan yang diraih, melalui sosial media, Gunn mengucapkan selamat.


PDIP: Cawapres Pendamping Jokowi Ditetapkan Setelah Pilkada

Senin, 21 Mei 2018 01:00 WIB

"Sampai saat ini kami belum putuskan yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019,"


Muhammadiyah: Teror Bentuk Ujian Persaudaraan dan Persatuan Bangsa

Senin, 21 Mei 2018 00:30 WIB

"Aksi teror beberapa waktu tadi merupakan musibah yang salah satunya sebagai bentuk ujian,"


Aplikasi Didi Perbarui Sistem Keamanan Setelah Kasus Pembunuhan Seorang Penumpang

Senin, 21 Mei 2018 00:30 WIB

Layanan Hitch sebelumnya memang menuai kritik dari pengguna.


Podium di Le Mans Tambah Percaya Diri Rossi

Senin, 21 Mei 2018 00:27 WIB

Hasil di MotoGP Prancis membuatnya lebih percaya diri untuk menghadapi balapan di Sirkuit Mugello.


Nanobaterai ini Mampu Isi Ulang HP dalam 5 Detik

Senin, 21 Mei 2018 00:10 WIB

Sekelompok peneliti asal Cornell University mengembangkan nanobaterai inovatif.


Iniesta Tak Pernah Bayangkan Jadi Ikon Barcelona

Senin, 21 Mei 2018 00:05 WIB

Iniesta mengucapkan itu dalam pesta perpisahan yang diadakan oleh manajemen Barcelona.