News / Politik / Berita

Tolak Wacana Perppu Terorisme, Karena Indonesia Negara Demokrasi

akurat logo
Dedi Ermansyah
Kamis, 17 Mei 2018 13:35 WIB
Share
 
Tolak Wacana Perppu Terorisme, Karena Indonesia Negara Demokrasi
Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid (kanan) saat menyampaikan pidatonya dalam diskusi publik memperingati Mosi Integral M. Natsir 3 April 1950 di ruang Fraksi PKS Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4). Diskusi ini merupakan kegiatan setiap tahun menyelenggarakan peringatan . AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid secara tegas menolak wacana Presiden Joko Widodo yang ingin menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 5 Tahun 2003 (Perppu) Tentang Anti Terorisme.

“Kita tidak mendukung Perppu, karena Indonesia adalah negara hukum dan negara demokrasi bukan negara Perppu. Jangan sedikit-dikit Perppu,” kata Hidayat di ruang kerjanya, Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5).

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini menegaskan, Perppu dikeluarkan harus melalui tahapan-tahapan dan harus berdasarkan pada kondisi yang sangat mendesak.

Terlebih, wacana dikeluarkannya Perppu tersebut dengan alasan DPR hingga kini belum menuntyaskan revisi UU terorisme sehingga pihak Kepolisian tidak bisa bergerak dengan leluasa dalam menangkap dan mengantisipasi aksi terorisme.

"Jadi, permasalahannya bukan perppu, tapi di pemerintah sendiri yang menunda pembahasan (RUU)," tukasnya.

Olehnya, dia menyarankan pada Joko Widodo memerintahkan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk kembali membahas Revisi UU Terorisme yang sempat tertunda lantaran pmerintah sendiri yang meminta ditunda pembahasan.

“Diselesaikan di eksekutif, dibahas bersama DPR dan DPR siap untuk membahas,” tukasnya.

Wacana terkait Perppu Terorisme mencuat setelah Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta Jokowi menerbitkan Perppu lantaran revisi UU Terorisme tak kunjung disahkan DPR.

Jokowi menyatakan akan menerbitkan perppu jika hingga Juni mendatang DPR tak kunjung merampungkan pembahasan RUU Terorisme.

"DPR dan kementerian terkait yang berhubungan dengan revisi UU Tindak Pidana Terorisme, yang juga kita ajukan pada bulan Februari 2016 yang lalu, sudah dua tahun untuk segera diselesaikan secepat-cepatnya,” kata Jokowi.


Editor. Bismarc Lesmana

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Airlangga: Golkar Bahas Cawapres Jokowi Setelah Pilkada

Selasa, 22 Mei 2018 03:15 WIB

"Mengenai cawapres kita bahas pascapilkada,"


Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp1,2 juta per hektare

Selasa, 22 Mei 2018 03:08 WIB

Dinstan Mukomuko optimis rehabilitasi jaringan irigasi tersier rusak dan peningkatan jaringan irigasi selesai pada tahun ini


Kembangkan Teknologi AI, Microsoft Akuisisi Semantic Machines

Selasa, 22 Mei 2018 03:05 WIB

Semantic Machines menggambarkan dirinya sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi dasar.


BPPTKG: Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga

Selasa, 22 Mei 2018 02:37 WIB

Status gunung berapi dinakan oleh pihak BPPTKG pada Senin (21/5) sekitar pukul 23.00 WIB.


TNI Sebut Doktrin Teroris Kuat di Dunia Maya

Selasa, 22 Mei 2018 02:30 WIB

"Dunia maya lebih rumit karena mereka bermain pada wilayah doktrin dan pikiran,"


Ketua DPR: Lapor Aparat Jika Ada Kelompok Meresahkan

Selasa, 22 Mei 2018 02:00 WIB

"Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum maupun pemimpin lingkungan setempat jika melihat kelompok mencurigakan,"


20 Tahun Reformasi, Fahri Hamzah: Sistemnya Sudah Baik Tapi Pemimpinnya Enggak

Selasa, 22 Mei 2018 01:57 WIB

"Sistemnya udah baik. apa yang belum suskes, pemimpinnya yang belum baik,"


Pencuri 43 Unit Motor di Kendari Diringkus Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:30 WIB

Pelaku yang berinisial "Swr" (43), dalam menjalankan aksinya selalu sendiri dan tidak melibatkan orang lain.


Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"


Jari 98 Dukung Faisal Assegaf Laporkan Politisi PKS ke Polda Metro Jaya

Selasa, 22 Mei 2018 00:20 WIB

"Itu langkah yang tepat dan patut kita dukung dengan keberanian saudara Faizal Assegaf,"


Madagaskar Muncul Sebagai Hotspot Baru Hiu Paus

Selasa, 22 Mei 2018 00:05 WIB

Hiu paus yang terancam punah ditemukan dalam jumlah besar.