News / Hukum / Berita

KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Bupati Bengkulu Selatan

akurat logo
Bayu Primanda
Rabu, 16 Mei 2018 21:26 WIB
Share
 
KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Bupati Bengkulu Selatan
Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers penetapan tersangka Bupati Lampung Selatan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu(16/5). AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi penangkapan Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud.

Dirwan yang juga dikenal sebagai Ketua DPW Partai Perindo Bengkulu Selatan diduga menerima sejumlah uang dari seorang kontraktor bernama Juhari terkait penanganan sejumlah proyek yang ada di Bengkulu Selatan.

"Diduga penerimaan total Rp 98 juta merupakan bagian dari 15% komitmen fee yang disepakati sebagai setoran kepada Bupati atas 5 proyek penunjukan langsung pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan yang dijanjikan di Pemkab Bengkulu Selatan senilai total Rp 750 juta komitmen fee sebesar Rp112.500.000," ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan dalam jumpa persnya di gedung KPK, Jakarta, Rabu(16/5).

Berikut ini merupakan kronologi tentang penangkapam Dirwan Mahmud yang dilakukan KPK.

Hari Selasa, 15 Mei 2018

Sekitar pukul 16.20 WIB, Tim Satgas KPK menduga telah terjadi penyerahan uang dari Juhari kepada Nursilawati Kasie kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan untuk diserahkan kepada Hendrati yang merupakan istri Bupati Bengkulu Selatan di rumah pribadi Hendrati di Kec. Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kemudian, setelah penyerahan terjadi, Juhari langsung menuju sebuah rumah makan di daerah Manna dan diamankan tim KPK sekitar pukul 17.00 WIB.

"Tim kemudian membawa JHR(Juhari) kembali ke rumah HEN(Hendrati),"tutur Basaria.

Sedangkan tersangka Nursilawati yang telah meninggalkan rumah Hendrati saat itu pergi menuju rumah kerabatnya di daerah Manna. Secara pararel, kemudian tim KPK lainnya
mengamankan Nursilawati sekitar pukul 17.15 WIB untuk kemudian dibawa kembali ke rumah Hendrati.

Setelah kedua tim tiba di rumah Hendrati, tim mengamankan uang Rp 75 juta dari tangan Nursilawati serta bukti tranfer sebesar Rp 15 juta.

"Rp 13 juta diduga berasal dari pemberian Juhari sebelumnya pada 12 Mei 2018," ucap Basaria.

Kemudian, tim KPK membawa Nursilawati ke rumah pribadinya di Kecamatan Manna dan mengamankan uang lainnya sebesar sekitar Rp 10 juta. Tim kemudian mengamankan dan membawa HEN, DM, dan JHR dari rumah pribadi HEN ke Kepolisian Daerah Bengkulu untuk menjalani pemeriksaaan awal.

Hari Kamis, 16 Mei 2018

Sekitar pukul 09.30 WIB, keempat tersangka diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta.

"Dari tangkap tangan ini, Tim mengamankan uang tunai Rp 85 juta, bukti transfer sebesar Rp 15 juta dan dokumen terkait Rencana Umum Pengadaan (RUP),"tandasnya.

Atas perbuatannya, Dirwan, Hendrati, dan Nursilawati selaku pihak penerima suap disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara pihak pemberi suap, Juhari disangkakan melanggar pasal pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Airlangga: Golkar Bahas Cawapres Jokowi Setelah Pilkada

Selasa, 22 Mei 2018 03:15 WIB

"Mengenai cawapres kita bahas pascapilkada,"


Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp1,2 juta per hektare

Selasa, 22 Mei 2018 03:08 WIB

Dinstan Mukomuko optimis rehabilitasi jaringan irigasi tersier rusak dan peningkatan jaringan irigasi selesai pada tahun ini


Kembangkan Teknologi AI, Microsoft Akuisisi Semantic Machines

Selasa, 22 Mei 2018 03:05 WIB

Semantic Machines menggambarkan dirinya sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi dasar.


BPPTKG: Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga

Selasa, 22 Mei 2018 02:37 WIB

Status gunung berapi dinakan oleh pihak BPPTKG pada Senin (21/5) sekitar pukul 23.00 WIB.


TNI Sebut Doktrin Teroris Kuat di Dunia Maya

Selasa, 22 Mei 2018 02:30 WIB

"Dunia maya lebih rumit karena mereka bermain pada wilayah doktrin dan pikiran,"


Ketua DPR: Lapor Aparat Jika Ada Kelompok Meresahkan

Selasa, 22 Mei 2018 02:00 WIB

"Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum maupun pemimpin lingkungan setempat jika melihat kelompok mencurigakan,"


20 Tahun Reformasi, Fahri Hamzah: Sistemnya Sudah Baik Tapi Pemimpinnya Enggak

Selasa, 22 Mei 2018 01:57 WIB

"Sistemnya udah baik. apa yang belum suskes, pemimpinnya yang belum baik,"


Pencuri 43 Unit Motor di Kendari Diringkus Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:30 WIB

Pelaku yang berinisial "Swr" (43), dalam menjalankan aksinya selalu sendiri dan tidak melibatkan orang lain.


Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"


Jari 98 Dukung Faisal Assegaf Laporkan Politisi PKS ke Polda Metro Jaya

Selasa, 22 Mei 2018 00:20 WIB

"Itu langkah yang tepat dan patut kita dukung dengan keberanian saudara Faizal Assegaf,"


Madagaskar Muncul Sebagai Hotspot Baru Hiu Paus

Selasa, 22 Mei 2018 00:05 WIB

Hiu paus yang terancam punah ditemukan dalam jumlah besar.