Terungkap Siapa Bocah Perempuan yang Dibopong Polisi Usai Bom Bunuh Diri

akurat logo
Siswanto
Senin, 14 Mei 2018 21:05 WIB
Share
 
Terungkap Siapa Bocah Perempuan yang Dibopong Polisi Usai Bom Bunuh Diri
Foto anak Perempuan Selamat Saat Kejadian Bom. Screencapture

AKURAT.CO, Akhirnya terungkap siapa bocah perempuan yang selamat dalam serangan bom bunuh diri di depan Polrestabes Surabaya. Bocah itu terekam CCTV ketika dibopong anggota polisi untuk diselamatkan sesaat setelah bom meledak.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaku yang melakukan aksi bom bunuh diri masih sekeluarga. Empat orang mati. "Tetapi anak tadi terlempar, masih selamat," kata Tito dalam konferensi pers.

Pagi tadi, AKURAT.CO memberitakan video anggota polisi menyelamatkan seorang anak usai serangan bom bunuh diri di pintu gerbang Polrestabes Surabaya.

"Ayo dik, hati-hati dik," kata warga yang melihat kejadian itu.

"Ayo pak, cepet pak," warga menyemangati anggota polisi heroik.

Sebelum ledakan, sebuah mobil warna hitam mendekat pos untuk proses pemeriksaan. Tak lama kemudian datang dua sepeda motor berhenti pos pemeriksaan keamanan. Polisi mendekat ke arah sepeda motor. Tiba-tiba, terjadi ledakan dari salah satu sepeda motor yang ditunggangi dua orang. Beberapa anggota polisi terpental.

Di tengah kepulan asap, seorang anak perempuan berkerudung terlihat berdiri. Dia berjalan dengan sempoyongan. Dengan sigap seorang anggota polisi mengangkatnya, lalu membawanya menjauhi TKP. 

Dikecam

Presiden Joko Widodo mengecam aksi terorisme dalam bentuk peledakan bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5) dan Senin (14/5), yang dinilainya tidak bermartabat karena melibatkan anak-anak kecil berumur 9 tahun sampai 12 tahun.

“Tadi pagi juga sama, membawa anak kecil lagi, ini tadi saya baru mendapat informasi. Ada anak yang dibawa lagi umur 8 tahun, umur 15 tahun,” kata Presiden Jokowi sedih saat memberikan sambutan pada Halaqoh Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Mubalig Bela Negara (GN-MBN) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Menurut Presiden ini adalah kewajiban bersama, para mubalig untuk mengingatkan kepada santri-santrinya, untuk mengingatkan kepada jamah-jamaahnya, untuk mengingatkan kepada umat-umatnya bahwa agama Islam tidak mengajarkan seperti itu.

“Tidak mengajarkan sesuatu dengan kekerasan, enggak ada. Mengajarkan kita untuk lemah lembut, sopan santun, menghargai orang, menghormati orang lain, tawadu, rendah hati. Saya kira itu yang diajarkan oleh Nabi besar kita kepada kita,” tegas Presiden.

Anugerah Allah

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa negara Indonesia ini negara besar, yang memiliki penduduk Indonesia sudah 263 juta, tersebar di 17.000 pulau dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote.

Bangsa Indonesia, lanjut Presiden, memiliki 714 suku yang berbeda-beda adat, berbeda-beda tradisi, berbeda-beda agama.

“Inilah anugerah Allah yang diberikan kepada kita bangsa Indonesia, memang beragam, memang berbeda-beda, dan memang majemuk. Ini anugerah Allah yang diberikan kepada bangsa kita,” ucap Presiden Jokowi.

Kepala Negara mengingatkan, sudah menjadi kewajiban kita semuanya atas izin Allah untuk merawat, memelihara ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan lebih besar lagi ukhuwah insaniyah dan ukhuwah basariyah.

Jangan sampai, tegas Kepala Negara, karena kepentingan politik persaudaraan ini menjadi retak. Kepala Negara menambahkan jangan sampai gara-gara pemilihan bupati, wali kota, gubernur, dan nanti ada pemilihan presiden semua menjadi tidak merasa sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

“Silakan kalau ada pilihan bupati, pilihan gubernur, pilihan wali kota, pilihan presiden silakan pilih pemimpin-pemimpin yang paling baik, dicoblos yang paling baik. Setelah itu, rukun-rukun kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” tutur Presiden Jokowi.

Inilah, lanjut Presiden, tugas kita bersama, tugas mubalig, tugas para kiai, tugas ulama untuk mengingatkan, menyadarkan kepada kesemuanya bahwa kita ini beragam, majemuk ini sudah menjadi kehendak Allah.

Presiden mengingatkan, jangan sampai gara-gara pemilihan bupati, wali kota, gubernur, dan presiden antarsaudara saling menjelekkan, mencela, mencemooh, dan memfitnah.

“Itu namanya suul tafahum, hanya curiga, hanya gampang benci terhadap orang lain, gampang dengki kepada orang lain, kurang pengertian, berpikir jelek. Mestinya yang benar ini kita husnul tafahum, berpikran positif, berpikiran baik kepada orang lain, berpikir dengan penuh kecintaan terhadap orang lain, tawadu, rendah hati, selalu berprasangka baik,” tutur Presiden Jokowi. []


Editor. Siswanto

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Teco: Kami Pastikan Diego Assis Cetak Gol Gunakan Tangan

Senin, 21 Mei 2018 02:37 WIB

"Lima menit terakhir kami dirugikan dengan keputusan wasit," tegasnya.


Unggah Ujaran Kebencian di FB, Satpam Bank Ditangkap Polres Simalungun

Senin, 21 Mei 2018 02:30 WIB

"Hasil interogasi bahwa AAD mengakui memang benar dia sendiri yang telah menulis dan menggugah kalimat tersebut ke facebook,"


Bupati Mahakam Ulu: Jaga Anak Dari Pengaruh Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 02:07 WIB

"Saya mendapat laporan bahwa remaja dan pemuda kita sudah ada yang terkena pengaruh dalam penyalahgunaan narkoba,"


Seungri 'Big Bang' Hadiri Penghargaan TOP 100 CEO

Senin, 21 Mei 2018 02:05 WIB

Bukan hanya penyanyi, Seungri buktikan dirinya sebagai calon CEO sukses di masa depan.


Bertemu di PBNU, Ini yang Dibahas Anwar Ibrahim dan Said Aqil

Senin, 21 Mei 2018 02:00 WIB

"Kita memperkuat hubungan antara Malaysia dan NU, terutama menyamakan persepsi Islam yang damai,"


Kemenag Keluarkan Daftar 200 Mubaligh, Politisi PAN Bilang Itu Tendensius

Senin, 21 Mei 2018 01:30 WIB

"Terkait dengan rekomendasi 200 mubaligh rujukan dari Kemenag itu sangat tidak adil dan seolah tendensius,"


Eibar Rusak Pesta Perpisahan Torres Bersama Atletico

Senin, 21 Mei 2018 01:22 WIB

Dua gol yang dicetak Torres pun menjadi sia-sia.


Rebut Italia Terbuka, Nadal Kembali Duduki Peringkat Satu Dunia

Senin, 21 Mei 2018 01:19 WIB

Nadal mengalahkan juara bertahan di partai final.


James Gunn Ucapkan Selamat Kepada Kru dan Para Pemain 'Deadpool 2'

Senin, 21 Mei 2018 01:05 WIB

Atas keberhasilan yang diraih, melalui sosial media, Gunn mengucapkan selamat.


PDIP: Cawapres Pendamping Jokowi Ditetapkan Setelah Pilkada

Senin, 21 Mei 2018 01:00 WIB

"Sampai saat ini kami belum putuskan yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019,"


Muhammadiyah: Teror Bentuk Ujian Persaudaraan dan Persatuan Bangsa

Senin, 21 Mei 2018 00:30 WIB

"Aksi teror beberapa waktu tadi merupakan musibah yang salah satunya sebagai bentuk ujian,"


Aplikasi Didi Perbarui Sistem Keamanan Setelah Kasus Pembunuhan Seorang Penumpang

Senin, 21 Mei 2018 00:30 WIB

Layanan Hitch sebelumnya memang menuai kritik dari pengguna.


Podium di Le Mans Tambah Percaya Diri Rossi

Senin, 21 Mei 2018 00:27 WIB

Hasil di MotoGP Prancis membuatnya lebih percaya diri untuk menghadapi balapan di Sirkuit Mugello.


Nanobaterai ini Mampu Isi Ulang HP dalam 5 Detik

Senin, 21 Mei 2018 00:10 WIB

Sekelompok peneliti asal Cornell University mengembangkan nanobaterai inovatif.


Iniesta Tak Pernah Bayangkan Jadi Ikon Barcelona

Senin, 21 Mei 2018 00:05 WIB

Iniesta mengucapkan itu dalam pesta perpisahan yang diadakan oleh manajemen Barcelona.