News / Politik / Berita
Menuju Pilpres 2019

Akankah Partai Koalisi Pemerintah Tarik Dukungan Setelah Jokowi Umumkan Cawapres Pendampingnya?

akurat logo
Yudi Permana
Rabu, 25 April 2018 09:43 WIB
Share
 
Akankah Partai Koalisi Pemerintah Tarik Dukungan Setelah Jokowi Umumkan Cawapres Pendampingnya?
(kanan ke kiri) Presiden RI Joko Widodo, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Presiden RI ke-3 BJ Habibie saat menumbuk padi secara simbolis sebagai pembukaan Rakornas Tiga Pilar PDI Perjuangan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu (16/12). Rakornas tiga Pilar PDIP Bidang Ekonomi Kerakyatan ini mengambil tema 'Berdikari untuk Indonesia Raya'. Ratusan UMKM dengan produk kreatifnya ditampilkan dalam acara ini. Selain itu, sejumlah workshop digelar untuk membekali para kader partai dalam memajukan ekonomi kerakyatan di daerah masing-masing. Turut hadir dalam acara ini Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan juga beberapa Anggota DPR RI Fraksi PDIP. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan berharap tidak ada partai koalisi pemerintah yang menarik diri (tarik dukungan) setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan nama kandidat calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan menjadi pendampingnya di Pilpres 2019 nanti.

"Saya harap partai pendukung tidak menarik diri setelah pak Jokowi tentukan cawapres," kata Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah usai menghadiri Harlah ke-84 GP Ansor di Jakarta, Selasa (24/4) malam.

Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan banyak spektrum kerja sama yang dapat dilakukan terhadap partai-partai yang kadernya nanti tidak menjadi cawapres Jokowi.

"Banyak spektrum kerja sama yang bisa dilakukan, baik di DPR, MPR, kementerian, dan lain sebagainya," ujar Basarah.

Sebelumnya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan akan patah hati jika tidak terpilih menjadi cawapres Jokowi. Cak Imin sejauh ini telah mendirikan sejumlah posko, salah satunya posko JOIN yang merupakan kepanjangan dari Jokowi-Muhaimin.

Basarah mengaku berdasarkan komunikasi pembicaraan dengan Cak Imin (sapaan akrab Muhaimin Iskandar), dirinya optimistis PKB akan tetap bersama partai pendukung Jokowi pada keputusan final nanti.

"Dalam beberapa kali pertemuan dengan Cak Imin, saya cukup optimistis 'the end of decision' PKB tetap akan ke pak Jokowi. Tapi kita tentu menghormati keputusan apapun dari PKB," ucapnya.

Wasekjen PDIP ini menilai langkah politik yang dilakukan Cak Imin dengan mendirikan sejumlah posko dukungan, adalah fase lumrah yang mesti dilalui dalam rangka berupaya memperoleh tiket sebagai Cawapres Jokowi.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan alih-alih khawatir apabila ada partai pendukung Jokowi yang menarik diri.

Namun Romahurmuziy mengaku optimistis akan ada tiga partai tambahan, diluar partai baru, yang bakal mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi.

Sejauh ini lima partai lama yang telah mendukung Jokowi adalah Nasdem, Golkar, PPP Hanura, Nasdem, PDIP.

"Kalau hari ini hanya lima, saya meyakini pada saatnya nanti akan ada delapan partai politik yang mengusung pak Jokowi. Saya memiliki optimisme, kalau beberapa waktu yang lalu saya katakan ada dua parpol akan bergabung. Saya kira dua parpol ini hanya soal waktu, tapi satu parpol lagi tidak akan banyak pilihan yang tersisa, sehingga akan bergabung juga," tukas Rommy (sapaan akrabnya). []


Editor. Bismarc Lesmana

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Airlangga: Golkar Bahas Cawapres Jokowi Setelah Pilkada

Selasa, 22 Mei 2018 03:15 WIB

"Mengenai cawapres kita bahas pascapilkada,"


Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp1,2 juta per hektare

Selasa, 22 Mei 2018 03:08 WIB

Dinstan Mukomuko optimis rehabilitasi jaringan irigasi tersier rusak dan peningkatan jaringan irigasi selesai pada tahun ini


Kembangkan Teknologi AI, Microsoft Akuisisi Semantic Machines

Selasa, 22 Mei 2018 03:05 WIB

Semantic Machines menggambarkan dirinya sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi dasar.


BPPTKG: Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga

Selasa, 22 Mei 2018 02:37 WIB

Status gunung berapi dinakan oleh pihak BPPTKG pada Senin (21/5) sekitar pukul 23.00 WIB.


TNI Sebut Doktrin Teroris Kuat di Dunia Maya

Selasa, 22 Mei 2018 02:30 WIB

"Dunia maya lebih rumit karena mereka bermain pada wilayah doktrin dan pikiran,"


Ketua DPR: Lapor Aparat Jika Ada Kelompok Meresahkan

Selasa, 22 Mei 2018 02:00 WIB

"Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum maupun pemimpin lingkungan setempat jika melihat kelompok mencurigakan,"


20 Tahun Reformasi, Fahri Hamzah: Sistemnya Sudah Baik Tapi Pemimpinnya Enggak

Selasa, 22 Mei 2018 01:57 WIB

"Sistemnya udah baik. apa yang belum suskes, pemimpinnya yang belum baik,"


Pencuri 43 Unit Motor di Kendari Diringkus Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:30 WIB

Pelaku yang berinisial "Swr" (43), dalam menjalankan aksinya selalu sendiri dan tidak melibatkan orang lain.


Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"


Jari 98 Dukung Faisal Assegaf Laporkan Politisi PKS ke Polda Metro Jaya

Selasa, 22 Mei 2018 00:20 WIB

"Itu langkah yang tepat dan patut kita dukung dengan keberanian saudara Faizal Assegaf,"


Madagaskar Muncul Sebagai Hotspot Baru Hiu Paus

Selasa, 22 Mei 2018 00:05 WIB

Hiu paus yang terancam punah ditemukan dalam jumlah besar.