News / Politik / Berita

Ada Apa dengan Komentar Ariel Soal Tsamara Amany sehingga Jadi Ramai?

akurat logo
Siswanto
Selasa, 24 April 2018 12:00 WIB
Share
 
Ada Apa dengan Komentar Ariel Soal Tsamara  Amany sehingga Jadi Ramai?
Tsamara Alatas saat ditanya awak media, selasa (16/1). AKURAT.CO/Miftahul Munir

AKURAT.CO, Pendapat dan harapan akademisi Ariel Heryanto tentang politikus perempuan, seperti Tsamara Amany Alatas, yang dilecehkan di media sosial menuai polemik di antara netizen. 

"Baru memulai karirnya sebagai politikus, seorang seperti @TsamaraDKI sudah dilecehkan secara bertubi-tubi di media sosial. Ini semakin meneguhkan harapan saya akan hadirnya Presiden RI perempuan yang memperjuangkan kehidupan publik yang lebih beradab pada perempuan di ruang publik," tulis akademisi yang pernah mengajar di Monash University, University of Melbourne dan ANU, National University of Singapore, dan Universitas Satya Wacana di Salatiga itu.

Pemilik akun Twitter St. Rajo Alam, @AGoeci, menanggapi dengan menggambarkan sikap lelaki terhadap perempuan. 

"Laki-laki yang menyerang dan meremehkan perempuan itu sebenarnya laki-laki banci. Keberanian seorang perempuan muda masuk ke hingar bingarnya politik yang didominasi laki-laki dengan menjadi dirinya sendiri ditanggapi dengan sinis karena mengusik ego kelaki-lakiannya mereka," tulis dia.

Profesor Ariel Heryanto sependapat dengan pandangan Rajo Alam. "Nah itu!" tulis Ariel Heryanto.

Tetapi pemilik akun @ginda_ac mengatakan bukan itu inti permasalahannya. Dia menyoroti sikap politik Tsamara yang menurutnya sekarang telah berubah.

"Bukan itu inti persoalannya, dulu Tsamara itu seorang yang sangat kritis dengan pemerintah, kok sekarang berubah 180 derajat. Apapun yang diperbuat pemerintah selalu benar walaupun tidak sesuai dengan hati nurani. Bukannya itu munafik," tulis dia.

Selain Ginda, banyak warganet lainnya yang juga mengkritisi sikap Tsamara.

Profesor Ariel menanggapi komentar Ginda, juga warganet yang lainnya bahwa Ariel selama ini juga sering mengkritik Tsamara. Tetapi, yang Ariel persoalkan lewat cuitannya adalah sikap menyerang politikus perempuan secara pribadi.

"Daripada ngulang-ngulang, saya kutip saja ya. Saya berkali-kali mengritiknya secara terbuka dalam publikasi di media resmi. Tetapi saya tidak tahan membaca serangan-serangan pribadi (bukan gagasan atau politik) apalagi maki-makian jorok yang sifatnya anti-perempuan terhadapnya. Moga-moga anda (dan rekan-rekan lain) bisa membedakan," tulis Ariel.

Pemilik akun Iskandar Perangin A, @iskandar_p, bertanya kepada Arief mengenai apakah kehadiran presiden perempuan pertama Indonesia belum sesuai harapannya.

"RI kan sudah pernah punya presiden prempuan prof, apakah belum seperti yang prof harpkan, yang memperjuangkan kehidupan publik yang lebih beradab pada perempuan di ruang publik?" tulis dia.

Ariel Heryanto hanya menjawab singkat. Dia tidak mau mengulang-ulang penjelasan lagi.

"Sudah saya jawab dalam komentar sebelumnya. Maaf, tidak akan saya ulang," tulis dia.

Pemilik akun @edel_jacob sependapat dengan Ariel. Dia mengungkapkan kondisi penegakan hukum di Indonesia.

"Di sini penegakan hukum sangat lemah. Pelaku pemerkosaan, pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan hukumannya ringan bahkan ada yang sangat ringan sehingga kejahatan terhadap perempuan berulang dan terulang, apalagi pelecehan secara psikis seringkali diabaikan aparat," tulis @edel_jacob. []


Editor. Siswanto

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kementerian BUMN Pastikan Holding Migas Tak Rugikan Karyawan

Selasa, 22 Mei 2018 03:30 WIB

Pembentukan holding BUMN Migas tetap pertahankan 100% pekerja yang ada dan tidak ada perubahan kompensasi dan benefit bagi karyawan


Aa Gym Minta Rekomendasi 200 Mubaligh Dievaluasi

Selasa, 22 Mei 2018 03:30 WIB

"Sehingga kelak dapat menghasilkan kebijakan yang adil dan didukung oleh umat,"


Airlangga: Golkar Bahas Cawapres Jokowi Setelah Pilkada

Selasa, 22 Mei 2018 03:15 WIB

"Mengenai cawapres kita bahas pascapilkada,"


Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp1,2 juta per hektare

Selasa, 22 Mei 2018 03:08 WIB

Dinstan Mukomuko optimis rehabilitasi jaringan irigasi tersier rusak dan peningkatan jaringan irigasi selesai pada tahun ini


Kembangkan Teknologi AI, Microsoft Akuisisi Semantic Machines

Selasa, 22 Mei 2018 03:05 WIB

Semantic Machines menggambarkan dirinya sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi dasar.


BPPTKG: Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga

Selasa, 22 Mei 2018 02:37 WIB

Status gunung berapi dinakan oleh pihak BPPTKG pada Senin (21/5) sekitar pukul 23.00 WIB.


TNI Sebut Doktrin Teroris Kuat di Dunia Maya

Selasa, 22 Mei 2018 02:30 WIB

"Dunia maya lebih rumit karena mereka bermain pada wilayah doktrin dan pikiran,"


Ketua DPR: Lapor Aparat Jika Ada Kelompok Meresahkan

Selasa, 22 Mei 2018 02:00 WIB

"Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum maupun pemimpin lingkungan setempat jika melihat kelompok mencurigakan,"


20 Tahun Reformasi, Fahri Hamzah: Sistemnya Sudah Baik Tapi Pemimpinnya Enggak

Selasa, 22 Mei 2018 01:57 WIB

"Sistemnya udah baik. apa yang belum suskes, pemimpinnya yang belum baik,"


Pencuri 43 Unit Motor di Kendari Diringkus Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:30 WIB

Pelaku yang berinisial "Swr" (43), dalam menjalankan aksinya selalu sendiri dan tidak melibatkan orang lain.


Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"