Mantan Penasehat KPK Minta Mendagri Hentikan Pencetakan e-KTP

akurat logo
Muslimin
Jumat, 10 Maret 2017 16:20 WIB
Share
 
<p>Mantan Penasehat KPK Minta Mendagri Hentikan Pencetakan e-KTP<br></p>
Mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dr.H. Abdullah Hehamahua, SH, MM (Foto: Suekbret.blogspot.co.id).

AKURAT.CO, Mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua, meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberhentikan sementara pencetakan e-KTP.

Permintaan itu disampaikan Abdullah Hehamahua usai memberikan ceramah ilmiah kepada civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (10/3).

"Sebaiknya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberhentikan sementara pencetakan dan pengadaan blangko e-KTP, karena mengenai e-KTP sedang di proses karena adanya dugaan kerugian negara atas kegiatan tersebut," minta Abdullah Hehamahua.

Abdullah Hehamahua mengatakan Kementerian Dalam Negeri perlu berkoordinasi dengan pihak-pihak atau instansi lain mengenai database wajib e-KTP.

Menurut dia, sampai dengan saat ini database untuk wajib e-KTP belum final atau belum dapat dijadikan patokan pengadaan blangko pembuatan dan perekaman e-KTP.

Karena, kata dia, Kementerian Dalam Negeri perlu melakukan perbaikan data base jumlah wajib e-KTP dengan berkoordinasi serta melakukan konfirmasi dengan instansi lainnya untuk penguatan database.

"Saran saya Kementerian Dalam Negeri perlu melakukan perbaikan database dengan melibatkan instansi lainnya untuk penguatan data jumlah masyarakat yang layak memiliki e-KTP," katanya.

Mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Abdullah Hehamahua hadir di IAIN Palu disambut langsung oleh Rektor Prof Dr H Zainal Abidin M Ag.

Abdullah Hehamahua memberi ceramah ilmiah dihadapan 500 mahasiswa-mahasiswa IAIN Palu dari berbagai fakultas, dengan tema Peta Pergulatan Politik Nasional.[]


Editor. Ridwansyah

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

KPK Kembali Geledah Satu Lokasi Terkait Kasus Bupati Subang

Rabu, 21 Februari 2018 23:17 WIB

Kemarin satu lokasi digeledah tim penyidik, yaitu rumah tersangka Asep Santika.


450 Outlet KFC Tutup di Inggris karena Kehabisan Ayam

Rabu, 21 Februari 2018 22:51 WIB

Krisis itu terjadi karena perubahan suplier ayam ke KFC.


Buka Rakernas BNPB, Puan Tekankan Pembangunan Kesiapsiagaan Berbasis Rakyat

Rabu, 21 Februari 2018 22:46 WIB

Perlu dibangun sinsergi penanggulangan bencana antara pusat dan daerah.


Pukul Suporter Wigan, Aguero Selamat dari Hukuman

Rabu, 21 Februari 2018 22:40 WIB

Insiden pemukulan itu ramai dibicarakan di media sosial.


Serangan Bom Militer Suriah di Ghouta Timur Tewaskan 300 Orang

Rabu, 21 Februari 2018 22:13 WIB

Militer Suriah menyatakan, mereka ingin membebaskan wilayah itu dari para teroris


Kasus Novel Baswedan Belum Terungkap, Din Syamsuddin Curiga

Rabu, 21 Februari 2018 21:50 WIB

Bisa jadi ada rekayasa sehingga sulit diungkap.


Kalahkan Zeballos, Monfils Jumpa Cilic di Babak 16 Besar

Rabu, 21 Februari 2018 21:39 WIB

Gael Monfils mencari gelar keduanya di tahun 2018.


ICMI: Polisi Jangan Percaya Pelaku Penyerangan Pemuka Agama oleh Orang Gila

Rabu, 21 Februari 2018 21:25 WIB

Kekerasan kepada ulama, pendeta, dan pemuka agama lainnya, polisi harus usut motifnya.


Plt Walikota Pekanbaru Tinjau Sejumlah Titik Daerah Rawan Banjir

Rabu, 21 Februari 2018 21:23 WIB

Ayat Cahyadi mengaku sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pengerukan.


Kapolresta Pekanbaru Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa BEM se Indonesia

Rabu, 21 Februari 2018 21:17 WIB

Untuk pengamanan unjuk rasa, polisi kerahkan ratusan anggotanya.


Pemerintah Bekasi: Stadion Patriot Butuh 60 CCTV

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Stadion Patriot Chandrabaga butuh CCTV mulai dari pintu gerbang, area parkir, ruang masuk ke tribun, lapangan, hingga lokasi VIP.


BPJS-TK Gandeng KPK Untuk Cegah Intervensi Investasi

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Dana pekerja yang terhimpun sudah mencapai Rp320 triliun.


Ruang Terbuka Hijau Tak Terpenuhi, Pemkot Depok Disomasi

Rabu, 21 Februari 2018 21:12 WIB

Pemkot Depok hanya memiliki 16,33 persen dari kewajiban 30 persen Ruang Terbuka Hijau.


Parah, di Samarinda Kuburan Digali untuk Tambang Batubara Ilegal

Rabu, 21 Februari 2018 21:09 WIB

Ada lahan kuburan seluas 50 meter persegi yang sudah digali.


Hati-hati Saat Bercinta! Seks Bisa Melukai

Rabu, 21 Februari 2018 21:05 WIB

Jangan terlalu kasar saat bercinta. Itu bisa menyebabkan perempuan terluka, tapi bukan hatinya, melainkan bagian organ intim.