News / Politik / Berita
Hari Kartini

Ini Alasan Belum Ada Wanita yang Menjadi Pimpinan DPR Menurut Sekjen NasDem

akurat logo
Dedi Ermansyah
Minggu, 22 April 2018 16:52 WIB
Share
 
Ini Alasan Belum Ada Wanita yang Menjadi Pimpinan DPR Menurut Sekjen NasDem
Ketua Fraksi Partai Nasdem Johnny G Plate saat memberikan penjelasan mengenai keputusan MK di ruang Fraksi Nasdem, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1). Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menolak keputusan Komisi II DPR dan pemerintah yang menyepakati penghapusan verifikasi partai politik calon peserta Pemilu 2019. Nasdem menegaskan mendukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan seluruh parpol menjalani verifikasi faktual.. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Johny G Plate menilai keputusan politik menjadi penyebab tidak pernah adanya dari kalangan perempuan yang menjadi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Hal itu disampaikan Johny terkait adanya anggapan bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini tentang emasipasi wanita atau kesetaraan kesetaraan pria dan wanita belum termanisfestasi di lembaga parlemen.

“Nah kalau itu, keputusan politik. Tapi kita, perempaun sudah lebih dari pimpinan DPR. Kita sudah punya presiden perempuan. Bahkan di banyak negara di Amerika belum ada yang presidennya perempuan,” kata Johny saat berbincang denganAKURAT.CO, Minggu (22/4).

Namun kata dia, untuk kedepan, pihaknya di DPR telah melakukan berbagai perbaikan regulasi untuk mendorong keterlibatan lebih banyak perempuan terjuan ke dunia politik, khususnya mewakili perempuan di lembaga legilatif.

“Undang-undang sudah mendorong 30 persen harus perempuan. Itu kan sesuai hasil pemilihan umum, UU yang baru tentang pimpinan DPR sesuai perolehan Pemilu, nanti terserah parpol. Karena pimpinan disini ini, bukaan soal gender, ini soal politik,” jelasnya.

Selain menjadi anggota legislatif, Anggota Komisi XI DPR RI juga mnedorong agar keterlibatan perempuan di semua sektor kehidupan harus diperbanyak lagi. Sebab perempuan memiliki hak dan posisi yang sama dengan laki-laki untuk berkarya dan mengabdi pada bangsa.

“Jangan menganggap rendah perempuan Indonesia. Sekarang ini sudah ada banyak sosok Kartini ‘Jaman Now’. Kita udah punya presiden prempuan disni, banyak menteri prempuan, banyak gubernur, wakil gubernur bahkan bupati, walikota prempuan. Yang kita butuh presiden-presiden direktur prempuan, nah itu kita butuh banyak,” pungkasnya.

Diketahui, tanggal 21 April 2018 kemarin, diperingati sebagai “Hari Kartini” untuk mengenang sosok Raden Ajeng Kartini. Kartini merupakan pahlawan wanita yang memperjuangkan kesetaraan pria dan wanita.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Airlangga: Golkar Bahas Cawapres Jokowi Setelah Pilkada

Selasa, 22 Mei 2018 03:15 WIB

"Mengenai cawapres kita bahas pascapilkada,"


Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp1,2 juta per hektare

Selasa, 22 Mei 2018 03:08 WIB

Dinstan Mukomuko optimis rehabilitasi jaringan irigasi tersier rusak dan peningkatan jaringan irigasi selesai pada tahun ini


Kembangkan Teknologi AI, Microsoft Akuisisi Semantic Machines

Selasa, 22 Mei 2018 03:05 WIB

Semantic Machines menggambarkan dirinya sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi dasar.


BPPTKG: Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga

Selasa, 22 Mei 2018 02:37 WIB

Status gunung berapi dinakan oleh pihak BPPTKG pada Senin (21/5) sekitar pukul 23.00 WIB.


TNI Sebut Doktrin Teroris Kuat di Dunia Maya

Selasa, 22 Mei 2018 02:30 WIB

"Dunia maya lebih rumit karena mereka bermain pada wilayah doktrin dan pikiran,"


Ketua DPR: Lapor Aparat Jika Ada Kelompok Meresahkan

Selasa, 22 Mei 2018 02:00 WIB

"Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum maupun pemimpin lingkungan setempat jika melihat kelompok mencurigakan,"


20 Tahun Reformasi, Fahri Hamzah: Sistemnya Sudah Baik Tapi Pemimpinnya Enggak

Selasa, 22 Mei 2018 01:57 WIB

"Sistemnya udah baik. apa yang belum suskes, pemimpinnya yang belum baik,"


Pencuri 43 Unit Motor di Kendari Diringkus Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:30 WIB

Pelaku yang berinisial "Swr" (43), dalam menjalankan aksinya selalu sendiri dan tidak melibatkan orang lain.


Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"


Jari 98 Dukung Faisal Assegaf Laporkan Politisi PKS ke Polda Metro Jaya

Selasa, 22 Mei 2018 00:20 WIB

"Itu langkah yang tepat dan patut kita dukung dengan keberanian saudara Faizal Assegaf,"


Madagaskar Muncul Sebagai Hotspot Baru Hiu Paus

Selasa, 22 Mei 2018 00:05 WIB

Hiu paus yang terancam punah ditemukan dalam jumlah besar.