Sudah Milik Negara, Pemkot Tolak Eksekusi Pasar Kemiri Muka

akurat logo
Furkan
Selasa, 17 April 2018 15:36 WIB
Share
 
Sudah Milik Negara, Pemkot Tolak Eksekusi Pasar Kemiri Muka
Demontrasi yang dilakukan pedagang Pasar Kemiri Muka. AKURAT.CO/Furkan

AKURAT.CO, Rencana eksekusi pasar Kemiri Muka pada 19 April nanti terus mendapatpenolakan. Penolakan sebelumnya datang dari para pedagang yang menggeruduk Pengadilan Negeri Depok. Kali ini penolakan langsung dari Wali Kota Depok dan Wakilnya.

Dalam keterangannya yang disampaikan ke media, Wali Kota Depok Mohammad Idris merasa keberatan atas rencana pelaksanaan eksekusi Pasar Kemiri Muka yang akan dilakukan PN Depok.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PN, bahkan pagi-pagi sudah ke sana sebelum aksi demo pedagang, kemarin,” kata Idris saat ditemui di Balai Kota Depok, Selasa (17/4)

Pemkot Depok berusaha menyelamatkan kepentingan hajat orang banyak. Oleh karena itu menyelesaikan permasalahan ini harus lewat mekanisme hijau yaitu mengugat kembali dengan bukti-bukti baru.

“Sekali lagi kami (Pemkot) keberatan,”” tegasnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, usai menerima audiensi para perwakilan pedangang Pasar Kemiri Muka mengatakan, adanya putusan PN Bogor no: 36/pdt/G/2009/PN.Bgr jo Putusan pengadilan tinggi Bandung no: 256/pdt/2010/PT. Bdg jo.Putusan MA no: 695 K/pdt/2011 jo putusan MA no: 476 PK/pdt/2013 adalah putusan yang non executable.

Sebab menurut Pradi, amar putusan angka 6 putusan PN Bogor tidak menyebutkan secara jelas mengenai obyek yang akan dieksekusi.

Kemudian, status tanahnya sudah beralih menjadi tanah negara karena HGB no.68/Kemirimuka telah berakhir hak pakai pada tanggal 4 oktober 2008 lalu.

“Kami tetap menolak eksekusi Pasar Kemiri Muka,” tutup Pradi. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pengamat: Era Ahok Jadi Tempat Pengaduan Warga, Kini Balai Kota untuk Kampanye

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Trubus menyebut Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menyalahi aturan dan seharusnya dia mengikuti pergub yang telah ada.


MU Tolak Geser Jadwal, Persija vs Persib Makin Tak Jelas

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Tanggal 4, MU dijadwalkan bentrok dengan Persib di Pamekasan, Madura.


Patah Hati Bisa Picu Kematian? Ini Kata Pakar

Jumat, 27 April 2018 09:11 WIB

Begini penjelasan pakar ahli jantung dan asisten profesor klinik di New York University.


Preview: Ujian Awal Mental Bertanding Pemain Indonesia U-23

Jumat, 27 April 2018 08:56 WIB

Milla menyadari Bahrain U-23 bukan lawan yang sangat mudah untuk dikalahkan.


Meriahkan Ramadan, Rhoma Irama, Ani, dan Rika Kembali ke Layar Kaca

Jumat, 27 April 2018 08:51 WIB

Rhoma menjelaskan, Tuhan menciptakan cinta dan kasih dalam tiap individu.


Bawa Puluhan Kayu Tanpa Dokumen, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

Jumat, 27 April 2018 08:43 WIB

Rezki mengungkapkan, saat ini kedua tersangka telah diamankan ke Mapolres Aceh Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.


Bursa Dunia Cenderung Variatif

Jumat, 27 April 2018 08:29 WIB

Laju bursa saham AS mampu berbalik ke teritori positif.


Pencarian Hari Kedua Nelayan Hilang di Perairan Tapteng Masih Nihil

Jumat, 27 April 2018 08:23 WIB

Ia menyebut, pencarian kali ini berhadapan dengan cuaca buruk di perairan dimana berlangsung pencarian.


Belum Terkalahkan, Nadal Tembus Perempat Final Barcelona Terbuka

Jumat, 27 April 2018 08:12 WIB

Nadal masih belum terkalahkan bermain di lapangan tanah liat.


Korban D Mengaku Dihantam Dua Kali oleh Diego Michiels

Jumat, 27 April 2018 08:10 WIB

Insiden pemukulan terjadi pada 21 Mei 2017.


Korban Tewas Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Bertambah 22 Orang

Jumat, 27 April 2018 08:05 WIB

Korban terakhir yang meninggal dunia bernama Rifky Mauliansyah (23), yang mengalami luka parah atau luka bakar cukup serius.


Pidato Politik Amien Rais Buat Anies Baswedan Dapat 'Kartu Kuning' dari PDIP

Jumat, 27 April 2018 07:45 WIB

Gembong berharap kasus Amien Rais berpolitik di Balai Kota dijadikan pelajaran oleh Gubernur Anies.


Dolar Masih Canggih, Rupiah Makin Merintih

Jumat, 27 April 2018 07:40 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.896 dan resisten 13.878


KPK Periksa 16 Saksi Kasus Gratifikasi Zumi Zola di Polda Jambi

Jumat, 27 April 2018 07:35 WIB

KPK memeriksa 16 saksi dalam penyidikan terkait tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasiproyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi


IHSG Ada Celah Rebound, Koleksi Keenam Saham Ini

Jumat, 27 April 2018 07:29 WIB

Pergerakan harga sudah menguji garis MA 200 sehingga diharapkan agar peluang terjadinya rebound terbuka lebar.