News / Hukum / Berita

KPK Periksa Saksi untuk Dalami Sumber Pemberian Gratifikasi Kepada Zumi Zola

akurat logo
Yudi Permana
Selasa, 17 April 2018 03:45 WIB
Share
 
KPK Periksa Saksi untuk Dalami Sumber Pemberian Gratifikasi Kepada Zumi Zola
Gubernur Jambi Zumi Zola resmi jadi tahanan KPK. AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami terkait sumber pemberian gratifikasi kepada Gubernur Jambi Zumi Zola yang kini statusnyasebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Untuk mendalaminya tersebut, KPK pada Senin telah memeriksa enam saksi dari total tujuh saksi yang dipanggil untuk tersangka Zumi Zola dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi terkait proyek-proyek Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017.

"Memang kami sedang mendalami informasi sumber gratifikasi tersebut. Diduga berasal dari sejumlah pihak, ada yang merupakan pengusaha setempat,"kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Senin (16/4).

Adapun enam saksi yang diperiksa itu, yakni Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati Ismail Ibrahim, staf atau pegawai PT Merangin Karya Sejati Nano, Direktur PT Hendy Mega Pratama Irawan Nasution, Direktur PT Blistik Jaya Djamino, Direktur PT Dua Putri Persada Fatmawati dan Hardono dari unsur swasta.

"Kami mendalami pengetahuan dari masing-masing saksi tentang adanya dugaan pemberian gratifikasi pada Zumi Zola," ujar Febri.

Sementara itu, satu saksi yang tidak hadir adalah Direktur Utama PT Usaha Batanghari Abdul Kadir."Kami belum mendapat informasi terkait ketidakhadiran (saksi)," ucapnya.

Sebelumnya, dalam penyidikan kasus itu, KPK telah melakukan penahanan terhadap Zumi yang juga politisi PAN, pada Senin (9/4) setelah ditetapkan sebagai tersangka bersama Plt Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan pada 2 Februari 2018.

Zumi Zola ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Kavling C-1 Kuningan yang berlokasi di gedung KPK lama.

Gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Arfan adalah Rp6 miliar.

Tersangka Zumi baik bersama dengan Arfan maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain dalam kurun jabatannya sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 sejumlah sekitar Rp6 miliar.

Zumi dan Arfan disangkakan pasal 12 B atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kasus ini adalah pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 29 November 2017 lalu terhadap Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan, dan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saifudin dan anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriono.

KPK menetapkan Supriono sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan pemberi suap adalah Erwan, Arfan dan Saifuddin. Artinya, Arfan ditetapkan sebagai tersangka untuk dua kasus yang berbeda.

Ketiga tersangka itu saat ini sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi.

Total uang yang diamankan dalam OTT itu adalah Rp4,7 miliar. Pemberian uang itu adalah agar anggota DPRD Provinsi Jambi bersedia hadir untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 karena para anggota DPRD itu berencana tidak hadir dalam rapat pengesahan RAPBD 2018 karena tidak ada jaminan dari pihak Pemprov.

Untuk memuluskan proses pengesahan tersebut, diduga telah disepakati pencarian uang yang disebut sebagai "uang ketok".

Pencarian uang itu dilakukan pada pihak swasta yang sebelumnya telah menjadi rekanan Pemprov. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pengamat: Era Ahok Jadi Tempat Pengaduan Warga, Kini Balai Kota untuk Kampanye

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Trubus menyebut Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menyalahi aturan dan seharusnya dia mengikuti pergub yang telah ada.


MU Tolak Geser Jadwal, Persija vs Persib Makin Tak Jelas

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Tanggal 4, MU dijadwalkan bentrok dengan Persib di Pamekasan, Madura.


Patah Hati Bisa Picu Kematian? Ini Kata Pakar

Jumat, 27 April 2018 09:11 WIB

Begini penjelasan pakar ahli jantung dan asisten profesor klinik di New York University.


Preview: Ujian Awal Mental Bertanding Pemain Indonesia U-23

Jumat, 27 April 2018 08:56 WIB

Milla menyadari Bahrain U-23 bukan lawan yang sangat mudah untuk dikalahkan.


Meriahkan Ramadan, Rhoma Irama, Ani, dan Rika Kembali ke Layar Kaca

Jumat, 27 April 2018 08:51 WIB

Rhoma menjelaskan, Tuhan menciptakan cinta dan kasih dalam tiap individu.


Bawa Puluhan Kayu Tanpa Dokumen, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

Jumat, 27 April 2018 08:43 WIB

Rezki mengungkapkan, saat ini kedua tersangka telah diamankan ke Mapolres Aceh Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.


Bursa Dunia Cenderung Variatif

Jumat, 27 April 2018 08:29 WIB

Laju bursa saham AS mampu berbalik ke teritori positif.


Pencarian Hari Kedua Nelayan Hilang di Perairan Tapteng Masih Nihil

Jumat, 27 April 2018 08:23 WIB

Ia menyebut, pencarian kali ini berhadapan dengan cuaca buruk di perairan dimana berlangsung pencarian.


Belum Terkalahkan, Nadal Tembus Perempat Final Barcelona Terbuka

Jumat, 27 April 2018 08:12 WIB

Nadal masih belum terkalahkan bermain di lapangan tanah liat.


Korban D Mengaku Dihantam Dua Kali oleh Diego Michiels

Jumat, 27 April 2018 08:10 WIB

Insiden pemukulan terjadi pada 21 Mei 2017.


Korban Tewas Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Bertambah 22 Orang

Jumat, 27 April 2018 08:05 WIB

Korban terakhir yang meninggal dunia bernama Rifky Mauliansyah (23), yang mengalami luka parah atau luka bakar cukup serius.


Pidato Politik Amien Rais Buat Anies Baswedan Dapat 'Kartu Kuning' dari PDIP

Jumat, 27 April 2018 07:45 WIB

Gembong berharap kasus Amien Rais berpolitik di Balai Kota dijadikan pelajaran oleh Gubernur Anies.


Dolar Masih Canggih, Rupiah Makin Merintih

Jumat, 27 April 2018 07:40 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.896 dan resisten 13.878


KPK Periksa 16 Saksi Kasus Gratifikasi Zumi Zola di Polda Jambi

Jumat, 27 April 2018 07:35 WIB

KPK memeriksa 16 saksi dalam penyidikan terkait tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasiproyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi


IHSG Ada Celah Rebound, Koleksi Keenam Saham Ini

Jumat, 27 April 2018 07:29 WIB

Pergerakan harga sudah menguji garis MA 200 sehingga diharapkan agar peluang terjadinya rebound terbuka lebar.