Minta Media Jaga Situasi, Sandiaga: Kita Tak Akan Buru-Buru 'Rombak SKPD'

akurat logo
Arief Munandar
Selasa, 17 April 2018 02:00 WIB
Share
 
Minta Media Jaga Situasi, Sandiaga: Kita Tak Akan Buru-Buru 'Rombak SKPD'
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF), di Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta.. AKURAT.CO/Herry Supriyatna

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa pihaknya tak akan terburu-buru untuk merombak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meski aturan telah memperbolehkan.

Pada Senin (16/4) tepat 6 bulan Anies-Sandi memimpin Ibu Kota. Sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada Pasal 71 ayat 2 mereka sudah bisa merombak SKPD.

Menurut Sandiaga, pihaknya mengutamakan pencapaian kinerja SKPD. Karenanya, dia tak ingin asal menganti SKPD tanpa adanya alasan kuat.

"Kita tidak akan terburu-buru karena kita akan review berdasarkan profesionalisme, berdasarkan, berdasarkan kemampuan, berdasarkan kinerjanya," ujar Sandiaga di kawasan Blok M, Jakarta, Senin (16/4).

Politisi Gerindra ini menyampaikan terkait perombakan SKPD, pihaknya baru saja memulai evaluasi terhadap bawahannya. Sehingga ia tak mau berspekulasi lebih jauh.

"Saya nggak mau bicara posisi per posisi ini prosesnya masih berlangsung jangan terlalu berspekulasi. Kita tunggu prosesnya ini baru saja dimulai," paparnya.

Sandiaga berpesan kepada media massa agar tak mengambil isu perombakan SKPD sebagai momok yang menakutkan. Sebab, hal itu akan mempengaruhi kinerja SKPD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Dan kita berharap teman-teman media juga mendukung agar tercipta situasi yang lebih tidak penuh dengan kekhawatiran di kalangan birokrasi Pemprov DKI," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengevaluasi secara menyeluruh kepala dinas di ruang lingkup Pemprov DKI.

"Evaluasi ya, menyeluruh. Penting untuk birokrasi. Bukan perlu lagi, segera. Saran saya akhir bulan ini mesti kelar itu," kata Taufik di Balai Kota Jakarta, Senin (16/4).

"Ganti aja orang yang nggak komit. Yang gak kompeten. Mungkin secara kompetensi, kalau dites semua ok. Secara mental belum tentu. Latar belakang pendidikan pengaruh kepada sikapnya," ucap dia.

Alasan Ketua DPD Gerindra DKI itu meminta evaluasi dan pergantian lantaran ada kepala dinas yang disebutnya tidak komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab dari Anies-Sandi.

"Menurut saya, ada yang nggak komitmen, cirinya karena nggak menguasai. Kalau kita komitmen, dikasih tugas ya pelajari, kuasai, kalau ada orang bertanya yang bidang dia, nggak perlu lagi gubernur yang menjawab dong," ujarnya. [] 


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Bill Harris Sebut Bitcoin Sebagai Penipuan Terbesar Sepanjang Sejarah

Kamis, 26 April 2018 06:50 WIB

CEO Paypal, Bill Harris, menyebut bitcoin adalah penipuan dengan skema pemindahan kekayaan dari satu pemilik ke pemilik lainnya.


Nelayan Tapteng Hilang di Perairan Madina

Kamis, 26 April 2018 06:47 WIB

Berdasarkan informasi diterima dari pelapor menyebutkan, korban diduga terpeleset dari kapal, Sumut.


Samsung Galaxy A6 dan A6 Plus Pengganti Galaxy J8

Kamis, 26 April 2018 06:45 WIB

Masa kerja Galaxy J8 hampir usai. HP yang sempat jadi idola kelas menegah itu akan digantikan oleh duo Galaxy lainnya.


KPU Bekasi Mulai Lakukan Pengadaan Logistik Pilkada

Kamis, 26 April 2018 06:38 WIB

Kita mulai melakukan pengadaan logistik untuk kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS).


Pengamat: BI Jangan Alergi Naikkan Suku Bunga, Agar Rupiah Selamat

Kamis, 26 April 2018 06:37 WIB

Kenaikan suku bunga acuan bisa menjadi salah satu upaya yang dilakukan BI untuk menekan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.


Kurangi Serangan Panik dengan Cara Ini

Kamis, 26 April 2018 06:30 WIB

Berikut ini beberapa tipsnya untuk mengatasi panik.


Bagaimana Kehidupan Seks Pasangan yang Selisih 25 Tahun? Ini Ceritanya

Kamis, 26 April 2018 06:25 WIB

Mereka sama-sama menyukai musik.


Forhati Minta DPR Atur Sanksi LGBT dalam Revisi UU KUHP

Kamis, 26 April 2018 06:20 WIB

Forhati khawatir sanksi ini akan "sepi-sepi saja" sampai RUU KUHP disetujui jadi undang-undang baru.


Sony Rilis Aksesoris Game untuk HP Seri Xperia dan PlayStation

Kamis, 26 April 2018 06:20 WIB

X Mount adalah aksesoris game terkini yang dirilis Sony untuk perangkat Xperia dan juga PlayStation.


WhatsApp Batasi Pengguna Di Bawah Umur 16 Tahun

Kamis, 26 April 2018 06:15 WIB

Sebelumnya, usia pengguna WhatsApp minimal 13 tahun. Kini, aturan itu berubah. Pengguna harus minimal harus berusia 16 tahun.


Gatot Nurmantyo Optimis Indonesia Jadi Negara yang Kuat

Kamis, 26 April 2018 06:05 WIB

Indonesia kuat jika kita semua optimistis.


Cedera Lutut Pupuskan Asa Chambo Tampil di Piala Dunia

Kamis, 26 April 2018 06:05 WIB

Dia mengalami cedera ligamen lutut


Rekomendasi Panja DPR Terkait TKA Tak Dijalankan Pemerintah

Kamis, 26 April 2018 05:50 WIB

Kita dulu punya namanya Panja pengawasan TKA, rekomendasi kita adalah membuat Satgas pengawasan.


Ketua Dewan Minta Pemerintah Aceh Tangani Serius Ledakan Sumur Minyak

Kamis, 26 April 2018 05:25 WIB

Harapan kita kepada Pemerintah Aceh, khususnya Pemkab Aceh Timur agar segera mengerahkan bantuan.


Saat Diboyong MU, Pemain Ini Mengaku Linglung

Kamis, 26 April 2018 05:10 WIB

Dari Palace, ke MU, kembali ke Palace