Format Indonesia Laporkan Skandal Satelit Telkom 1 ke Ombudsman

akurat logo
Bayu Primanda
Selasa, 17 April 2018 00:08 WIB
Share
 
Format Indonesia Laporkan Skandal Satelit Telkom 1 ke Ombudsman
Asep Ubaidillah Ketua Umum Format Indonesia saat menunjukkan bukti laporan ke gedung Ombudsman Republik Indonesia(ORI), Jakarta.. AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Forum Mahasiswa Untuk Nawacita Indonesia (Format Indonesia) melaporkan dugaan skandal satelit Telkom I ke Ombudsman RI pada Senin (16/4) di Jakarta.

Dalm hal ini, Asep Ubaidillah selaku Ketua Umum Format Indonesia, menyatakan, matinya satelit tersebut pada 25 Agustus 2017 silam masih belum jelas sebab musababnya. Padahal, hal ini berakibat pada gagal beroperasinya ribuan mesin ATM dari empat bank, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI dan BRI di seluruh Indonesia.

"Masyarakat dirugikan akibat dari manajemen PT Telkom yang tidak bekerja dengan baik dalam mengelola jaringan satelit," ujar Asep tentang alasan pelaporan ini di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Senin (16/4).

Masa kerja satelit Telkom I dimulai sejak 13 Agustus 1999 dari Kourou, Guyana Perancis. Selanjutnya, satelit tersebut dirancang untuk masa operasi 15 tahun hingga 13 Agustus 2014. Namun PT Telkom tetap tak mengganti satelit tersebut hingga saat ini. Meskipun diketahui satelit tersebut hasus diganti sejak 2015 lalu


"Namun karena kerakusan bisnis yang ingin untung besar, Dirut dan manajemen Telkom secara sepihak memperpanjang masa satelit Telkom I," tuturnya

Munculnya skandal matinya satelit Telkom I disinyalir lantaran Direktur Utama PT Telkom Alex J Sinaga melakukan assessment sepihak dengan memperpanjang usia satelit Telkom I hingga 2019. Menurut Asep, hal ini dilakukan tanpa melibatkan para pengguna satelit dan mempersiapkan penggantinya.

Sementara, Satelit Telkom 4 yang dipersiapkan untuk menggantikan Telkom I, lanjutnya, pun baru diteken kontraknya pada Februari 2016 silam.

Asep pun merujuk pernyataan Menkominfo Rudiantara yang menyebutkan permasalahan matinya Telkom I terjadi karena usianya yang tua dan sayangnya hal ini tidak diantisipasi oleh PT Telkom.

"Satelit Telkom I Dirancang untuk 15 tahun. Lalu untuk apa diperpanjang? Apa dasarnya? Dan bagaimana penilaian perpanjangan yang riskan itu dilakukan dengan baik? Hal ini menunjukkan manajemen PT Telkom yang tidak bekerja dengan baik dan ingin mengambil untung yang besar," jelas Asep

Dalam laporannya, PT Telkom diduga telah melanggar beberapa ketentuan hukum dalam memperpanjang satelit Telkom I. Ketentuan hukum yang dilanggar yaitu Pasal 34 ayat 2 Peraturan Pemerintah 53/2000, Pasal 54 ayat 2 Peraturan Menkominfo 21/2014, Pasal 2 poin C UU 19/2013 dan UU 25/2009.

Berikut ini merupaman 3 poin tuntutan yang diajukan Format Indonesia kepada Ombudsman:


1. Meminta Lembaga Ombudsman RI untuk mengusut maladministrasi matinya Telkom I akibat pelanggaran aturan hukum tentang penyelenggaraan satelit yang baik dengan cara memanggil Dirut PT Telkom, Alex J Sinaga.

2. Meminta Dirut PT. Telkom, yaitu Alex J Sinaga untuk mundur dari PT. Telkom akibat kinerjanya yang buruk dan merugikan masyarakat banyak, akibat pelanggaran aturan terkait matinya satelit Telkom I.

3. Meminta Dewan Komisaris Utama PT. Telkom untuk mengevaluasi kinerja manajemen PT. Telkom di bawah pimpinan Alex J. Sinaga yang tidak bekerja dengan baik.


Editor. Bismarc Lesmana

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Tembakan Maut Polisi Akhiri Pelarian Perampok Sadis di Palembang

Jumat, 27 April 2018 09:47 WIB

Tersangka juga menghujani anggota polisi dengan tembakan bertubi-tubi menggunakan senjata api rakitan (senpira).


IHSG Dibuka Merangkak Tipis

Jumat, 27 April 2018 09:45 WIB

Barisan top gainers, yaitu: Pelita Samudera Shipping, Inti Agri Resources dan Media Nusantara Citra


Nikita Mirzani Terpikir Ganti Kelamin, Lucinta Luna Tersindir

Jumat, 27 April 2018 09:39 WIB

Lucinta Luna balas menyindir Nikita melalui instagram story.


Serikat Pekerja: Prespres TKA Memang Legal Sesuai UU Ketenagakerjaan?

Jumat, 27 April 2018 09:37 WIB

Indra sayangkan pihak-pihak yang membuat Perpres TKA hanya ingin senangkan hati Presiden tanpa pikirkan dampak peraturan yang diberlakukan.


Cedera Paksa Muguruza dan Kerber Angkat Koper

Jumat, 27 April 2018 09:37 WIB

Dua petenis unggulan itu harus angkat koper dari Stuttgart Terbuka.


Traveling Bersama Anak? Jangan Khawatir..

Jumat, 27 April 2018 09:34 WIB

Ada panduan menarik bagi ayah dan bunda ketika berlibur bersama anak-anak ke luar negeri.


Dukung Kemenag, MUI Tak Ingin Masjid Jadi Wahana Politik Praktis

Jumat, 27 April 2018 09:33 WIB

"Karena sering kali kegiatan politik praktis itu diwarnai dengan intrik, fitnah, dan adu domba."


Pengamat: Era Ahok Jadi Tempat Pengaduan Warga, Kini Balai Kota untuk Kampanye

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Trubus menyebut Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menyalahi aturan dan seharusnya dia mengikuti pergub yang telah ada.


MU Tolak Geser Jadwal, Persija vs Persib Makin Tak Jelas

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Tanggal 4, MU dijadwalkan bentrok dengan Persib di Pamekasan, Madura.


Patah Hati Bisa Picu Kematian? Ini Kata Pakar

Jumat, 27 April 2018 09:11 WIB

Begini penjelasan pakar ahli jantung dan asisten profesor klinik di New York University.


Preview: Ujian Awal Mental Bertanding Pemain Indonesia U-23

Jumat, 27 April 2018 08:56 WIB

Milla menyadari Bahrain U-23 bukan lawan yang sangat mudah untuk dikalahkan.


Meriahkan Ramadan, Rhoma Irama, Ani, dan Rika Kembali ke Layar Kaca

Jumat, 27 April 2018 08:51 WIB

Rhoma menjelaskan, Tuhan menciptakan cinta dan kasih dalam tiap individu.


Bawa Puluhan Kayu Tanpa Dokumen, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

Jumat, 27 April 2018 08:43 WIB

Rezki mengungkapkan, saat ini kedua tersangka telah diamankan ke Mapolres Aceh Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.


Bursa Dunia Cenderung Variatif

Jumat, 27 April 2018 08:29 WIB

Laju bursa saham AS mampu berbalik ke teritori positif.


Pencarian Hari Kedua Nelayan Hilang di Perairan Tapteng Masih Nihil

Jumat, 27 April 2018 08:23 WIB

Ia menyebut, pencarian kali ini berhadapan dengan cuaca buruk di perairan dimana berlangsung pencarian.