News / Daerah / Berita

9.075 Hektar Daerah Irigasi di Sleman Rusak

akurat logo
Ridwan Anshori
Senin, 16 April 2018 22:04 WIB
Share
 
9.075 Hektar Daerah Irigasi di Sleman Rusak
Bupati Sleman Sri Purnomo dalam serah terima hasil pekerjaan P3-TGAI pada Pemerintah Kabupaten Sleman, menyebutkan daerah irigasi seluas 9.075 Ha dalam keadaan rusak sedang dan rusak berat.. Ridwan Anshori

AKURAT.CO, Kabupaten Sleman memiliki area pertanian yang dialiri dari daerah irigasi seluas 21.953 hektare (Ha) yang tersebar di 17 kecamatan. Namun, tidak semuanya dalam keadaan baik. Setidaknya seluas 9.075 hektar daerah irigasinya mengalami kerusakan.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, daerah irigasi yang menjadi kewenangan Kabupaten Sleman saat ini 21.953 Ha. Daerah irigasi dalam keadaan baik tercatat 12.878 Ha atau 58,66 persen.

"Sedang sisanya seluas 9.075 hektar atau 41,34 persen dalam keadaan rusak sedang dan rusak berat," katanya dalam serah terima hasil pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) pada Pemerintah Kabupaten Sleman, Senin (16/4).

Bupati mengatakan, pada 2018 ini Pemkab Sleman melakukan rehabilitasi sembilan daerah irigasi dengan total anggaran Rp7.394.435.000. Selain itu akan melakukan pembangunan atau peningkatan daerah irigasi di 27 daerah irigasi beranggaran Rp7.275.780.000.

"Lalu melakukan perbaikan 18 Daerah Irigasi dengan total biaya sebesar Rp7.264.000.000 dari Dana Alokasi Khusus," jelasnya.

Dia berharap, pasca rehabilitasi daerah irigasi, warga ikut menjaganya agar bertahan lama dan tidak cepat rusak. "Kita punya kewajiban menjaga agar fungsi jaringan irigasi tetap optimal," pintanya.


Editor. Bismarc Lesmana

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Kurangi Serangan Panik dengan Cara Ini

Kamis, 26 April 2018 06:30 WIB

Berikut ini beberapa tipsnya untuk mengatasi panik.


Bagaimana Kehidupan Seks Pasangan yang Selisih 25 Tahun? Ini Ceritanya

Kamis, 26 April 2018 06:25 WIB

Mereka sama-sama menyukai musik.


Forhati Minta DPR Atur Sanksi LGBT dalam Revisi UU KUHP

Kamis, 26 April 2018 06:20 WIB

Forhati khawatir sanksi ini akan "sepi-sepi saja" sampai RUU KUHP disetujui jadi undang-undang baru.


Sony Rilis Aksesoris Game untuk HP Seri Xperia dan PlayStation

Kamis, 26 April 2018 06:20 WIB

X Mount adalah aksesoris game terkini yang dirilis Sony untuk perangkat Xperia dan juga PlayStation.


WhatsApp Batasi Pengguna Di Bawah Umur 16 Tahun

Kamis, 26 April 2018 06:15 WIB

Sebelumnya, usia pengguna WhatsApp minimal 13 tahun. Kini, aturan itu berubah. Pengguna harus minimal harus berusia 16 tahun.


Gatot Nurmantyo Optimis Indonesia Jadi Negara yang Kuat

Kamis, 26 April 2018 06:05 WIB

Indonesia kuat jika kita semua optimistis.


Cedera Lutut Pupuskan Asa Chambo Tampil di Piala Dunia

Kamis, 26 April 2018 06:05 WIB

Dia mengalami cedera ligamen lutut


Rekomendasi Panja DPR Terkait TKA Tak Dijalankan Pemerintah

Kamis, 26 April 2018 05:50 WIB

Kita dulu punya namanya Panja pengawasan TKA, rekomendasi kita adalah membuat Satgas pengawasan.


Ketua Dewan Minta Pemerintah Aceh Tangani Serius Ledakan Sumur Minyak

Kamis, 26 April 2018 05:25 WIB

Harapan kita kepada Pemerintah Aceh, khususnya Pemkab Aceh Timur agar segera mengerahkan bantuan.


Saat Diboyong MU, Pemain Ini Mengaku Linglung

Kamis, 26 April 2018 05:10 WIB

Dari Palace, ke MU, kembali ke Palace


Korban Tewas Akibat Ledakan Sumur Minyak Bertambah Jadi 19 Orang

Kamis, 26 April 2018 05:05 WIB

Yang meninggal hingga saat ini berjumlah 19 orang.


Survei KedaiKOPI: Gatot Nurmantyo Capres Alternatif selain Jokowi dan Prabowo

Kamis, 26 April 2018 04:50 WIB

Dari hasil survei elektabilitas Gatot Nurmantyo (27,4 persen).


DPR: Terlalu Dini Mengaitkan Pertemuan Jokowi-PA 212 dengan Pilpres

Kamis, 26 April 2018 04:30 WIB

Pertemuan itu konteksnya agar tidak ada kegaduhan dan suhu politik tidak terlalu panas, maka sah-sah saja.


Gerrard: Messi dan Ronaldo Hebat, Tapi Salah Pemain Terbaik di Planet Ini

Kamis, 26 April 2018 04:20 WIB

"Tetapi tanpa ragu, saat ini Mohamed Salah adalah pemain terbaik di planet ini," ujar Gerrard.


Mendagri Akan Beri Sanksi Tegas Jika ASN Tak Netral

Kamis, 26 April 2018 04:15 WIB

Pemerintah tidak akan sungkan memberi sanksi tegas.