News / Hukum / Berita

Penganiayaan Bayi Calista, Menteri Yohana: Penegakan Hukum Harus Dilakukan

akurat logo
Yohanes Antonius
Rabu, 28 Maret 2018 00:50 WIB
Share
 
Penganiayaan Bayi  Calista, Menteri Yohana: Penegakan Hukum Harus Dilakukan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise melakukan kunjungan kerja di Papua Barat . Dok Kemen PPPA

AKURAT.CO, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise meminta agar kasus penganiayaan dan kekerasan terhadap anak jangan terulang lagi. Hal itu disampaikan Yohana menanggapi kasus tewasnya bayi Calista yang dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri di Karawang Jawa Barat belum lama ini

Yohana mengaku sedih atas kasus kekekerasan yang menimpa bayi Calisata. Yohana mengatakan seorang ibu yang biak seharusnya memberiakan perlindungan pada buah hatinya bukan malh sebaliknya.

"Saya sedih sekaligus menyayangkan kejadian itu. Seorang ibu yang seharusnya memberikan perlindungan kepada anaknya justru melakukan kekerasan yang berujung kematian. Itu jangan terjadi lagi," katanya dalam siaran pers yang diterima Antara di Karawang, Selasa (27/3)/

Terkait dengan kejadian itu, ia mengapresiasi langkah yang telah dilakukan kepolisian dalam menyelesaikan kasus tersebut. Apresiasi juga disampaikan kepada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Karawang yang telah melakukan upaya pendampingan bagi pelaku.

Menurut Yohana, penegakan hukum tetap harus dilakukan dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Penegakkan hukum tetap harus dilakukan agar dapat menimbulkan efek jera, baik bagi pelaku maupun masyarakat agar tidak meniru perbuatan pelaku.

Ia menyatakan, selain penegakan hukum, upaya pencegahan juga penting dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Penguatan keluarga melalui pembentukan Pusat Konsultasi Bagi Keluarga dirasa sangat penting dilakukan pada situasi saat ini, dimana orang mudah tersulut emosi dan depresi sehingga melampiaskan ke orang terdekat temasuk anak.

"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah membentuk Pusat Pembelajaran Keluarga di berbagai daerah. Saya berharap pemerintah daerah dapat mendukung langkah ini sebagai upaya preventif mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak dan perempuan," katanya.

Masyarakat sebenarnya memegang peranan yang tidak kalah penting dalam mencegah kekerasan pada anak. Masyarakat harus peka terhadap situasi dan kondisi yang terjadi di wilayahnya. Untuk itu, perlu ditingkatkan gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di semua desa/kelurahan sebagai langkah strategis untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.

Sementara itu, bayi yang baru berusia 15 bulan di Karawang mengalami koma hingga meninggal dunia setelah mendapat penganiayaan dari ibu kandungnya sendiri, Sinta.Kasus penganiayaan tersebut kini ditangani pihak kepolisian setempat dan polisi telah menetapkan ibu kandung bayi itu tersangka.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

OJK Bongkar Tindak Pidana Perbankan BPR KS Bali Agung Sedana

Kamis, 26 April 2018 10:47 WIB

NS dinyatakan bekerja sama dengan JAL (Dirut/ pemilik PT IHS penyalur tenaga kerja) yang saat ini sedang disidik tim Polda Bali.


DPR Sesalkan Lemahnya Pengawasan Pemerintah Terkait Terbakarnya Sumur Minyak Pertamina Aceh

Kamis, 26 April 2018 10:43 WIB

Ditto meminta pemerintah terutama pemerintah daerah segera menutup sumur-sumur minyak illegal


Otak Atik Direksi BUMN Konstruksi Guna Peningkatan Kinerja

Kamis, 26 April 2018 10:40 WIB

Kementerian BUMN juga telah melalukan penyegaran disejumlah BUMN Konstruksi lainnya


Jasa Marga Jaring 100 Kendaraan Langgar Aturan di Tol Surabaya-Gempol

Kamis, 26 April 2018 10:37 WIB

Dari 71% kendaraan yang melakukan pelanggaran, 97% ditilang akibat overload dan 3% ditilang akibat overdimensi


Direktur RS Medika Permata Hijau Jadi Saksi Fredrich Yunadi

Kamis, 26 April 2018 10:36 WIB

"dr. Hafil Budianto Abdulgani, dr. Mohammad Toyibi, dan dr. Djoko Sanjoto Suhud. Itu yang sudah fix bisa hadir."


Jaga Kualitas, Anomali Langsung Ambil Biji Kopi dari Petani

Kamis, 26 April 2018 10:32 WIB

Anomali rutin melakukan pengecekan dan penilaian terhadap kopinya.


Jon Favreau Konfirm Hadir diAvengers 4

Kamis, 26 April 2018 10:28 WIB

Jon Favreau mungkin tidak muncul di Avengers: Infinity War, tapi...


MUI Soroti Banjirnya Tenaga Kerja Asing ke Indonesia

Kamis, 26 April 2018 10:25 WIB

MUI: Masih banyaknya tenaga kerja lokal berkemampuan yang bisa mengisi formasi pekerjaan tertentu.


Rupiah Masih Lembek, Dekati Level Rp14.000 per USD

Kamis, 26 April 2018 10:19 WIB

Reza: Imbal hasil sejumlah obligasi AS membuat ruang pergerakan Rupiah kian sempit dan menutup peluang untuk terjadinya balik arah


IHSG Masih Belum Melek Awal Perdagangan

Kamis, 26 April 2018 10:16 WIB

Dalam pembukaan perdagangan Kamis (26/4) menghasilkan transaksi perdagangan mencapai Rp350,44 miliar.


Preview: Jalan Terjal Arsenal Dapatkan Kado Perpisahan

Kamis, 26 April 2018 10:15 WIB

Kemenangan akan menjadi kado terindah bagi Arsene Wenger yang akhir musim ini meninggalkan bangku kepelatihan Arsenal.


Padukan Musik dan eSports, Festival Hyperplay 2018 Segera Hadir

Kamis, 26 April 2018 10:10 WIB

Untuk ranah eSports, festival tersebut menggelar turnamen League of Legends.


Palak Sopir Truk, Empat Preman Kampung Diciduk Polisi

Kamis, 26 April 2018 10:09 WIB

Kawanan tersebut tertangkap basah saat tengah memalak sopir yang sedang melintas


Semburan Api di Sumur Minyak Padam, Muncul Semburan Gas Setinggi 70 Meter

Kamis, 26 April 2018 10:05 WIB

Api padam dengan sendirinya sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi.


Pemerintah Klaim Harga Pangan Jelang Bulan Puasa Terpantau

Kamis, 26 April 2018 10:05 WIB

Pemerintah tetapkan HET beras medium wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB dan Sulawesi sebesar Rp9.450 per kilogram.