News / Sosok / Berita
Probosutedjo Tutup Usia

Probosutedjo, Hilangnya Sisa-sisa Kharisma dan Pengaruh Soeharto

akurat logo
Herman Syahara
Senin, 26 Maret 2018 17:21 WIB
Share
 
Probosutedjo, Hilangnya Sisa-sisa Kharisma dan Pengaruh Soeharto
Ilustrasi Probosutedjo. AKURAT.CO/Chandra Nawa

AKURAT.CO, Di tengah sakitnya, Probosutedjo masih memancarkan sisa-sisa lambang dan pengaruh masa kejayaan Presiden Kedua RI, Soeharto. Ini terbukti di penghujung hidupnya dia masih disowani atau didatangi oleh para calon pejabat Kepala Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan Sandiaga Uno tercatat sebagai Cagub dan Cawagub yang pernah menyambangi Probosutedjo di kediamannya, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat,

Sandiaga, saat itu masih menjadi Cawagub, diketahui berkunjung ke kediaman adik  mantan Presiden RI Soeharto itu pada Jumat malam, 24 Maret 2017, di tengah suasana kampanye. Dalam kunjungan tersebut Sandi mengaku menerima  nasihat dari Probo terkait Pilkada DKI Jakarta. Bagi Sandi kunjungan ini merupakan silaturahim antardua keluarga besar yang telah terjalin sejak lama. Dia menyatakan banyak menerima nasihat dari Probo seputar isu pendidikan, dunia usaha kecil-menengah  kesejahteraan rakyat, dan  sumber daya manusia.

"Kami dititipi pesan agar fokus pada ekonomi akar rumput  melalui penciptaan lapangan kerja dan program OK OCE. Alhamdulilah dukungan itu sebagai amanah bagi kami," kata Sandiaga kepada media.

Sebelumnya, semasa Cagub  DKI Jakarta, Ahok juga diberitakan pernah sowan ke rumah Probosutedjo pada  Rabu, 15 Maret 2017.  Menurut Timses Ahok saat itu, Ruhut Sitompul, Ahok datang karena diundang untuk bertemu dengan Probosutedjo. Keluarga Probo, katanya,  mendukung Ahok maju sebagai Cawagub DKI Jakarta karena dinilai sudah memberikan bukti selama memimpin Jakarta sebelumnya. Ahok juga sempat curhat kepada Probosutedjo seputar pencalonannya. 

Sambutan keluarga Probosutedjo saat itu hangat. Probo, yang biasanya mengenakan sarung, hari itu  berpakaian rapi dan mengenakan celana panjang. Ruhut mengaku tak menyangka para direksi dan staf Probo ikut hadir dan berfoto. Ruhut dan Ahok diberi buku masing-masing tiga. Semasa menjadi pengacara Soeharto ketika Soeharto, Ruhut mengaku sering bertemu Probosutedjo yang selalu mengenakan sarung.

Setelah Soeharto wafat dan orang-orang kepercayaannya seolah alergi menyebut nama Soeharto, agaknya hanya Probosutedjolah yang paling sering menyuarakan pembelaan kepada abangnya itu. Menurut Probo, di samping ada pihak yang tidak melihat kebaikan Pak Harto dengan menjelek-jelekannya, namun ada   juga yang mengingat jasa Pak Harto dan menilai  karya Pak Harto perlu diteruskan agar rakyat sejahtera.

Di mata Probosutedjo, prestasi Pak Harto belum tersaingi oleh para presiden setelahnya. Hingga hari ini rakyat Indonesia belum merasakan apa yang dikerjakan oleh presiden-presidennya. Pemimpin saat ini belum menyamai sosok kepemimpinan Soeharto sebagai bapak pembangunan yang sukses membuat ekonomi tumbuh subur dan bisa dirasakan rakyat.

Probo menyayangkan, para presiden itu merasa berhasil semua. Berbeda dengan Pak Harto yang tidak pernah menonjolkan hasil kerjanya. Pak Harto hanya berpikir untuk bagaimana rakyat lebih sejahtera, lebih makmur lagi.

“Presiden lain banyak berbuat sesuatu tapi kenyataannya karyanya belum bisa dirasakan rakyat. Beda dengan Pak Harto, rakyat bisa merasakan apa yang dilakukan oleh Pak Harto, ekonomi tumbuh subur dan bisa dirasakan rakyat,” tegas Probosutedjo seraaya berwasiat agar pemerintahan saat ini lebih memikirkan kepentingan rakyat dan fokus pada pertanian seperti yang dilakukan Pak Harto.

Setelah Probosutedjo wafat, nampaknya tak ada lagi  Keluarga Cendana yang memiliki kharisma seperti Soeharto dan layak disowani atau dimintai pendapatnya. Bagi pengikut, pengagum, dan kerabat Seoharto --dan mungkin juga bagi Keluarga Cendana sendiri, kepergian Probo yang santun berbicara dan bersikap itu,  tentu sebuah kehilangan yang dalam.


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Pengamat: Era Ahok Jadi Tempat Pengaduan Warga, Kini Balai Kota untuk Kampanye

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Trubus menyebut Gubernur dan Wakil Gubernur sudah menyalahi aturan dan seharusnya dia mengikuti pergub yang telah ada.


MU Tolak Geser Jadwal, Persija vs Persib Makin Tak Jelas

Jumat, 27 April 2018 09:18 WIB

Tanggal 4, MU dijadwalkan bentrok dengan Persib di Pamekasan, Madura.


Patah Hati Bisa Picu Kematian? Ini Kata Pakar

Jumat, 27 April 2018 09:11 WIB

Begini penjelasan pakar ahli jantung dan asisten profesor klinik di New York University.


Preview: Ujian Awal Mental Bertanding Pemain Indonesia U-23

Jumat, 27 April 2018 08:56 WIB

Milla menyadari Bahrain U-23 bukan lawan yang sangat mudah untuk dikalahkan.


Meriahkan Ramadan, Rhoma Irama, Ani, dan Rika Kembali ke Layar Kaca

Jumat, 27 April 2018 08:51 WIB

Rhoma menjelaskan, Tuhan menciptakan cinta dan kasih dalam tiap individu.


Bawa Puluhan Kayu Tanpa Dokumen, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

Jumat, 27 April 2018 08:43 WIB

Rezki mengungkapkan, saat ini kedua tersangka telah diamankan ke Mapolres Aceh Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.


Bursa Dunia Cenderung Variatif

Jumat, 27 April 2018 08:29 WIB

Laju bursa saham AS mampu berbalik ke teritori positif.


Pencarian Hari Kedua Nelayan Hilang di Perairan Tapteng Masih Nihil

Jumat, 27 April 2018 08:23 WIB

Ia menyebut, pencarian kali ini berhadapan dengan cuaca buruk di perairan dimana berlangsung pencarian.


Belum Terkalahkan, Nadal Tembus Perempat Final Barcelona Terbuka

Jumat, 27 April 2018 08:12 WIB

Nadal masih belum terkalahkan bermain di lapangan tanah liat.


Korban D Mengaku Dihantam Dua Kali oleh Diego Michiels

Jumat, 27 April 2018 08:10 WIB

Insiden pemukulan terjadi pada 21 Mei 2017.


Korban Tewas Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Bertambah 22 Orang

Jumat, 27 April 2018 08:05 WIB

Korban terakhir yang meninggal dunia bernama Rifky Mauliansyah (23), yang mengalami luka parah atau luka bakar cukup serius.


Pidato Politik Amien Rais Buat Anies Baswedan Dapat 'Kartu Kuning' dari PDIP

Jumat, 27 April 2018 07:45 WIB

Gembong berharap kasus Amien Rais berpolitik di Balai Kota dijadikan pelajaran oleh Gubernur Anies.


Dolar Masih Canggih, Rupiah Makin Merintih

Jumat, 27 April 2018 07:40 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.896 dan resisten 13.878


KPK Periksa 16 Saksi Kasus Gratifikasi Zumi Zola di Polda Jambi

Jumat, 27 April 2018 07:35 WIB

KPK memeriksa 16 saksi dalam penyidikan terkait tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasiproyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi


IHSG Ada Celah Rebound, Koleksi Keenam Saham Ini

Jumat, 27 April 2018 07:29 WIB

Pergerakan harga sudah menguji garis MA 200 sehingga diharapkan agar peluang terjadinya rebound terbuka lebar.