Walhi Sesalkan Hutan yang Ada di Indonesia Tak Dikelola dengan Baik

akurat logo
Yudi Permana
Kamis, 22 Maret 2018 06:27 WIB
Share
 
Walhi Sesalkan Hutan yang Ada di Indonesia Tak Dikelola dengan Baik
Hutan Monyet Ubud. FUNLIFECRISIS.COM

AKURAT.CO, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyesalkan potensi hutan yang ada di Indonesia tak dikelola dengan baik, bahkan cenderung terjadi kerusakan yang terus menerus.

Hal ini disampaikan Walhi sebagai bagian dari peringatan hari Hutan Sedunia yang jatuh setiap 21 Maret.

Kepala Departemen Kampanye dan Perluasan Jaringan Eksekutif Nasional Walhi Khalisah Khalid mengatakan dengan melimpahnya kekayaan alam Indonesia, alih-alih disyukuri justru malah menjadi seperti kutukan akibat salahnya cara pandang dalam melihat hutan.

"Pemerintah menganggap hutan dan pepohonan adalah komoditas dan menjadi tulang punggung ekonomi melalui berbagai kebijakan, dan mendelegasikan pengelolaan hutan kepada korporasi skala besar," kata Khalisah dalam pernyataannya, Rabu (21/3).

Pasca illegal logging melampaui masa keemasannya di era orde baru, berganti dengan sawit, kebun kayu untuk industri pulp and paper dan tambang, nasib hutan semakin memprihatinkan. Keanekaragaman hayati diubah menjadi tanaman monokultur.

"Bahkan yang bahaya, perkebunan monokultur dikampanyekan oleh korporasi seperti HTI (kebun kayu) dan sawit sebagai hutan, merupakan pengacauan dan penyesatan sistematis terhadap paradigma dan pengetahuan," ucap dia.

Padahal, kata dia, kekayaan alam yang melimpah di Indonesia menduduki urutan kedua dunia, negara yang memiliki hutan tropis dengan keanekaragaman hayatinya, setelah Brazil.

Namun jika cara pandang atas hutan tidak diubah maka bukan hanya bencana ekologis yang terjadi, tetapi juga konflik tenurial dengan masyarakat adat/masyarakat lokal.

"Kriminalisasi terus terjadi terhadap masyarakat yang memperjuangkan penyelamatan hutan dan wilayah kelolanya dari ancaman industri, dan kemiskinan karena ketimpangan penguasaan dan pengelolaan hutan yang sebagian besar dikuasai oleh korporasi, akibat dari paradigma penguasaan hutan oleh negara atau rezim hak menguasai negara (HMN)," ucap dia.

Padahal, lanjut dia, bahwa putusan MK tahun 2012 menegaskan bahwa hutan adat adalah hutan hak, bukan hutan negara.

”Putusan MK harusnya menjadi pegangan bagi semua pihak, khususnya negara sebagai pemegang mandat konstitusi,” imbuhnya. []


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kapolri Minta Kepala Daerah Tangkal Berkembangnya Terorisme

Jumat, 25 Mei 2018 23:29 WIB

Perlu kerjasama semua pihak termasuk masyarakat untuk melakukan pemetaan potensi berkembangnya terorisme.


Jaksa Agung: UU Antiterorisme Penanganan Perkara Lebih Leluasa

Jumat, 25 Mei 2018 23:17 WIB

UU Terorisme yang lama itu kesannya negara atau aparat keamanan serta penegak hukum berada di belakang teroris.


Gandeng Lion Parcel dan Himbara, Cara Kemendes PDTT Lipatgandakan Pendapatan BUMDes

Jumat, 25 Mei 2018 23:15 WIB

Kerjasama dengan Lion Parcel akan sangat berguna untuk mengakselerasi transaksi produk unggulan desa melalui E-Commerce dari BRI dan BNI.


Misbakhun Jelaskan Progres Pengentasan Kemiskinan Jokowi ke Mahasiswa di Korsel

Jumat, 25 Mei 2018 23:00 WIB

Pendidikan dapat membantu masalah pengentasan kemiskinan


Madura Gagal Puncaki Klasemen Setelah Diimbangi Persebaya

Jumat, 25 Mei 2018 22:57 WIB

Derby Suramadu berakhir dengan skor 2-2.


RUU Antiterorisme Atur Ancaman WNI Kombatan Teroris

Jumat, 25 Mei 2018 22:45 WIB

WNI yang pulang dari Suriah diikutsertakan dalam program kontra-radikalisasi.


Indonesia Dipastikan Tanpa Gelar di Piala Thomas & Uber

Jumat, 25 Mei 2018 22:34 WIB

Indonesia harus mengakui keunggulan China dengan skor 2-3.


Bekuk Persipura, Persija Tinggallkan Zona Degradasi

Jumat, 25 Mei 2018 22:26 WIB

Persija kembali ke jalur kemenangan usai mengalahkan Persipura dengan skor 2-0.


Peras Warga, Empat Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi di Garut

Jumat, 25 Mei 2018 22:24 WIB

Penangakapan ini terkait pemerasan yang mengaku sebagai wartawan dari salah satu media.


PAD Berkurang, Pemprov Riau Siap Lakukan Rasionalisasi Anggaran

Jumat, 25 Mei 2018 22:18 WIB

Berkurangnya PAD Pemprov Riau salah satunya dari pajak BBKB


Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Depok Gelar Pasar Murah

Jumat, 25 Mei 2018 22:09 WIB

Pasar murah Kota Depok dilakukan guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok saat ramadan


Pelaku Terorisme Dinilai Miliki Gangguan Kepribadian Sosial

Jumat, 25 Mei 2018 22:05 WIB

Biasanya orang seperti ini adalah tipe orang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial.


Harga Cabai Merah Anjlok, Petani Menjerit

Jumat, 25 Mei 2018 21:54 WIB

Petani cabai merah di Dolok Sanggul Sumut keluhkan anjloknya harga cabai yang sudah terjadi sepekan terakhir.


Bandara Militer di Wilayah Suriah Timur Jadi Sasaran Agresi Rudal

Jumat, 25 Mei 2018 21:45 WIB

Pasukan pemerintah Suriah mengandalkan dukungan dari kelompok militan Hezbollah Lebanon dan juga milisi regional yang diorganisasikan Iran.


Jokowi Berharap Bendungan Kuningan Bisa Mengairi 3.000 Hektare Sawah

Jumat, 25 Mei 2018 21:44 WIB

Bendungan Kuninga yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp500 miliar itu berada dalam tahap penyelesaian akhir