Thailand Perketat Pengawasan Terhadap Warga Negara Asing

akurat logo
Dedi Ermansyah
Kamis, 15 Februari 2018 06:57 WIB
Share
 
Thailand Perketat Pengawasan Terhadap Warga Negara Asing
Thailand perketat pengawasan terhadap Negara Asing.. Thephuketnews

AKURAT.CO, Thailand sedang meningkatkan langkah-langkah untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap para pengunjung dari luar negeri di tengah kekhawatiran bahwa mereka kemungkinan terlibat dalam kejahatan selama berada di negara itu.

Juru bicara Departemen Pertahanan Letnan Jenderal Kongcheep Tantrawanich mengatakan bahwa Biro Imigrasi dan Departemen Pemerintahan Provinsi sedang bersama-sama mempersiapkan langkah untuk menerapkan pengawasan lebih ketat. Data semua warga asing yang masuk ke Thailand dan berangkat dari negara itu akan direkam serta diperbarui dalam sebuah sistem penyimpanan data Program Tunggal.

Juru bicara memberikan keterangan pada acara jumpa pers setelah pertemuan pada Rabu. Pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Prawit Wongsuwan itu berlangsung antara para pejabat Biro Imigrasi, Departemen Pemerintahan Provinsi serta badan-badan pemerintahan lainnya menyangkut langkah-langkah pengawasan terhadap para warga asing.

Langkah tersebut terutama dirancang agar pihak berwenang tetap dapat mengawasi para warga asing ketika mereka melakukan perjalanan dan tinggal di Thailand.

Langkah lebih ketat saat ini sedang dipersiapkan oleh badan-badan pemerintah dan akan diterapkan secara resmi di seluruh negeri dalam enam bulan mendatang, menurut Letjen Kongcheep.

Pihak berwenang akan mengajukan sistem referensi paspor elektronik pengganti dokumen imigrasi, yang disebut dengan Tor Mor 6, memindai sidik jari para pengunjung asing serta membuat salinan paspor mereka saat memasuki wilayah negara, kata juru bicara.

Semua hotel, rumah penginapan dan tempat-tempat menginap lainnya yang digunakan oleh para pengunjung dari luar negeri akan mencatat data masuk dan keluar selain informasi yang tertera di paspor mereka, ujarnya.

Para pengelola hotel, rumah penginapan dan tempat-tempat menginap lainnya yang diisi oleh para warga asing akan sangat ketat diwajibkan untuk menyerahkan data yang telah dicatat itu, termasuk tanggal-tanggal 'check'in' dan 'check-out' serta informasi lainnya yang berkaitan dengan tamu-tamu mereka, kepada pejabat keimigrasian atau kepolisian setempat.

"Langkah-langkah itu terutama dirancang untuk menyimpan data masuk, keberangkatan dan masa tinggal para pengunjung dari luar negeri di bawah pengawasan ketat dan terintegrasi oleh pihak berwenang serta untuk mengurangi kekhawatiran keamanan nasional terkait kejahatan transnasional, mafia atau terorisme serta perjalanan ilegal dan penipuan dengan telepon, yang kemungkinan mereka terlibat di dalamnya," kata Letjen Kongcheep.

Juru bicara Departemen Pertahanan itu sebelumnya mengatakan bahwa lebih dari 8.000 warga asing diduga tinggal secara ilegal di berbagai wilayah di Thailand. Banyak di antara mereka yang ditakutkan pihak berwenang kemungkinan telah melakukan kejahatan atau kemungkinan terlibat kejahatan.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Misteri Pesawat di Lembah Nusa Dua Bali Bikin Heboh para Turis

Sabtu, 24 Februari 2018 13:18 WIB

Pesawat itu awalnya akan dimanfaatkan untuk restoran. Tetapi si pemiliknya kemudian mengurungkan niatnya.


Jessica Iskandar Jadi Mualaf. Benarkah?

Sabtu, 24 Februari 2018 13:15 WIB

Ini kali kedua setelah ada isu 8 tahun lalu.


15 Investor Paman Sam Bidik Investasi di Bidang Kesehatan

Sabtu, 24 Februari 2018 13:15 WIB

Iklim investasi yang terus membaik dimana Indonesia mendapat predikat layak investasi dari tiga lembaga pemeringkat internasional sekaligus.


Presiden Jokowi Didesak Keluarkan Perppu Darurat Narkoba

Sabtu, 24 Februari 2018 13:11 WIB

Beberapa hari terakhir, rakyat Indonesia digegerkan beberapa kasus penyelundupan narkoba dalam jumlah yang sangat besar


Tantowi Yahya akan Genjot Kunjungan Wisman asal Selandia Baru

Sabtu, 24 Februari 2018 13:10 WIB

Dengan jarak yang relatif dekat, wisatawan asal Selandia Baru adalah pasar yang menjanjikan bagi dunia pariwisata Indonesia.


Sebanyak Delapan Kereta dari Jakarta Telat Tiba di Madiun

Sabtu, 24 Februari 2018 13:05 WIB

Keterlambatannya cukup parah, rata-rata berkisar antara empat jam hingga delapan jam lebih.


Surat Lamaran Kerja Steve Jobs Dijual Seharga Rp683 Juta

Sabtu, 24 Februari 2018 13:04 WIB

Surat lamaran itu menunjukkan ketertarikan Jobs terhadap teknologi sebelum akhirnya benar-benar menekuni bidangnya tersebut..


Roro Fitria dan Dhawiya Zaida Olahraga Bareng di Penjara

Sabtu, 24 Februari 2018 12:59 WIB

Keduanya sudah saling kenal sebelumnya.


Ilmuwan Ciptakan 'Kostum Happy' Pereda Stress bagi Para Astronot

Sabtu, 24 Februari 2018 12:59 WIB

Astronot di luar angkasa tidak hanya merasakan kelelahan fisik, namun juga psikologis.


Buron 17 Bulan, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di NTT Dibekuk Polisi di Bekasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:55 WIB

"Pelaku GS berhasil kami bekuk di wilayah Bekasi pada Kamis (22/2) lalu bersama tim dari Polda Metro Jaya,"


Usai Mediasi dengan KPU, Partai Idaman Siap Lanjut ke Sidang Adjudikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53 WIB

Partai Idaman meyakini akan memenangkan gugatannya dalam sidang adjudikasi


Begini Rahasia Bikin Kentang Goreng Ala Restoran Cepat Saji

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Bingung kan bagaimana caranya membuat kentang se-renyah restoran cepat saji? Ini rahasianya.


ASN di Banjar Kedapatan Tengah Mengkonsumsi Sabu-sabu

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Selain melakukan pemeriksaan di ruang kerja tersangka, petugas juga menggeledah sepeda motor milik keduanya.


Lebih dari 90% Penderita TB di Denpasar Sembuh dari Penyakitnya

Sabtu, 24 Februari 2018 12:49 WIB

Selain pengobatan, ada pemberian bantuan yang diberikan kepada penderita Tuberculosis.


Bikin Ngiler, Beberapa Kuliner Ini Disajikan dalam Mangkuk Buah Segar

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48 WIB

Makanan yang disajikan dalam buah segar lebih menarik jika disajikan dalam piring atau yang lainnya.