News / Politik / Berita
Pilkada Serentak 2018

Benny Harman: Tindak Tegas Cagub-Cawagub Gunakan Politik Uang

akurat logo
Dedi Ermansyah
Kamis, 15 Februari 2018 03:22 WIB
Share
 
Benny Harman: Tindak Tegas Cagub-Cawagub Gunakan Politik Uang
Benny K Harman. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Beny K Harman mendesak Badan Pengawas Pemilu menindak tegas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang melakukan politik uang serta mempolitisasi SARA.

"Kami dari paket Harmoni mengimbau agar jika ada yang ditemukan melakukan Politik uang dan politisasi SARA segera ditindak," kata Beny di hadapan peserta Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA di Kupang, Rabu (14/2).

Deklarasi yang digelar oleh Bawaslu NTT itu tidak hanya menghadirkan Beny K Harman dan pasangannya Benny Litelnoni, namun juga pasangan Viktor Laiskodat-Josef Nai Soi serta Esthon-Chris Rotok serta calon wakil gubernur Emilia Nomleni.

Beny mengatakan bahwa dirinya dan pasangannya sudah pasti akan menghindari politik uang apalagi melakukan politisasi SARA.

"Nomor tiga siap menghindari politik uang dan SARA. Kami siap dihukum jika terbukti menerapkan hal ini," ujarnya.

Sementara itu, pasangan calon gubernur Esthon Foenay-Chris Rotok juga mengatakan bahwa deklarasi yang digelar oleh Bawaslu NTT merupakan hal positif guna mencegah para calon kepala daerah melakukan politik uang, khususnya bagi para pendukung serta tim suksesnya.

"Kami justru sangat mendukung hal ini. Kami minta agar para pelakunya ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku sehingga memberikan efek jera bagi yang lain," tuturnya.

Tak hanya dua pasangan itu. Pasangan yang lain seperti Viktor Laiskodat-Josef serta calon wakil gubernur Emilia Nomleni juga mengharapkan yang sama.

Dalam kesempatan tersebut empat pasangan itu juga bersama-sama membacakan isi deklarasi guna Pilkada Damai di provinsi berbasis kepulauan itu.

Berikut isi deklarasi tersebut, mengawal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota dari politik uang dan politisasi SARA karena hal tersebut merupakan ancaman bagi demokrasi dan kelautan rakyat.

Kemudian juga tidak menggunakan politik uang dan SARA sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih karena dapat mencederai integritas penyelenggaraan pilkada. Mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program kerja, bukan karena politik uang dan SARA.

Terakhir adalah mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi SARA yang dilakukan oleh pengawas pemilu.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Buron 17 Bulan, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di NTT Dibekuk Polisi di Bekasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:55 WIB

"Pelaku GS berhasil kami bekuk di wilayah Bekasi pada Kamis (22/2) lalu bersama tim dari Polda Metro Jaya,"


Usai Mediasi dengan KPU, Partai Idaman Siap Lanjut ke Sidang Adjudikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53 WIB

Partai Idaman meyakini akan memenangkan gugatannya dalam sidang adjudikasi


Begini Rahasia Bikin Kentang Goreng Ala Restoran Cepat Saji

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Bingung kan bagaimana caranya membuat kentang se-renyah restoran cepat saji? Ini rahasianya.


ASN di Banjar Kedapatan Tengah Mengkonsumsi Sabu-sabu

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Selain melakukan pemeriksaan di ruang kerja tersangka, petugas juga menggeledah sepeda motor milik keduanya.


Lebih dari 90% Penderita TB di Denpasar Sembuh dari Penyakitnya

Sabtu, 24 Februari 2018 12:49 WIB

Selain pengobatan, ada pemberian bantuan yang diberikan kepada penderita Tuberculosis.


Bikin Ngiler, Beberapa Kuliner Ini Disajikan dalam Mangkuk Buah Segar

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48 WIB

Makanan yang disajikan dalam buah segar lebih menarik jika disajikan dalam piring atau yang lainnya.


Pertamina Aceh Monitoring Penggunaan Elpiji Subsidi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:46 WIB

Sidak dan Monitoring dimulai sejak awal Februari 2018 di area Banda Aceh dan terakhir dilakukan pada tanggal 22 Februari 2018.


BPBD Tangani Jebolnya Tanggul di Area Sungai Cilamaya Karawang

Sabtu, 24 Februari 2018 12:35 WIB

Tanggul sungai jebol karena debit air tinggi, sedangkan tanggul kurang begitu besar, sehingga tanggul tidak kuat menahan air.


PDIP: Keberhasilan Kerja Jokowi Tingkatkan Popularitas Partai

Sabtu, 24 Februari 2018 12:20 WIB

terkait kandidat calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung partainya, Kordias mengatakan tidak dalam kapasitasnya memberikan pernyat


Pencalonan Jokowi Jadi Capres 2019 Diyakini Dapat Tingkatkan Elektabilitas PDIP

Sabtu, 24 Februari 2018 12:05 WIB

Dia menilai pencapresan Jokowi itu memunculkan simbiosis mutualisme, karena di satu sisi PDI Perjuangan diuntungkan dari "Jokowi Effect".


Bawaslu Gelar Sidang Mediasi antara Partai Idaman dengan KPU

Sabtu, 24 Februari 2018 11:47 WIB

Sebelumnya, KPU menyatakan partai Idaman tidak lolos dalam proses verifikasi untuk ikut menjadi peserta di Pemilu 2019


KKP Fokuskan Padat Karya Sesuai Arahan Jokowi

Sabtu, 24 Februari 2018 11:42 WIB

Tahun ini anggaran DJPB tetap difokuskan untuk kepentingan para pemangku kepentingan sesuai arahan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.


Jika Keliru Pilih Cawapres, Nasib Jokowi Bisa Lebih Tragis dari SBY

Sabtu, 24 Februari 2018 11:35 WIB

"Suasana kebathinan Jokowi saat ini hampir mirip dengan SBY kala itu, yakni sama-sama diliputi optimisme yang super tinggi,"


Timnas U-23 Bantai Para Juniornya di Laga Uji Coba

Sabtu, 24 Februari 2018 11:29 WIB

Egy Maulana Vikry mengalami cedera akibat tekel


Kompolnas Sebut BNN dan Polri Tak Bekerja Sama Tangani Narkoba

Sabtu, 24 Februari 2018 11:24 WIB

Polri dan BNN perlu ada koordinasi dan kerja sama yang baik dalam menangani masalah narkoba