News / Politik / Berita

Pemuda Muhammadiyah: UU MD3 Baru Menyeret Indonesia ke Era Kegelapan Demokrasi

akurat logo
Deni Muhtarudin
Rabu, 14 Februari 2018 18:52 WIB
Share
 
Pemuda Muhammadiyah: UU MD3 Baru Menyeret Indonesia ke Era Kegelapan Demokrasi
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak. AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa penambahan sejumlah pasal karet di UU MD3 adalah langkah menyeret Indonesia ke dalam era kegelapan demokrasi.

"Bagi saya, UU MD3 dengan 3 tambahan pasal tersebut menyeret Indonesia ke era kegelapan demokrasi, ternyata politisi kita ingin berkuasa tanpa batas," ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (14/2).

Terlebih, menurut Dahnil, adanya Pasal 122 huruf K yang dijadikan tameng oleh DPR agar kebal dari kritikan yang diberikan oleh rakyat yang memilih mereka.

"Bahkan mau mempersulit proses hukum dan memperoleh kekebalan hukum dan anti kritik," ujarnya.

Dahnil menegaskan, watak otoritarian menjadi virus yang menyebar dan menjangkiti semua politisi yang saat ini memiliki kekuasaan.

Bahkan, menurut Dahnil, Anggota DPR dan partai politik saat ini telah kehilangan moral untuk bicara demokrasi dan hak masyarakat sipil yang ada di dalamnya.

"Saya akan memerintahkan seluruh kader Pemuda Muhammadiyah untuk tidak memilih partai politik yang telah menyeret Indonesia ke era kegelapan demokrasi dan hukum tersebut," katanya.

Seperti diketahui, DPR RI bersama Pemerintah telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

Revisi itu pun memuat penambahan 3 pasal yang menuai polemik. Pasal tersebut adalah Pasal 73 yang ditambahkan frase 'wajib' bagi polisi membantu memanggil paksa pihak yang diperiksa DPR.

Berikutnya, Pasal 122 huruf k yang berbunyi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bertugas mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan Anggota DPR.

Yang ketiga adalah Pasal 245 yang menyatakan bahwa pemeriksaan anggota DPR harus dipertimbangkan MKD terlebih dahulu sebelum dilimpahkan ke Presiden untuk pemberian izin bagi aparat penegak hukum.

Sementara itu, dari 10 fraksi partai politik di DPR, hanya dua yang menolak dan melakukan 'walk out' yaitu PPP dan Nasdem. Sedangkan 8 sisanya yakni Golkar, Gerindra, PDIP, PKB, Hanura, PAN, PKS, dan Partai Demokrat menyetujuinya.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Ini Desa-desa yang Terdampak Abu Letusan Gunung Sinabung

Senin, 19 Februari 2018 15:09 WIB

Aktivitas vulkanologi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, Jumat (19/2) mengalami peningkatan ekstrem


Nikita Mirzani Singgung Keimanan Artis yang Tertangkap Narkoba

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Nikita yakin artis yang terjerat narkoba karena pengaruh lingkungan dan pergaulan.


Selamat! Rinni Wulandari Lahirkan Anak Pertama

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Kabar bahagia datang dari pasangan Rinni Wulandari dan Kevin Julian.


Bamsoet Kutuk Keras Pelaku Teror ke Pemuka Agama

Senin, 19 Februari 2018 15:04 WIB

Kekerasan kapada tokoh agama berpotensi memicu perpecahan antar-umat beragama.


Benarkan Ada PK Ahok, MA: Sidang Pertama Pekan Depan

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Permohonan PK diajukan secara tertulis oleh Ahok melalui penasehat hukumnya


Wah, Suami Unggah Foto Laudya Cynthia Bella Tanpa Hijab

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Emran sepertinya sudah kangen. Saat ini Bella di Indonesia.


Mandiri Gaet UGM Kembangkan Tenaga Kriya Perbankan

Senin, 19 Februari 2018 14:55 WIB

Sinergi ini akan memberikan peluang yang lebih baik kepada tenaga kriya dalam meningkatkan karir, baik di Bank Mandiri maupun di tempat lain


JK Beri Peringatan Usai SUGBK Mengalami Kerusakan

Senin, 19 Februari 2018 14:53 WIB

Jusuf Kalla menghimbau agar masyarakat Indonesia bisa menjaga fasilitas-fasilitas milik negara ini.


Campina Ice Cream Bayar Utang ke Swiss Life

Senin, 19 Februari 2018 14:52 WIB

Perseroan telah melunasi utang pada 15 Februari 2018 lalu


Mabes Gelar Rapat Vicon Untuk Bahas Pengamanan Ulama

Senin, 19 Februari 2018 14:49 WIB

Penyerangan kepada tokoh agama makin sering terjadi.


Usai Sidang, Tiga Terdakwa Kasus First Travel Diteriaki Penipu dan Dajjal

Senin, 19 Februari 2018 14:44 WIB

Ketiga terdakwa hanya menunduk malu.


Bikin Malu! Justin Bieber Tepis Hp Kemal Palevi

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Justin sebelumnya sudah menolak.


Nazaruddin Pastikan Ganjar dan Anas Ikut Terima Uang e-KTP

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Nazaruddin mengaku melihat secara langsung penyerahan uang tersebut kepada Ganjar.


Polisi Amankan Dua Perawat dan Ribuan Infus

Senin, 19 Februari 2018 14:25 WIB

Otak pencurian infus ini masuk DPO.


Persipura Resmi Datangkan Hilton dan Marcel Sacramento

Senin, 19 Februari 2018 14:25 WIB

Persipura terus berbenah untuk memperbaiki skuat.