News / Hukum / Berita

Bareskrim Polri Gagalkan Aksi Penyelundupan Baby Lobster

akurat logo
Miftahul Munir
Rabu, 14 Februari 2018 17:46 WIB
Share
 
Bareskrim Polri Gagalkan Aksi Penyelundupan Baby Lobster
Empat penyelundup baby lobsteer yang diamankan Bareskrim Polri. AKURAT.CO/Miftahul Munir

AKURAT.CO, Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Badan Reserse Kriminal Polisi Republik Indonesia mengagalkan penyelunduoan bayi lobster ke Singapura.

Kasubdit 4 Dirtipter Bareskrim Polri, Kombes Pol Parlindungan Silitonga mengatakan, pihaknya mengamankan empat orang berinisial DS, KM, ML alias ER dan AHI, yang akan selundupkan bayi lobster.

Dalam melakukan aksinya ke empat pelaku sengaja menyembunyikan baby lobster di balik sayuran dalam sterofoam. Selanjutnya sterofoam tersebut dikirim melalui jasa cargo.  

"Kami dapatkan informasi salah satu cargo Bandara Soeta akan selundupkan lobster Minggu (11/2). Kemudian, hari ini Rabu (14/2) kami temukan 12 box berisi benih lobseter dioplos dengan sayur," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk memudahkan aksi penyelundupan tersebut, pelaku menggunakan nama perusahaan PT. HSL dan PT ASU. Sebab, dengan begitu bisa memuluskan aksi penyelundupan demi meraup keuntungan besar.

"Modus operandi pengepakan bibit Lobster yang saat ini disamarkan dari PT HSL dan PT ASU sehingga perizinan menggunakan sertifikat dan karantina tumbuhan," terangnya.  

Dalam pengungkapan ini, dinilai olehnya terbilang mudah karena yang menyelundupkan baby lobster pejabat perusahaan berinisial KM selaku Direktur PT ASU dan Direktur PT HSL ML alias ER.

"Ditemukan dokumen kita melakukan penyelidikan dan kita temukan selama 6 hari kita mengamankan yang harus bertanggung jawab atas pengiriman itu. Dari keduanya kita kembangkan dan berhasil menangkap AHI dan DS," tuturnya.  

Dari pengakuan pelaku, baby lobster itu ia dapatkan di perairan Jawa Barat. Aksinya ini pun sudah berjalan sebanyak lima kali dengan keuntungan yang di dapat sebesar 6,7 Miliar setiap penyelundupan.

"Dari 33.400 benih Lobster, jika dihitung harga pasaran sebesar Rp 6,7 miliar," tandasnya.  

Para pelaku dijerat dengan Pasal 16 junto Pasal 88 UU nomer 31 tahun 2004 tentang perikanan. dengan ancaman hukuman penjara selama 6 tahun dan denda Rp 1,5 Milyar.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Jalani 150 Kali Operasi, Kista di Dagu Bocah Ini Tak Kunjung Hilang

Senin, 19 Februari 2018 15:15 WIB

Meskipun sudah ratusan kali dioperasi, Ryder tidak bisa sembuh dari penyakit langka yang dideritanya.


Ini Desa-desa yang Terdampak Abu Letusan Gunung Sinabung

Senin, 19 Februari 2018 15:09 WIB

Aktivitas vulkanologi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, Jumat (19/2) mengalami peningkatan ekstrem


Nikita Mirzani Singgung Keimanan Artis yang Tertangkap Narkoba

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Nikita yakin artis yang terjerat narkoba karena pengaruh lingkungan dan pergaulan.


Selamat! Rinni Wulandari Lahirkan Anak Pertama

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Kabar bahagia datang dari pasangan Rinni Wulandari dan Kevin Julian.


Bamsoet Kutuk Keras Pelaku Teror ke Pemuka Agama

Senin, 19 Februari 2018 15:04 WIB

Kekerasan kapada tokoh agama berpotensi memicu perpecahan antar-umat beragama.


Benarkan Ada PK Ahok, MA: Sidang Pertama Pekan Depan

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Permohonan PK diajukan secara tertulis oleh Ahok melalui penasehat hukumnya


Wah, Suami Unggah Foto Laudya Cynthia Bella Tanpa Hijab

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Emran sepertinya sudah kangen. Saat ini Bella di Indonesia.


Mandiri Gaet UGM Kembangkan Tenaga Kriya Perbankan

Senin, 19 Februari 2018 14:55 WIB

Sinergi ini akan memberikan peluang yang lebih baik kepada tenaga kriya dalam meningkatkan karir, baik di Bank Mandiri maupun di tempat lain


JK Beri Peringatan Usai SUGBK Mengalami Kerusakan

Senin, 19 Februari 2018 14:53 WIB

Jusuf Kalla menghimbau agar masyarakat Indonesia bisa menjaga fasilitas-fasilitas milik negara ini.


Campina Ice Cream Bayar Utang ke Swiss Life

Senin, 19 Februari 2018 14:52 WIB

Perseroan telah melunasi utang pada 15 Februari 2018 lalu


Mabes Gelar Rapat Vicon Untuk Bahas Pengamanan Ulama

Senin, 19 Februari 2018 14:49 WIB

Penyerangan kepada tokoh agama makin sering terjadi.


Usai Sidang, Tiga Terdakwa Kasus First Travel Diteriaki Penipu dan Dajjal

Senin, 19 Februari 2018 14:44 WIB

Ketiga terdakwa hanya menunduk malu.


Bikin Malu! Justin Bieber Tepis Hp Kemal Palevi

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Justin sebelumnya sudah menolak.


Nazaruddin Pastikan Ganjar dan Anas Ikut Terima Uang e-KTP

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Nazaruddin mengaku melihat secara langsung penyerahan uang tersebut kepada Ganjar.


Polisi Amankan Dua Perawat dan Ribuan Infus

Senin, 19 Februari 2018 14:25 WIB

Otak pencurian infus ini masuk DPO.