News / Hankam / Berita

Penganiayaan Terhadap Tokoh Agama Diduga Teror yang Dilakukan Komunis

akurat logo
Muslimin
Rabu, 14 Februari 2018 17:21 WIB
Share
 
Penganiayaan Terhadap Tokoh Agama Diduga Teror yang Dilakukan Komunis
Seksi Humas dan Media Center Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin. AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO, Persaudaraan Alumni 212 menduga, peristiwa penganiayaan terhadapa sejumlah tokoh agama belakangan ini merupakan aksi teror yang dilakukan oleh Komunis.

Menurut Humas Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin, kejadian penganiayaan terhadap tokoh agama merupakan design oknum tertentu untuk membuat negara ini gaduh. Selain itu, kata dia, serangkaian peristiwa itu merupakan upaya untuk mengadu domba antarumat beragama.

"Sekarang kita diadu domba antar umat beragama agar kita umat beragama bentrok maka negara kita adalah gagal sebagai negara agama dan bahwa umat beragamalah yg anarkis dengan begitu komunis asing yag akan ambil alih peranannya," kata Novel Bamukmi saat dihubungi AKURAT.CO, di Jakarta, Rabu (14/2).

Dijelaskan Novel Bamukmin, kejadian tersebut juga untuk memprovokasi dan memancing amarah umat islam. Arahanya adalah untuk membatalkan pilpres 2019 yang akan datang.

"Tujuannya agar negara ini sampai dinyatakan darurat militer maka Pilpres tidak perlu berlangsung akan tetapi pemerintahan yang lama ambil alih kekuasaaan secara langsung," tuturnya.

Ia pun menduga bahwa ada oknum pejabat negara yang ikut andil dalam perstiwa penganiayaan tokoh agama itu. Pasalnya, kata dia, dalam peristiwa penganiayaan terhadapa ulama dan aktivis Masjid jarang diperhatikan.

"Kita dihadapkan kepada siapa Polri ini mengabdi. Karena ulama diteror bahkan sampai meninggal dunia, Densus 88 dan negara tidak hadir hanya polisi tingkat Polsek, itupun dikatakan orang gila. Akan tetapi Gereja di serang, Densus 88 hadir dan negara hadir sampai Panglima TNI dan ketua DPR juga. Para petinggi (Negara) lainnya yang disalahkan pelakunya sebagai teroris," sesalnya.

Saat ini, kata dia, kekuasaan telah dipegang oleh kekautan asing, baik dari sisi ekonomi, politik, tekhnologi, industri, dan bahkan media.

"Kita sudah dicengkram oleh mereka, maka dengan alasan pengamanan aset asing tersebut mereka masuk untuk menjaga aset asing," pungkasnya.

Diketahui, belakangan ini terjadi sejumlah permasalahan yang dialami sejumlah tokoh agama. Pertama, terjadi dua serangan brutal terhadap tokoh agama, yaitu ulama, tokoh NU, dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Cicalengka Bandung, KH Umar Basri pada 27 Januari 2018, dan ulama sekaligus Pimpinan Pusat Persis, HR Prawoto dianiaya orang tak dikenal pada Kamis (1/2) hingga nyawanya tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.

Kedua, persekusi terhadap Biksu Mulyanto Nurhalim dan pengikutnya di Desa Caringin Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang pada 7 Februari 2018 dan baru viral pada 9-10 Februari lalu.

Ketiga, serangan terhadap peribadatan di Gereja Santa Lidwina, Desa Trihanggo Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Minggu (11/2) pagi. Seorang pelaku menggunakan samurai melukai Romo Prier dan pengikutnya.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Sebanyak Delapan Kereta dari Jakarta Telat Tiba di Madiun

Sabtu, 24 Februari 2018 13:05 WIB

Keterlambatannya cukup parah, rata-rata berkisar antara empat jam hingga delapan jam lebih.


Surat Lamaran Kerja Steve Jobs Dijual Seharga Rp683 Juta

Sabtu, 24 Februari 2018 13:04 WIB

Surat lamaran itu menunjukkan ketertarikan Jobs terhadap teknologi sebelum akhirnya benar-benar menekuni bidangnya tersebut..


Roro Fitria dan Dhawiya Zaida Olahraga Bareng di Penjara

Sabtu, 24 Februari 2018 12:59 WIB

Keduanya sudah saling kenal sebelumnya.


Ilmuwan Ciptakan 'Kostum Happy' Pereda Stress bagi Para Astronot

Sabtu, 24 Februari 2018 12:59 WIB

Astronot di luar angkasa tidak hanya merasakan kelelahan fisik, namun juga psikologis.


Buron 17 Bulan, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di NTT Dibekuk Polisi di Bekasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:55 WIB

"Pelaku GS berhasil kami bekuk di wilayah Bekasi pada Kamis (22/2) lalu bersama tim dari Polda Metro Jaya,"


Usai Mediasi dengan KPU, Partai Idaman Siap Lanjut ke Sidang Adjudikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53 WIB

Partai Idaman meyakini akan memenangkan gugatannya dalam sidang adjudikasi


Begini Rahasia Bikin Kentang Goreng Ala Restoran Cepat Saji

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Bingung kan bagaimana caranya membuat kentang se-renyah restoran cepat saji? Ini rahasianya.


ASN di Banjar Kedapatan Tengah Mengkonsumsi Sabu-sabu

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Selain melakukan pemeriksaan di ruang kerja tersangka, petugas juga menggeledah sepeda motor milik keduanya.


Lebih dari 90% Penderita TB di Denpasar Sembuh dari Penyakitnya

Sabtu, 24 Februari 2018 12:49 WIB

Selain pengobatan, ada pemberian bantuan yang diberikan kepada penderita Tuberculosis.


Bikin Ngiler, Beberapa Kuliner Ini Disajikan dalam Mangkuk Buah Segar

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48 WIB

Makanan yang disajikan dalam buah segar lebih menarik jika disajikan dalam piring atau yang lainnya.


Pertamina Aceh Monitoring Penggunaan Elpiji Subsidi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:46 WIB

Sidak dan Monitoring dimulai sejak awal Februari 2018 di area Banda Aceh dan terakhir dilakukan pada tanggal 22 Februari 2018.


BPBD Tangani Jebolnya Tanggul di Area Sungai Cilamaya Karawang

Sabtu, 24 Februari 2018 12:35 WIB

Tanggul sungai jebol karena debit air tinggi, sedangkan tanggul kurang begitu besar, sehingga tanggul tidak kuat menahan air.


PDIP: Keberhasilan Kerja Jokowi Tingkatkan Popularitas Partai

Sabtu, 24 Februari 2018 12:20 WIB

terkait kandidat calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung partainya, Kordias mengatakan tidak dalam kapasitasnya memberikan pernyat


Pencalonan Jokowi Jadi Capres 2019 Diyakini Dapat Tingkatkan Elektabilitas PDIP

Sabtu, 24 Februari 2018 12:05 WIB

Dia menilai pencapresan Jokowi itu memunculkan simbiosis mutualisme, karena di satu sisi PDI Perjuangan diuntungkan dari "Jokowi Effect".


Bawaslu Gelar Sidang Mediasi antara Partai Idaman dengan KPU

Sabtu, 24 Februari 2018 11:47 WIB

Sebelumnya, KPU menyatakan partai Idaman tidak lolos dalam proses verifikasi untuk ikut menjadi peserta di Pemilu 2019