Golkar: Pelaku Penganiayaan Tokoh Agama Tak Pantas Hidup di Indonesia

akurat logo
Muslimin
Rabu, 14 Februari 2018 13:37 WIB
Share
 
Golkar: Pelaku Penganiayaan Tokoh Agama Tak Pantas Hidup di Indonesia
Ali Muchtar Ngabalin (Kanan). AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Partai Golkar menilai para pelaku yang menganiaya sejumlah tokoh agama belakangan ini tidak layak hidup di Indonesia.

Ketua bidang Pemenangan Pemilu wilayah Timur meliputi Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ali Muchtar Ngabalin mengatakan, Partainya mengutuk keras tindakan sejumlah para pelaku kasus penganiayaan tersebut.

Ngabalin mengatakan Golkar merasa prihatin atas penganiayaan yang dialami sejumlah tokoh agama belakangan ini.

"Kami mengutuk tindakan ini sungguh sangat keji dan tidak punya perikemanusiaan atas tindakan dan langkah dan upaya-upaya kelompok atau siapa saja agar tidak layak hidup di negeri ini," kata Ngabalin kepada AKURAT.CO, di Jakarta, Rabu (14/2).

Anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengatakan, partai Golkar terus memantau peristiwa yang menimpa beberapa tokoh agama. Terakhir, penyerangan di Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta, kemarin pagi.

"Tanggal 11 kemarin terjadi serangan yang luar biasa membabi buta, konyol, tolol dan bego, di dalam Gereja Santa Lidwina di Sleman," katanya.

Diketahui, belakangan ini terjadi sejumlah permasalahan yang dialami sejumlah tokoh agama. Pertama, persekusi terhadap Biksu Mulyanto Nurhalim dan pengikutnya di Desa Caringin Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang pada 7 Februari 2018 dan baru viral pada 9-10 Februari lalu.

Kedua, serangan terhadap peribadatan di Gereja Santa Lidwina, Desa Trihanggo Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Minggu (11/2/2018) pagi. Seorang pelaku menggunakan samurai melukai Romo Prier dan pengikutnya.

Sebelumnya juga terjadi dua serangan brutal terhadap tokoh agama, yaitu ulama, tokoh NU, dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Cicalengka Bandung, KH Umar Basri pada 27 Januari 2018, dan ulama sekaligus Pimpinan Pusat Persis, HR Prawoto dianiaya orang tak dikenal pada Kamis (1/2) hingga nyawanya tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.[]


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Buron 17 Bulan, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di NTT Dibekuk Polisi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:56 WIB

"Pelaku GS berhasil kami bekuk di wilayah Bekasi pada Kamis (22/2) lalu bersama tim dari Polda Metro Jaya,"


Buron 17 Bulan, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di NTT Dibekuk Polisi di Bekasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:55 WIB

"Pelaku GS berhasil kami bekuk di wilayah Bekasi pada Kamis (22/2) lalu bersama tim dari Polda Metro Jaya,"


Usai Mediasi dengan KPU, Partai Idaman Siap Lanjut ke Sidang Adjudikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53 WIB

Partai Idaman meyakini akan memenangkan gugatannya dalam sidang adjudikasi


Begini Rahasia Bikin Kentang Goreng Ala Restoran Cepat Saji

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Bingung kan bagaimana caranya membuat kentang se-renyah restoran cepat saji? Ini rahasianya.


ASN di Banjar Kedapatan Tengah Mengkonsumsi Sabu-sabu

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Selain melakukan pemeriksaan di ruang kerja tersangka, petugas juga menggeledah sepeda motor milik keduanya.


Lebih dari 90% Penderita TB di Denpasar Sembuh dari Penyakitnya

Sabtu, 24 Februari 2018 12:49 WIB

Selain pengobatan, ada pemberian bantuan yang diberikan kepada penderita Tuberculosis.


Bikin Ngiler, Beberapa Kuliner Ini Disajikan dalam Mangkuk Buah Segar

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48 WIB

Makanan yang disajikan dalam buah segar lebih menarik jika disajikan dalam piring atau yang lainnya.


Pertamina Aceh Monitoring Penggunaan Elpiji Subsidi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:46 WIB

Sidak dan Monitoring dimulai sejak awal Februari 2018 di area Banda Aceh dan terakhir dilakukan pada tanggal 22 Februari 2018.


BPBD Tangani Jebolnya Tanggul di Area Sungai Cilamaya Karawang

Sabtu, 24 Februari 2018 12:35 WIB

Tanggul sungai jebol karena debit air tinggi, sedangkan tanggul kurang begitu besar, sehingga tanggul tidak kuat menahan air.


PDIP: Keberhasilan Kerja Jokowi Tingkatkan Popularitas Partai

Sabtu, 24 Februari 2018 12:20 WIB

terkait kandidat calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung partainya, Kordias mengatakan tidak dalam kapasitasnya memberikan pernyat


Pencalonan Jokowi Jadi Capres 2019 Diyakini Dapat Tingkatkan Elektabilitas PDIP

Sabtu, 24 Februari 2018 12:05 WIB

Dia menilai pencapresan Jokowi itu memunculkan simbiosis mutualisme, karena di satu sisi PDI Perjuangan diuntungkan dari "Jokowi Effect".


Bawaslu Gelar Sidang Mediasi antara Partai Idaman dengan KPU

Sabtu, 24 Februari 2018 11:47 WIB

Sebelumnya, KPU menyatakan partai Idaman tidak lolos dalam proses verifikasi untuk ikut menjadi peserta di Pemilu 2019


KKP Fokuskan Padat Karya Sesuai Arahan Jokowi

Sabtu, 24 Februari 2018 11:42 WIB

Tahun ini anggaran DJPB tetap difokuskan untuk kepentingan para pemangku kepentingan sesuai arahan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.


Jika Keliru Pilih Cawapres, Nasib Jokowi Bisa Lebih Tragis dari SBY

Sabtu, 24 Februari 2018 11:35 WIB

"Suasana kebathinan Jokowi saat ini hampir mirip dengan SBY kala itu, yakni sama-sama diliputi optimisme yang super tinggi,"


Timnas U-23 Bantai Para Juniornya di Laga Uji Coba

Sabtu, 24 Februari 2018 11:29 WIB

Egy Maulana Vikry mengalami cedera akibat tekel