News / Hukum / Berita
Kasus Korupsi

Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri: Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

akurat logo
Deni Muhtarudin
Rabu, 14 Februari 2018 08:47 WIB
Share
 
Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri: Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga
Mendagri ??Tjahjo Kumolo (tengah) bersama Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan) dan Kapolri Jendral Tito Karnavian (kiri) saat mengikuti rapat gabungan dengan pimpinan DPR dan Fraksi-fraksi di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1/18). Pimpinan DPR bersama seluruh fraksi serta pemerintah menggelar rapat konsultasi terkait persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengungkapkan bahwa masih adanya kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK membuat nama baik kepala daerah lainnya tercoreng.

Pasalnya, menurut Tjahjo, sejumlah kepala daerah yang terkena OTT KPK hanyalah segelintir orang saja. Masih banyak kepala daerah lainnya yang masih memiliki integritas dan kinerja yang bersih dari korupsi.

"Dari 500 lebih kepala daerah yang ada di Indonesia, ada beberapa berbuat lancung, lalu kena kasus. Kebanyakan korupsi. Tapi, masih banyak juga yang bersih dan punya integritas," ungkapnya di Jakarta, Selasa (13/2).

Akan tetapi, Tjahjo mengatakan, karena beberapa orang itulah, pada akhirnya yang bersih pun ikut terkena imbasnya. Padahal yang berbuat culas hanya segelintir, tapi yang lain ikut dinilai rusak atau dipandang sama rusaknya.

"Jangan dipukul rata, kasuistis. Ada 500 lebih kepala daerah, walau pun 500 lebih itu (bersih), satu orang saja sudah ibarat nila setitik, rusak susu sebelanga," katanya.

Sebagai Mendagri, Tjahjo pun mengaku sangat sedih dan prihatin. Apalagi, menurut Tjahjo, Presiden Jokowi dalam setiap kesempatan pertemuan dengan kepala daerah selalu mengingatkan hati-hati dalam mengelola keuangan daerah, selalu mengingatkan untuk memahami area rawan korupsi.

"Kami juga terus menerus mengingatkan untuk menghindari area rawan korupsi khususnya perencanaan anggaran, belanja barang dan jasa, jual beli jabatan," ujarnya.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Bamsoet Kutuk Keras Pelaku Teror ke Pemuka Agama

Senin, 19 Februari 2018 15:04 WIB

Kekerasan kapada tokoh agama berpotensi memicu perpecahan antar-umat beragama.


Benarkan Ada PK Ahok, MA: Sidang Pertama Pekan Depan

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Permohonan PK diajukan secara tertulis oleh Ahok melalui penasehat hukumnya


Wah, Suami Unggah Foto Laudya Cynthia Bella Tanpa Hijab

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Emran sepertinya sudah kangen. Saat ini Bella di Indonesia.


Mandiri Gaet UGM Kembangkan Tenaga Kriya Perbankan

Senin, 19 Februari 2018 14:55 WIB

Sinergi ini akan memberikan peluang yang lebih baik kepada tenaga kriya dalam meningkatkan karir, baik di Bank Mandiri maupun di tempat lain


JK Beri Peringatan Usai SUGBK Mengalami Kerusakan

Senin, 19 Februari 2018 14:53 WIB

Jusuf Kalla menghimbau agar masyarakat Indonesia bisa menjaga fasilitas-fasilitas milik negara ini.


Campina Ice Cream Bayar Utang ke Swiss Life

Senin, 19 Februari 2018 14:52 WIB

Perseroan telah melunasi utang pada 15 Februari 2018 lalu


Mabes Gelar Rapat Vicon Untuk Bahas Pengamanan Ulama

Senin, 19 Februari 2018 14:49 WIB

Penyerangan kepada tokoh agama makin sering terjadi.


Usai Sidang, Tiga Terdakwa Kasus First Travel Diteriaki Penipu dan Dajjal

Senin, 19 Februari 2018 14:44 WIB

Ketiga terdakwa hanya menunduk malu.


Bikin Malu! Justin Bieber Tepis Hp Kemal Palevi

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Justin sebelumnya sudah menolak.


Nazaruddin Pastikan Ganjar dan Anas Ikut Terima Uang e-KTP

Senin, 19 Februari 2018 14:32 WIB

Nazaruddin mengaku melihat secara langsung penyerahan uang tersebut kepada Ganjar.


Polisi Amankan Dua Perawat dan Ribuan Infus

Senin, 19 Februari 2018 14:25 WIB

Otak pencurian infus ini masuk DPO.


Persipura Resmi Datangkan Hilton dan Marcel Sacramento

Senin, 19 Februari 2018 14:25 WIB

Persipura terus berbenah untuk memperbaiki skuat.


300 Personel TNI Ikut Amankan Kampanye Pilkada Damai di Pidie Jaya

Senin, 19 Februari 2018 14:24 WIB

Penguatan pengamanan ini dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas-tugas Polri.



Ekonomi Warga Raja Ampat Terdongkrak Karena Berkembangnya Destinasi Wisata

Senin, 19 Februari 2018 14:16 WIB

Sejumlah investor melirik destinasi wisata raja Ampat