News / Daerah / Berita

Pemkab Aceh Besar Larang Perayaan Hari Valentine

akurat logo
Ahmad Saifullah
Rabu, 14 Februari 2018 06:00 WIB
Share
 
Pemkab Aceh Besar Larang Perayaan Hari Valentine
Valentine. Ilustrasi - Candra

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar, mengeluarkan kebijakan larangan perayaan Valentine's Day (Hari Valentine). Perayaan yang selalu diperingati setiap 14 Februari, dianggap melenceng atau tidak sesuai dengan ajaran maupun penegakan syariat Islam di Aceh.

Larangan tersebut dikeluarkan 9 Februari 2018, oleh Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, melalui surat dengan nomor 451/882/2018, yang ditujukan kepada seluruh camat se kabupaten Aceh Besar, para kepala sekolah, serta para pengelola penginapan maupun restoran.

Surat berisi dua poin serta lima sub poin tersebut berisi alasan mengapa hari atau perayaan itu tidak boleh dilakukan atau diperingati di Aceh, serta yang akan terjadi apabila melanggarnya.

Pada poin pertama, Mawardi Ali menuliskan, Valentine's Day atau hari kasih sayang yang setiap tanggal 14 Februari adalah budaya yang bertentangan dengan syariat Islam dan Undang-Undang Nomor 44 tahun 1999 tenteng Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, serta Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam. Dan haram hukumnya untuk dirayakan.

Di poin kedua dari surat, bupati menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan Valentine's Day dan melaporkan segala bentuk pelanggaran kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) atau polisi syariat, kabupaten.

Begitu juga dihimbaukan kepada para kepala sekolah, guru serta orang tua wali untuk mengawasi para siswa maupun anak-anaknya untuk tidak merayakan hari tersebut.

Sementara itu, untuk pemilik tempat penginapan maupaun restoran, Pemkab Aceh Besar menghimbau untuk tidak menyediakan tempat untuk perayaan tersebut.

“Kepada teungku, ustad, dan dai agar dalam menyampaikan tausyiahnya menerangkan tentang bahaya perayaan Hari Valentine,” tulis isi sub poin d surat.

“Kepada Sat Pol PP dan WH dan para camat di lingkungan Kabupaten Aceh Besar agar mengawasi setiap kegiatan yang melanggar syariat Islam, adat istiadat, dan norma masyarkat Aceh,” tulis sub poin e.

Surat himbauan tersebut juga dikirimlan kepada gubernur Aceh, ketua DPRK Aceh Besar, ketua MPU Aceh Besar, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar serta kepala Kantor Kemenag Aceh Besar.

Selain itu, surat itu juga sudah diedarkan dan dilakukan sosialisasi oleh pihak terkait.

Sebelumnya, Pemkab Aceh Besar atau melalui kebijakan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, telah mengeluarkan beberapa aturan yang dianggap tidak sesuai dan bertentangan dengan penegakan syariat Islam di kabupaten tersebut.

Adapaun aturan yang pernah dikeluarkan, di antaranya mewajibkan seluruh pramugari maskapai penerbangan yang mendarat di Aceh untuk berjilbab, setelah itu aturan juga dikeluarkan untuk  melarang salon mempekerjakan LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender).[] 


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Mendagri: Stabilitas Politik Jadi Kunci Tata Kelola Pemerintahan

Jumat, 23 Februari 2018 01:30 WIB

Karena politik erat kaitannya dengan ekonomi


Anak-anak Elvi Sukaesih Ini Rupanya Bukan Orang Baru dalam Dunia Narkoba

Jumat, 23 Februari 2018 01:30 WIB

Dhawiya sudah menggunakan narkotika sejak 2010. Kemudian tunangannya sejak 2008.


Kylie Jenner Klaim Wajah Stormi Webster Mirip Dirinya

Jumat, 23 Februari 2018 01:15 WIB

Wajah detail bayi Stormi Webster belum diperlihatkan.


Tessa Kaunang Anggap Gugatan Sandy Tak Masuk Akal

Jumat, 23 Februari 2018 01:10 WIB

Tessa pastikan anaknya tak kekurangan apapun.


Formasi: Tanpa Griezmann, Los Rojiblancos Duetkan Torres-Gameiro

Jumat, 23 Februari 2018 01:00 WIB

Pertemuan leg pertama, Atletico memang 4-1 atas Koebenhavn. Mampukah tim asuhan Simeone ke babak 16 besar?


Tim Cyber Troops Polda Jatim Patroli Pantau Kampanye Hitam di Medsos

Jumat, 23 Februari 2018 00:50 WIB

Demi meminimalisir isu sara di Pilkada Jatim


Arab Saudi Investasi Rp875 Triliun demi Kembangkan Industri Hiburan

Jumat, 23 Februari 2018 00:30 WIB

Investasi ini bagian dari program reformasi sosial dan ekonomi Saudi yang disebut Visi 2030



Fachri Albar Akhirnya Mengaku Telah 10 Tahun Konsumsi Narkoba

Jumat, 23 Februari 2018 00:05 WIB

Petugas berhasil mengulik keterangan ini setelah melakukan pendekatan psikologis kepada putra Ahmad Albar tersebut.


Kasum TNI: Ulama Berperan Penting Jaga Keutuhan dan Kebhinnekaan NKRI

Jumat, 23 Februari 2018 00:01 WIB

Menurutnya, saat ini Kyai dan Santri bersama-sama dengan TNI berperan penting dalam menyatukan visi dan misi rakyat demi menjaga kebhinekaan


Ini Langkah Unhan Tingkatkan Ketahanan EBT

Kamis, 22 Februari 2018 23:40 WIB

Yang disampaikan dalam konferensi bertajuk 'Sustainable Off-Grid Electrification and Renewable Energy Opportunities in Indonesia'


Dua Tim Kampanye Paslon Cagub Jatim Sepakat Tak Gunakan Isu SARA

Kamis, 22 Februari 2018 23:25 WIB

Namun, yang harus diawasi bukan politik identitas, karena hal itu justru bagian dari kebhinekaan


Mimpi Depok 2021 Jadi Kota Cerdas

Kamis, 22 Februari 2018 23:10 WIB

Menuju Kota Cerdas tidak instan tetapi harus secara bertahap.


Jakbar Gawat Narkoba, Ini Cara Polsek Kembangan Agar Anak Muda Jauhi Narkoba

Kamis, 22 Februari 2018 23:05 WIB

Cara yang dilakukan adalah membuat program turnamen futsal.


Perpanjangan Kontrak JICT Dinilai Telah Merugikan Negara

Kamis, 22 Februari 2018 22:43 WIB

Oleh Karenanya, KPK diminta segera menindaklanjuti temuan BPK tersebut