Genosida Muslim Rohingya

Myanmar Coba Hapus Sejarah Minoritas Muslim di Rohingya

akurat logo
Safaraz
Selasa, 13 Februari 2018 07:53 WIB
Share
 
Myanmar Coba Hapus Sejarah Minoritas Muslim di Rohingya
Pengungsi Rohingya bekerja membangun kamp yang didirikan oleh Menteri Sosial Kesejahteraan untuk mempersiapkan pemulangan pengungsi Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh, di Maungdaw, Rakhine, Myanmar, Rabu (24/1). REUTERS

AKURAT.CO, Sejumlah gambar udara negara bagian Rakhine menunjukkan pemukiman Rohingya diratakan hingga tak tersisa apapun. 

Kondisi ini memicu tuduhan baru bahwa Myanmar melenyapkan rumah-rumah dan sejarah minoritas Muslim Rohingya.

Hampir 700.000 Muslim Rohingya melarikan diri dari Rakhine, Myanmar, ke Bangladesh sejak serangan militan ke pos polisi hingga memicu operasi militer brutal.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam operasi militer Myanmar sebagai pembersihan etnik. 

Para aktivis hak asasi manusia (HAM) menyatakan pengrusakan sistematis terhadap ratusan desa, masjid dan properti itu secara efektif menghapus hubungan Rohingya dengan tanah leluhurnya.

Rohingya tidak diakui dalam daftar kelompok etnik di Myanmar dan selama puluhan tahun mengalami diskriminasi dan kekerasan.

Gambar mengerikan ini muncul setelah tur diplomatik ke zona konflik Rakhine pekan lalu. 

Gambar gambar memilukan diunggah di Twitter Duta Besar Uni Eropa untuk Myanmar Kristian Schmidt, yang menunjukkan kehancuran wilayah. 

Desa-desa yang hancur dan dibakar saat operasi militer kini telah rata dibuldozer hingga melenyapkan semua struktur dan pepohonan. 

"Rohingya terkejut melihat desa mereka lenyap diratakan," ungkap Chris Lewa, kepala NGO Arakan Project, yang telah beberapa tahun bekerja bersama Rohingya di Rakhine.

Mereka khawatir musim hujan akan menghapus semua tanda bekas mereka tinggal.

"Rohingya merasa militer menghilangkan jejak terakhir mereka di wilayah itu," pungkasnya.[]


Editor. Melly Kartika Adelia

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Roro Fitria dan Dhawiya Zaida Olahraga Bareng di Penjara

Sabtu, 24 Februari 2018 12:59 WIB

Keduanya sudah saling kenal sebelumnya.


Ilmuwan Ciptakan 'Kostum Happy' Pereda Stress bagi Para Astronot

Sabtu, 24 Februari 2018 12:59 WIB

Astronot di luar angkasa tidak hanya merasakan kelelahan fisik, namun juga psikologis.


Buron 17 Bulan, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di NTT Dibekuk Polisi di Bekasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:55 WIB

"Pelaku GS berhasil kami bekuk di wilayah Bekasi pada Kamis (22/2) lalu bersama tim dari Polda Metro Jaya,"


Usai Mediasi dengan KPU, Partai Idaman Siap Lanjut ke Sidang Adjudikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53 WIB

Partai Idaman meyakini akan memenangkan gugatannya dalam sidang adjudikasi


Begini Rahasia Bikin Kentang Goreng Ala Restoran Cepat Saji

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Bingung kan bagaimana caranya membuat kentang se-renyah restoran cepat saji? Ini rahasianya.


ASN di Banjar Kedapatan Tengah Mengkonsumsi Sabu-sabu

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Selain melakukan pemeriksaan di ruang kerja tersangka, petugas juga menggeledah sepeda motor milik keduanya.


Lebih dari 90% Penderita TB di Denpasar Sembuh dari Penyakitnya

Sabtu, 24 Februari 2018 12:49 WIB

Selain pengobatan, ada pemberian bantuan yang diberikan kepada penderita Tuberculosis.


Bikin Ngiler, Beberapa Kuliner Ini Disajikan dalam Mangkuk Buah Segar

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48 WIB

Makanan yang disajikan dalam buah segar lebih menarik jika disajikan dalam piring atau yang lainnya.


Pertamina Aceh Monitoring Penggunaan Elpiji Subsidi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:46 WIB

Sidak dan Monitoring dimulai sejak awal Februari 2018 di area Banda Aceh dan terakhir dilakukan pada tanggal 22 Februari 2018.


BPBD Tangani Jebolnya Tanggul di Area Sungai Cilamaya Karawang

Sabtu, 24 Februari 2018 12:35 WIB

Tanggul sungai jebol karena debit air tinggi, sedangkan tanggul kurang begitu besar, sehingga tanggul tidak kuat menahan air.


PDIP: Keberhasilan Kerja Jokowi Tingkatkan Popularitas Partai

Sabtu, 24 Februari 2018 12:20 WIB

terkait kandidat calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung partainya, Kordias mengatakan tidak dalam kapasitasnya memberikan pernyat


Pencalonan Jokowi Jadi Capres 2019 Diyakini Dapat Tingkatkan Elektabilitas PDIP

Sabtu, 24 Februari 2018 12:05 WIB

Dia menilai pencapresan Jokowi itu memunculkan simbiosis mutualisme, karena di satu sisi PDI Perjuangan diuntungkan dari "Jokowi Effect".


Bawaslu Gelar Sidang Mediasi antara Partai Idaman dengan KPU

Sabtu, 24 Februari 2018 11:47 WIB

Sebelumnya, KPU menyatakan partai Idaman tidak lolos dalam proses verifikasi untuk ikut menjadi peserta di Pemilu 2019


KKP Fokuskan Padat Karya Sesuai Arahan Jokowi

Sabtu, 24 Februari 2018 11:42 WIB

Tahun ini anggaran DJPB tetap difokuskan untuk kepentingan para pemangku kepentingan sesuai arahan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.


Jika Keliru Pilih Cawapres, Nasib Jokowi Bisa Lebih Tragis dari SBY

Sabtu, 24 Februari 2018 11:35 WIB

"Suasana kebathinan Jokowi saat ini hampir mirip dengan SBY kala itu, yakni sama-sama diliputi optimisme yang super tinggi,"