News / Hankam / Berita

Polda DIY Belum Bisa Ungkap Motif Penyerangan Gereja Santa Lidwina

akurat logo
Ridwan Anshori
Senin, 12 Februari 2018 18:04 WIB
Share
 
Polda DIY Belum Bisa Ungkap Motif Penyerangan Gereja Santa Lidwina
Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri saat memberikan keterangan pers di Mapolda DIY, Senin (12/2) perihal perkembangan kasus penyerangan jemaat misa gereja yang melukai lima orang termasuk seorang petugas. AKURAT.CO/Ridwan Anshori

AKURAT.CO, Satu hari setelah penyerangan kegiatan misa di Gerejak Katolik Santa Lidwina, Polda DIY belum bisa memberikan keterangan terkait latar belakang penyerengan tersebut. Kondisi pelaku yang masih belum pulih menjadi penyebabnya. 

Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri mengatakan yang bernama Suliono (23) masih berada di RS Bhayangkara Kalasan, Depok sehingga belum bisa dimintai keterangan. 

"Tadi malam, Suliono menjalani operasi untuk mengambil peluru yang masih berada di lutut kaki kanannya," katanya dalam keterangan pers di Mapolda DIY, Jalan Ring Road Utara, Sleman, Senin (12/2).

Kapolda mengakui, sampai saat ini pelaku belum bisa dimintai keterangan perihal perbuatan yang melukai lima orang termasuk seorang petugas tersebut.

"Semoga kondisinya membaik, sehingga bisa kita mintai keterangan. Kita belum lakukan pemeriksaan intensif karena kondisi pelaku," papar dia.

Namun, sebisa mungkin pemeriksaan intensif dilakukan dalam waktu dekat ini. Jika kondisi pelaku memungkinkan, pemeriksaan dilakukan di Mapolda DIY. Namun, jika belum memungkinan bisa dilakukan di RS Bhayangkara. 

Kapolda mengakui, mengingat kondisi pelaku belum stabil maka kepolisian belum bisa mengungakap motif dibalik penyerangan saat misa gereja.

"Kalau sudah stabil pasti kita akan mendapatkan keterangan yang signifikan, motif apa yang melatarbelakanginya. Pendalaman lain juga pasti dilakukan," jelasnya.

Seperti diketahui, Suliono menyerang jemaat saat misa di Gereja Santa Lidwina di Sleman, DIY, Minggu (11/2). Empat jemaat terluka serius, termasuk Romo Prier.

Satu petugas juga terluka saat melumpuhkan pelaku. Sedangkan pelaku tersungkur dan kritis setelah ditembak dua kali, satu peluru mengani lutut kakang dan satu peluru menyerempet lutut kirinya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Buron 17 Bulan, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di NTT Dibekuk Polisi di Bekasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:55 WIB

"Pelaku GS berhasil kami bekuk di wilayah Bekasi pada Kamis (22/2) lalu bersama tim dari Polda Metro Jaya,"


Usai Mediasi dengan KPU, Partai Idaman Siap Lanjut ke Sidang Adjudikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53 WIB

Partai Idaman meyakini akan memenangkan gugatannya dalam sidang adjudikasi


Begini Rahasia Bikin Kentang Goreng Ala Restoran Cepat Saji

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Bingung kan bagaimana caranya membuat kentang se-renyah restoran cepat saji? Ini rahasianya.


ASN di Banjar Kedapatan Tengah Mengkonsumsi Sabu-sabu

Sabtu, 24 Februari 2018 12:50 WIB

Selain melakukan pemeriksaan di ruang kerja tersangka, petugas juga menggeledah sepeda motor milik keduanya.


Lebih dari 90% Penderita TB di Denpasar Sembuh dari Penyakitnya

Sabtu, 24 Februari 2018 12:49 WIB

Selain pengobatan, ada pemberian bantuan yang diberikan kepada penderita Tuberculosis.


Bikin Ngiler, Beberapa Kuliner Ini Disajikan dalam Mangkuk Buah Segar

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48 WIB

Makanan yang disajikan dalam buah segar lebih menarik jika disajikan dalam piring atau yang lainnya.


Pertamina Aceh Monitoring Penggunaan Elpiji Subsidi

Sabtu, 24 Februari 2018 12:46 WIB

Sidak dan Monitoring dimulai sejak awal Februari 2018 di area Banda Aceh dan terakhir dilakukan pada tanggal 22 Februari 2018.


BPBD Tangani Jebolnya Tanggul di Area Sungai Cilamaya Karawang

Sabtu, 24 Februari 2018 12:35 WIB

Tanggul sungai jebol karena debit air tinggi, sedangkan tanggul kurang begitu besar, sehingga tanggul tidak kuat menahan air.


PDIP: Keberhasilan Kerja Jokowi Tingkatkan Popularitas Partai

Sabtu, 24 Februari 2018 12:20 WIB

terkait kandidat calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung partainya, Kordias mengatakan tidak dalam kapasitasnya memberikan pernyat


Pencalonan Jokowi Jadi Capres 2019 Diyakini Dapat Tingkatkan Elektabilitas PDIP

Sabtu, 24 Februari 2018 12:05 WIB

Dia menilai pencapresan Jokowi itu memunculkan simbiosis mutualisme, karena di satu sisi PDI Perjuangan diuntungkan dari "Jokowi Effect".


Bawaslu Gelar Sidang Mediasi antara Partai Idaman dengan KPU

Sabtu, 24 Februari 2018 11:47 WIB

Sebelumnya, KPU menyatakan partai Idaman tidak lolos dalam proses verifikasi untuk ikut menjadi peserta di Pemilu 2019


KKP Fokuskan Padat Karya Sesuai Arahan Jokowi

Sabtu, 24 Februari 2018 11:42 WIB

Tahun ini anggaran DJPB tetap difokuskan untuk kepentingan para pemangku kepentingan sesuai arahan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.


Jika Keliru Pilih Cawapres, Nasib Jokowi Bisa Lebih Tragis dari SBY

Sabtu, 24 Februari 2018 11:35 WIB

"Suasana kebathinan Jokowi saat ini hampir mirip dengan SBY kala itu, yakni sama-sama diliputi optimisme yang super tinggi,"


Timnas U-23 Bantai Para Juniornya di Laga Uji Coba

Sabtu, 24 Februari 2018 11:29 WIB

Egy Maulana Vikry mengalami cedera akibat tekel


Kompolnas Sebut BNN dan Polri Tak Bekerja Sama Tangani Narkoba

Sabtu, 24 Februari 2018 11:24 WIB

Polri dan BNN perlu ada koordinasi dan kerja sama yang baik dalam menangani masalah narkoba