News / Politik / Berita
Pilkada Serentak 2018

Promosikan Puti di Acara GP Ansor, Netralitas Risma Dipertanyakan

akurat logo
Adi Suprayitno
Minggu, 11 Februari 2018 17:14 WIB
Share
 
Promosikan Puti di Acara GP Ansor, Netralitas Risma Dipertanyakan
Puti (kerudung merah) bersama pengurus PC Ansor Surabaya, dan Tri Rismaharini ketika menghadiri pembukaan Rakercab. AKURAT.CO/Adi Suprayitno

AKURAT.CO, Netralitas Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini dipertanyakan. Setelah beberapa hari sebelumnya ikut safari politik bersama Bakal Cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarno, kini wali kota dua periode tersebut mempromosikan Puti di hadapan ratusan kader Ansor Surabaya yang mengikuti Rakercab 1 tahun 2018.

Risma secara terang-terangan meminta kader Ansor membantu Puti dalam Pilgub Jatim. Risma optimis pasangan Cagub-Cawagub Jatim, Saifullah Yusuf - Puti terpilih angka putus sekolah bisa menurun. 

"Bantuen Puti rek. Kalian tahu banyak yang putus sekolah itu kalau tidak dari NU, tidak dari PDIP. Nanti biar bisa bantu SMA/SMK," ujar Risma ketika memberi sambutan pembukaan Rakercab Ansor Surabaya, di Hotel Sheraton, Minggu (11/2).

Harapan Risma agar angka putus sekolah bisa menurun hingga dapat melanjutkan sekolah hingga jenjang SMA/SMK. Mengingat saat ini Pemkot Surabaya sudah tidak bisa mengelola SMA/SMK.

Jika banyak yang putus sekolah maka angka kriminalitas tinggi. Masyarakat bisa menjadi penjambret karena menganggur, dan tidak sekolah.

"Saya sudah tidak bisa ngurus SMA/SMK kan ditarik ke Pemprov. Maka kalau Puti jadi, bisa kelola SMA/SMK," ungkap Risma.

Dalam pembukaan rakercab tersebut, Risma mengaku prihatin menurunnya semangat Ansor dalam membentengi munculnya gerakan-gerakan garis keras. Mantan kepala Bappeko Surabaya itu meminta agar Ansor tetap menjaga masjid dan mushola yang ada di Surabaya agar tidak jatuh ke tangan aliran garis keras.

"Kenapa sekarang minggir, seolah-olah kita putus. Tidak bisa diambil, yang semestinya bisa diambil oleh Ansor.

Tolong sekarang ditangani masjid dan mushola. Jangan pas sholawatan aja ngumpul. Kalau tidak ditangani akan dimasuki aliran keras," pintanya.

Orang nomer satu dijajaran Pemkot Surabaya itu meminta Ansor terus memantau potensi munculnya gerakan radikal. Mengingat mereka selalu merasa paling benar.

Padahal dia tidak berjuang mendirikan dan membangun bangsa Indonesia. Jika terus dibiarkan, maka akan banyak yang akan menggerogotinya. 

"Pantau terus Di Kecamatan Tegal Sari kita kecolongan. Mana ketua PAC Tegal Sari. Kalau kita tidak masuk disitu seolah-olah kita pisah dengan masyarakat. Ini bisa dimanfaatkan mereka," tuturnya.

Alumni ITS Surabaya itu mengajak seluruh kader Ansor agar tidak minder atau rendah diri dalam menjaga bangsa. Dulu banyak suhada yang memperjuangkan berdirinya Indonesia.

"Mari bersama-sama. Kalau tidak begitu tidak banyak yang suhada, karena tidak bisa memperjuangkan. Jangan minder.Kaya saya pesek, jelek, pendek, tapi tidak minder," tegasnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Conte Sudah Kantongi Strategi Khusus untuk Kalahkan Barcelona

Senin, 19 Februari 2018 15:30 WIB

Kelemahan tersebut akan dimanfaatkan Chelsea untuk membuka harapan lolos ke delapan besar.


[FOTO] Adu Balap Kereta Lucur Anjing

Senin, 19 Februari 2018 15:29 WIB

0


Didakwa TPPU, Tiga Bos First Travel Terancam Penjara Seumur Hidup

Senin, 19 Februari 2018 15:28 WIB

Kuasa hukum calon jemaah umrah First Travel mengapresiasi dakwaan hakim.


Menangkan Paslon JOSUA, Megawati dan Prabowo Bakal Jadi Jurkam di Papua

Senin, 19 Februari 2018 15:28 WIB

"Memang sejumlah tokoh nasional sudah siap datang untuk Jurkam pasangan JOSUA, termasuk ibu Mega dan pak Prabowo," kata Edoardus


Roro Fitria Pernah Pesta Narkoba dengan Sejumlah Artis Terkenal

Senin, 19 Februari 2018 15:26 WIB

Roro Fitria diketahui mengenal narkoba saat hadir di pesta ulang tahun tepat satu tahun lalu.


Anies Dihalau Paspampres, Ketua SC: Saya yang Salah

Senin, 19 Februari 2018 15:23 WIB

Ia menegaskan tak ada maksud tertentu melainkan hanya salah paham saja.


Roro Fitria Sempat Ikut Pesta Narkoba Saat Jadi Duta Anti Narkoba

Senin, 19 Februari 2018 15:17 WIB

Ia awalnya menolak, tapi akhirnya ketagihan setelah mencoba.


Kelompok Radikal Masih Jadi Ancaman Prinsip Toleransi

Senin, 19 Februari 2018 15:17 WIB

Yang dilakukan kelompok radikal menghadapi tahun politik yang kini semakin memanas.


Jalani 150 Kali Operasi, Kista di Dagu Bocah Ini Tak Kunjung Hilang

Senin, 19 Februari 2018 15:15 WIB

Meskipun sudah ratusan kali dioperasi, Ryder tidak bisa sembuh dari penyakit langka yang dideritanya.


Ini Desa-desa yang Terdampak Abu Letusan Gunung Sinabung

Senin, 19 Februari 2018 15:09 WIB

Aktivitas vulkanologi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, Jumat (19/2) mengalami peningkatan ekstrem


Nikita Mirzani Singgung Keimanan Artis yang Tertangkap Narkoba

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Nikita yakin artis yang terjerat narkoba karena pengaruh lingkungan dan pergaulan.


Selamat! Rinni Wulandari Lahirkan Anak Pertama

Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB

Kabar bahagia datang dari pasangan Rinni Wulandari dan Kevin Julian.


Bamsoet Kutuk Keras Pelaku Teror ke Pemuka Agama

Senin, 19 Februari 2018 15:04 WIB

Kekerasan kapada tokoh agama berpotensi memicu perpecahan antar-umat beragama.


Benarkan Ada PK Ahok, MA: Sidang Pertama Pekan Depan

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Permohonan PK diajukan secara tertulis oleh Ahok melalui penasehat hukumnya


Wah, Suami Unggah Foto Laudya Cynthia Bella Tanpa Hijab

Senin, 19 Februari 2018 14:58 WIB

Emran sepertinya sudah kangen. Saat ini Bella di Indonesia.