News / Daerah / Berita

Romahurmuziy Dinilai Lebih Berpeluang Dampingi Jokowi di Pilpres

akurat logo
Dedi Ermansyah
Minggu, 11 Februari 2018 14:21 WIB
Share
 
Romahurmuziy Dinilai Lebih Berpeluang Dampingi Jokowi di Pilpres
Presiden Jokowi dan Romahurmuziy atau Romi.. ISTIMEWA

AKURAT.CO, Pengamat politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menilai Ketua Umum PPP Romahurmuziy lebih berpeluang jadi Cawapres berlatar santri untuk Joko Widodo, ketimbang Muhaimin Iskandar dan Gubernur NTB Zainul Majdi MA.

Menurut Pangi, politisi yang akrab disapa Romi itu punya peluang karena saat ini menjabat Ketum PPP sebagai kendaraan politik. Selain itu, Romi juga dikenal dekat dengan Joko Widodo.

"Saya kira Gus Romi lebih berpeluang dari pada Cak Imin. Keduanya sama-sama memiliki parpol. Tapi Gus Romi sudah mendeklarasikan Jokowi, sementara Cak Imin belum," kata Pangi dalam diskusi Dialektika, "Berebut Cawapres Jokowi, Peluang Koalisi Nasionalis-Santri" di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/1).

Sementara peluang Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), dinilai sangat kecil karena tidak bisa dikaitkan dengan partai Demokrat, sebab bukan ketua umum. Selain itu, Demokrat sendiri telah memunculkan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY untuk maju di Pilpres 2019 mendatang.

"TGB belum tentu diusung Demokrat. Itu tergantung SBY," tukasnya.

Pengajar politik di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga mengatakan, Jokowi harus mempertimbangkan calon wakilnya. Baik dari santri atau militer, tapi mereka harus memberi efek yang menguntungkan Joko Widodo.

"Cawapres harus punya segmen pemilih berbeda, kalau sama tidak bisa mendobrak Jokowi. Sosok harus berefek membawa pertumbuhan citranya pada presiden," katanya.

Sehingga keberadaan kalangan santri sebagai alternatif harus menjadi pertimbangan jokowi. Disamping bermanfaat secara basis elektoral pemilih dan punya basis massa Islam, juga bisa mengcounter isu yang kerap menyerang mantan Wali Kota Solo ini.

"Disamping bisa memberi insentif electoral, meningkatkan elektabilitas, dan bisa mengcounter isu SARA. Jokowi sangat berbahaya dimainkan di isu-isu komunisme dan pendukung China," katanya.[]


Editor. Gema Trisna Yudha

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

PPP Aceh Buka Ruang untuk Bacaleg 2019 Seluas-luasnya

Rabu, 21 Februari 2018 23:52 WIB

Bagi yang berminat silahkan mendaftarkan diri.


Andi Rachman Blusukan, Ini Harapan Pedagang Pasar Perawang

Rabu, 21 Februari 2018 23:50 WIB

Pedagang minta kepemimpinan Andi dilanjutkan.


Caleg Golkar di Jabar Dilarang Poligami Setelah Terpilih

Rabu, 21 Februari 2018 23:46 WIB

Sanksi tegas sudah disiapkan bagi mereka yang kedapatan melanggar kebijakan yang baru dikeluarkan itu.


KPK Kembali Geledah Satu Lokasi Terkait Kasus Bupati Subang

Rabu, 21 Februari 2018 23:17 WIB

Kemarin satu lokasi digeledah tim penyidik, yaitu rumah tersangka Asep Santika.


450 Outlet KFC Tutup di Inggris karena Kehabisan Ayam

Rabu, 21 Februari 2018 22:51 WIB

Krisis itu terjadi karena perubahan suplier ayam ke KFC.


Buka Rakernas BNPB, Puan Tekankan Pembangunan Kesiapsiagaan Berbasis Rakyat

Rabu, 21 Februari 2018 22:46 WIB

Perlu dibangun sinsergi penanggulangan bencana antara pusat dan daerah.


Pukul Suporter Wigan, Aguero Selamat dari Hukuman

Rabu, 21 Februari 2018 22:40 WIB

Insiden pemukulan itu ramai dibicarakan di media sosial.


Serangan Bom Militer Suriah di Ghouta Timur Tewaskan 300 Orang

Rabu, 21 Februari 2018 22:13 WIB

Militer Suriah menyatakan, mereka ingin membebaskan wilayah itu dari para teroris


Kasus Novel Baswedan Belum Terungkap, Din Syamsuddin Curiga

Rabu, 21 Februari 2018 21:50 WIB

Bisa jadi ada rekayasa sehingga sulit diungkap.


Kalahkan Zeballos, Monfils Jumpa Cilic di Babak 16 Besar

Rabu, 21 Februari 2018 21:39 WIB

Gael Monfils mencari gelar keduanya di tahun 2018.


ICMI: Polisi Jangan Percaya Pelaku Penyerangan Pemuka Agama oleh Orang Gila

Rabu, 21 Februari 2018 21:25 WIB

Kekerasan kepada ulama, pendeta, dan pemuka agama lainnya, polisi harus usut motifnya.


Plt Walikota Pekanbaru Tinjau Sejumlah Titik Daerah Rawan Banjir

Rabu, 21 Februari 2018 21:23 WIB

Ayat Cahyadi mengaku sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pengerukan.


Kapolresta Pekanbaru Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa BEM se Indonesia

Rabu, 21 Februari 2018 21:17 WIB

Untuk pengamanan unjuk rasa, polisi kerahkan ratusan anggotanya.


Pemerintah Bekasi: Stadion Patriot Butuh 60 CCTV

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Stadion Patriot Chandrabaga butuh CCTV mulai dari pintu gerbang, area parkir, ruang masuk ke tribun, lapangan, hingga lokasi VIP.


BPJS-TK Gandeng KPK Untuk Cegah Intervensi Investasi

Rabu, 21 Februari 2018 21:15 WIB

Dana pekerja yang terhimpun sudah mencapai Rp320 triliun.